MENDALO,- Prodi Magister Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan kegiatan “Lokakarya Visi Keilmuan, Kurikulum, Peta Jalan Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat” yang berlangsung di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat UNJA Mendalo, pada Selasa (4/7/2023).

Lokakarya tersebut merupakan lokakarya pertama sebagai penanda berdirinya Prodi Magister Pendidikan Jasmani FKIP UNJA. Rektor UNJA, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D., membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan didampingi Dekan FKIP, Prof. Dr. M. Rusdi, S.Pd., M.Sc.

Pada awal kegiatan, Rektor UNJA menyerahkan Salinan SK Kemdikbudsirtek tentang Pembukaan Prodi Magister Pendidikan Jasmani kepada Dekan FKIP yang kemudian diteruskan kepada Ketua Prodi.

Peserta lokakarya sendiri merupakan para stakeholder di tingkat KONI Provinsi Jambi, Kepala Dinas terkait, Kadispora Kabupaten, pemerhati olahraga, perwakilan Kepala Sekolah, tenaga ahli, hingga perwakilan perguruan tinggi swasta di Jambi.

Prof. Dr. Imran Akhmad, S.Pd., M.Pd. diundang sebagai pemateri utama yang juga merupakan asesor lapangan Prodi Magister Pendidikan Jasmani FKIP UNJA. Prof. Imran saat ini menjabat sebagai Wadek II FIK Universitas Negeri Medan.

Dalam sambutan dan pembukaan kegiatan lokakarya, Rektor UNJA menyampaikan bahwa Jurusan Porkes akan dinaikkan statusnya kembali menjadi fakultas. Rektor juga berpesan agar Prodi segera memetakan kurikulum sesegara mungkin.

“Kita bersyukur telah menyelesaikan organisasi dan tata kerja UNJA ke Kemdikbudristek yang nantinya akan diteruskan ke Kemenpan RB. Kita sedang memperjuangkan untuk menaikkan status Jurusan Porkes menjadi fakultas kembali,” ujar Rektor.

“Pesan saya kepada pihak Jurusan dan Prodi, mohon dipetakan kurikulumnya sebaik mungkin. Jangan sampai ketika nanti sudah berjalan malah terlambat diurus. Jika ada yang kurang, silakan minta ke pihak universitas. Kami sudah menyiapkan Student Centre di kawasan Hexagon dengan fasilitas olaharaga di dalamnya,” jelas Rektor.

 

Dekan FKIP UNJA juga turut berpesan agar Prodi Magister Pendidikan Jasmani bisa menjadikan kegiatan lokakarya sebagai langkah menyempurnakan komponen penyelenggaran Prodi. Beliau juga berharap pada 2025 akreditasi Prodi bisa ditingkatkan lagi.

“Lokakarya pertama ini ditujukan untuk menyempurnakan komponen penting bagi sebuah penyelenggaraan sebuah Prodi. Tadi sudah disampaikan oleh Pak Rektor yang punya perhatian besar, ada pesan yang ingin disampaikan bahwa S2 Pendidikan Jasmani ini harus dikelola dengan baik,” tutur Prof. Rusdi.

“Sebelum semester ganjil 2025 kita harus sudah melakukan akreditasi ulang untuk menaikkan status Prodi ini. Target yang kita inginkan adalah minimal terakreditasi baik sekali (B), ditingkatkan dari yang sekarang masih baik (C). Semangat untuk mengikuti lokakarya hari ini,” pungkas beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Post Views: 9