Mendalo- Dalam rangka penguatan kapasitas Desa Laboratorium Terpadu (DLT) sebagai Stasion Data Lapangan guna menyediakan sarana pembelajaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang representatif dan akomodatif, Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan Bincang-Bincang Ilmiah dengan tema “My Connected Farming: Blockchain Traceabilty kawasan SPR-SISKA” yang diadakan di ruang Senat Gedung Rektorat UNJA Mendalo, Jum`at (21/7/23).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si., Ph.D. serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. rer.nat Rayandra Ashyar, M.Si., Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Ketua PUI, Mitra Kerja Sama UNJA, serta undangan lainnya.

 

Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. rer.nat Rayandra Ashyar, M.Si. mengatakan kegiatan kegiatan bincang-bincang ilmiah ini juga dihadiri Prof. Dr. Ir. Muladno, M.Sc. (SASPRI IPB) dan Ricky Tanudibrata (DIMITRA Corporation).

“Ini merupakan forum diskusi dengan orang-orang yang luar biasa, disini kita akan bincang ilmiah tentang penguatan kapasitas Desa Laboratorium Terpadu (DLT) sebagai Stasion Data Lapangan guna menyediakan sarana pembelajaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang representatif dan akomodatif,” ujar Prof. Rayandra.

Prof. Rayandra juga mengatakan salah satu manfaat yang dirasakan setelah adanya DLT ini adalah masyarakat sekitar DLT memafaatkan tanahnya untuk menjadi tanah yang produktif.

“Midset masyarakat sudah berubah kalau sekarang ada tanah sedikit saja disamping rumah langsung dimanfaatkan untuk menanam labu madu dari hasil penelitian DLT Universitas Jambi, dan labu tersebut dibantu dipasarkan oleh tim DLT UNJA,” jelas Prof. Rayandra.

Kedepan Prof. Rayandra berharap muncul ide-ide baru dari pemerintah sehingga Universitas Jambi yang memiliki banyak tenaga ahli bisa merealisasikan ide tersebut sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si., Ph.D., dalam sambutannya Prof. Kamid mengatakan kegiatan ini menarik untuk diikuti karena didalam kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan pemikiran.

“Mudah-mudahan dalam kegiatan ini kita mendapatkan pencerahan dari bincang-bincang kita hari ini sehingga apa yang bisa kita berikan pada masyarakat Jambi khususnya bukan cuman sekedar pemikiran tapi juga prakteknya tapi bagaimana peternak-peternak ini bisa menjadi peternak yang unggul, peternak yang bisa menghasilkan penghasilan yang jauh lebih baik daripada sebelumnya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini paparan dan diskusi yang akan di bincang bersama Prof. Dr. Ir. Muladno, M.Sc. yaitu mengenai `Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) pada Kawasan Sistem Integrasi Sapi` dan Ricky Tanudibrata dengan paparan dan diskusi `Kelapa Sawit (SISKA) dan Traceability “My Connected Farmer”: Teknologi berbasis Blockchain`.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS


Post Views: 281