Penelitian Kerjasama Internasional Antara Universitas Jambi, Universiti Malaysia Terengganu dan Universitas Karimun.

KEPRI,- Pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan terus menjadi sorotan di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Malaysia. Di tengah tantangan yang berkembang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Terengganu dan Universitas Karimun telah memulai penelitian berskala internasional dengan judul “Marine Tourism and Sustainability: A Cross-Country Analysis of Coastal Areas in Indonesia and Malaysia”.

Ketua Tim, Dr. Drs. Zulgani, M.P., adalah sosok penting di balik inisiatif ini. Dalam pernyataannya, Dr. Zulgani menekankan bahwa “Penelitian ini mencoba untuk menjawab pertanyaan kritis mengenai bagaimana faktor internal, seperti manajemen sumber daya dan kebijakan lokal, dapat memengaruhi keberlangsungan pariwisata bahari. Lebih jauh, kami juga berkeinginan untuk memahami dampak ekonomi dari sektor ini terhadap pembangunan kawasan pesisir di kedua negara.”

Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan penelitian ini adalah Forum Grup Diskusi (FGD) yang baru saja dilaksanakan pada tanggal 6 September 2023 di Universitas Karimun. Acara ini mengumpulkan para ahli, stakeholder, dan peserta lain dari berbagai latar belakang untuk membahas dan mendalami topik terkait. FGD diharapkan menjadi platform dimana pemikiran dan strategi inovatif dapat diwujudkan untuk mempromosikan keberlanjutan wisata bahari.

Penelitian ini, yang berlandaskan pada kolaborasi internasional, menjanjikan tidak hanya penciptaan pengetahuan baru, tapi juga pembentukan jaringan dan kemitraan yang lebih kuat antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang pariwisata bahari. Kedua negara ini memiliki warisan budaya dan sumber daya alam yang kaya, yang jika dikelola dengan bijaksana, dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.Studi ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang berharga untuk pemerintah dan stakeholder terkait di kedua negara, membantu mereka dalam merumuskan strategi yang lebih efektif dan inklusif untuk sektor pariwisata bahari. Melalui analisis lintas negara, tim peneliti berharap untuk mengidentifikasi praktek terbaik dan pelajaran yang dapat diterapkan untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan sektor ini di masa mendatang. (ISTIMEWA)


Post Views: 49