Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) masuk posisi 5 besar dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia yang memiliki jumlah penelitian terbanyak berdasarkan bidang fokus dalam kurun waktu 2019-2022.

Data ini termuat dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang bertemakan Penguatan Ukhuwah Untuk Bersinergi Memajukan Negeri. Munas pertama Konsorsium LPPM ini diadakan di The Sunan Hotel, Solo, Senin dan Selasa, (17-18/07/2023).

Baca Juga : Penelitian UMJ Menang Pendanaan Matching Fund Kedaireka 2023

Konsorsium LPPM merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyatukan PTMA se-Indonesia agar bersama-sama meningkatkan riset, pengabdian, dan publikasi. UMJ menjadi salah satu PTMA yang berada di posisi teratas pada setiap aspek penelitian, pengabdian, dan publikasi.

Tidak hanya pada aspek jumlah penelitian, UMJ juga menempati posisi 5 besar dan 7 besar PTMA yang memiliki jumlah dosen terdaftar SINTA terbanyak, meraih dana penelitiaan berdasarkan bidang fokus, jumlah publikasi SINTA, Jumlah HKI terbanyak sepanjang tahun 2022, jumlah TKT penelitian paling banyak dalam kurun waktu 2019-2022, dan jumlah SINTA Score terbanyak dalam kurun waktu 2019-2021.

Munas Konsorsium LPPM dihadiriri oleh 20 PTMA se-Indonesia di antaranya Universitas Muhammadiyah Surakarta yang menjadi tuan rumah acara, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Prof. Dr. Hamka, Universitas Muhammadiyah Tangerang, dan lain-lain.

Editor : Budiman


2