MENDALO,- Universitas Jambi (UNJA) mengadakan workshop terkait Penyusunan Pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) Dosen Sesi Program Studi di Lingkungan Universitas Jambi, dengan tujuan dalam rangka pemetaan SDM. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Senat Lt.3 Gedung Rektorat UNJA Mendalo pada 22 dan 25 September 2023.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Yusrizal, M.Sc., Ph.D. dan dihadiri oleh Kepala Program Studi beserta staf dari beberapa fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Pertanian (FAPERTA), dan Pascasarjana.

Kegiatan ini diadakan untuk memberikan gambaran profil dan eksisting dosen saat ini, sebagai salah satu aset organisasi yang menjadi penentu keberhasilan visi Universitas Jambi menjadi a World Class Entrepreneurship University, serta untuk menyelaraskan kebutuhan pemetaan dosen sesuai dengan bidang rumpun keilmuan.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Zulfina Adriani, S.E., M.SI.; Fitri Widiastuti, S.E., M.M.; Helen Parkhurst, M.Si.; dan Dora Sagita, S.E.

Dalam materinya, Zulfina Adriani, S.E., M.SI. selaku tim blue print penguatan SDM UNJA menyampaikan bahwa sangat diperlukan pemetaan dosen sesuai kompetensinya dan melihat beban kerja di Prodi masing-masing.

“Saat ini masih terdapat dosen yang memiliki beban kerja yang melebihi. Sehingga sangat perlu mengadakan pemetaan SDM dosen dan penguatan menghasilkan blue print yang nantinya dijadikan rektor untuk membuat kebijakan. Sasaran strategis kita adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan ini untuk melihat kesesuaian dosen sesuai konsentrasinya dan beban kerja di setiap Prodi,” tutur beliau.

Berkaitan dengan hal itu, dibutuhkannya pemetaan dosen ini adalah meningkatkan performa lulusan melalui akselerasi program minat dan bakat, pengembangan softskill dan karakter, penalaran dan kreativitas interaksi lintas budaya, mobilitas internasional, kesejahteraan mahasiswa, dan pengembangan karir guna mencapai UNJA menuju PTN-BH.

“Kita tinggal menunggu 2 Prodi lagi untuk mendapatkan akreditasi yakni Prodi Bisnis Digital dan Prodi Kewirausahaan. Ketika dua Prodi tersebut sudah diakreditasi maka kita akan menerima PTN-BH,” ungkap Zulfina Adriani, S.E., M.SI.

Pada kegiatan tersebut, peserta diberikan form kertas kerja pemetaan dosen 2023 yang hasilnya nanti dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan dan analisis SDM UNJA.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Yulia / HUMAS

Foto: Asmah


Post Views: 20