DENPASAR, UHN SUGRIWA-Pemertahanan maupun penguatan bahasa, aksara, dan sastra Bali di kalangan generasi muda, khususnya anak-anak harus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam upaya pelestarian budaya. Dukungan dari berbagai pihak tentu sangat diperlukan. Kemampuan literasipun menjadi poin penting demi tercapainya tujuan mulia ini. Untuk itulah dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Agama, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Paramitha, berkolaborasi dengan 6 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis etnoliterasi berupa masatua Bali. Kegiatan ini dilaksanakan di PAUD Taman Kurnia Denpasar pada Selasa, 6 Juni 2023.

Anak-anak tampak begitu antusias mengikuti kegiatan nyatua ini. Interaksi berlangsung sangat apik karena mereka sangat bersemangat menyimak satua yang dibawakan. Kepala sekolah serta para guru juga menyambut baik kedatangan tim UHN Sugriwa ke sekolahnya.

Tim berharap kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret yang dapat ikut berkontribusi dalam mempertahankan tradisi nyatua. Langkah ini sekaligus digunakan sebagai ajang pengenalan dan penguatan bahasa Bali, terutama bagi anak-anak yang belum terlalu mengenal kosa kata bahasa Bali. Internalisasi nilai budaya, pendidikan moral, dan pembentukan karakter pada anak dirasa penting untuk dilakukan, dan satua Bali menjadi salah satu medianya. Satua dibawakan dengan bantuan alat peraga yang diciptakan sendiri oleh tim dengan memanfaatkan barang bekas atau bahan-bahan yang memang sudah dimiliki. (nas)

Tim Pengabdian
@santhipradnyaparamitha
@kdrik01
@cintyadewi_1
@_cahyaninggg
@diahokayanti_
@yuniretmayantii
@indriidayu

.
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa