Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam dan Kemuhammadiyah Universitas Muhammadiyah Jakarta (LPP AIK UMJ) selenggarakan Upgrading Dosen AIK dan Evaluasi Sistem Pembelajaran AIK UMJ di Ruang Sidang Gedung Perintis UMJ, Rabu (30/08/2023).

Baca juga : Halaqah Tarjih LPP-AIK UMJ Bahas Kepemimpinan dalam Islam

Kegiatan yang mengangkat tema “Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan” ini ditujukan bagi dosen AIK di lingkungan UMJ. Upgrading dan evaluasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan dan perspektif Muhammadiyah dan upaya penyepakatan pokok pembelajaran AIK.

Ketua LPP AIK UMJ, Drs. Fakhrurazi, MA., pada kesempatan ini menyampaikan lima pilar Muhammadiyah yang perlu diterapkan di UMJ, yaitu pembelajaran AIK, penelitian AIK, pengabdian masyarakat tentang AIK, kampus Islami serta integrasi ilmu.

“Yang belum ditekuni selama ini adalah standar penelitian. Berdasarkan standar mutu AIK di UMJ, AIK mempunyai kewajiban untuk melakukan penelitian, sebagai dosen AIK tentunya kita akan memberikan kontribusi,” tutur Fakhrurazi.

Sementara itu Badan Pengurus Harian UMJ, Drs. Ateng, dalam pemaparannya menyampaikan pemahaman tentang nilai Al-Qur’an. “Pahamilah Al-Qur’an sepaham-pahamnya sehingga Al-Qur’an bisa berfungsi,” tutur Ateng.

Jika dikaitkan dengan visi UMJ, yaitu terkemuka, modern, dan Islami, kekuatan UMJ terletak kepada nilai Islami. Dalam hal ini, Islami berkaitan dengan nilai Al-Qur’an bahwa UMJ akan menghantarkan terkemuka dengan nilai-nilai Al-Qur’an. “Tugas kita adalah memahami nilai Al-Qur’an sehingga berfungsi sebagai pedoman kehidupan bagi orang yang bertakwa,” tegas Ateng kepada seluruh Dosen AIK UMJ.

Lebih lanjut Badan Pengurus Harian UMJ, Drs. Nandi Rahman, menyampaikan tentang paham agama dalam Muhammadiyah. Beliau mengatakan Muhammadiyah adalah ahlul haq wassunah yaitu mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah. “Paham agama dalam Muhammadiyah dapat dilihat pada matan dan keyakinan cita-cita Muhammadiyah. Islam yang sesungguhnya adalah islam yang akan menghantarkan kita kepada dunia akhirat,” tambahnya.

Editor : Tria Patrianti


104