Penulis sekaligus inovator dan motivator nasional Dedi Mahardi hadir di Universitas Bung Hatta dalam acara program Pendidikan Karakter (Pendikar) Universitas Bung Hatta dan memotivasi mahasiswa angkatan 2023 untuk semakin banyak membaca dan menulis sesuai dengan karakter Bung Hatta.

Program pendikar yang menghadirkan penulis best seller tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A di gedung Bung Hatta Convention Hall Kampus 1 Ulak Karang, Jumat, 13/10/2023.

Dalam hantaran sambutannya Rektor mengatakan, bahwa kehadiran innovator nasional tersebut merupakan tambahan energi baru bagi mahasiswa Universitas Bung Hatta angkatan 2023, disebutkan Rektor mahasiswa berkesempatan seluas-luasnya mendengarkan dan berdiskusi serta mendapatkan berbagai kiat untuk menjadi seorang penulis.

Ditambahkan Rektor, sebagai mahasiswa Universitas Bung Hatta dan sebagai calon-calon Bung Hatta Muda, Rektor berharap agar mahasiswa semakin paham dengan karakter Bung Hatta , tokoh bangsa yang kecintaannya kepada buku dan membaca menjadikan sebagai sosok dengan kekokohan keilmuan.

Sementara itu, ketua pelaksana program pendikar Dr. Sanidjar Pebrihariati. R., S.H., M.H dalam sambutannya memberikan apresiasi yang sangat atas kehadiran Dedi Mahardi dalam memberikan dan membakar semangat mahasiswa untuk banyak membaca dan menulis. Ia juga berharap nantinya banyak penulis-penulis muda dan berbakat juga lahir dari Bung Hatta-Bung Hatta Muda mahasiswa Universitas Bung Hatta.

Dalam kesempatan itu Dedi Mahardi juga sekaligus melounching buku barunya “Cacat Logika, Seperti Berlayar Tanpa Nakhoda” dan bagi mahasiswa yang aktif bertanya dan dapat menjawab kuis-kuis yang diberikan mendapatkan doorprize berupa buku terbaru tersebut.

Dalam pemaparan Dedi menyebutkan, bahwa ia memulai dengan membaca tulisan atau informasi yang memiliki data yang kuat. Menurutnya era sekarang telah berbasis teknologi dan digital tentu amat mudah membaca karena kontennya sudah sangat beragam dan mudah dicari.

Disebutkan Dedi, dalam memanfaatkan media sosial, harus dilakukan berdasarkan literasi yang kuat sehingga pesan yang disampaikan tetap sasaran bahkan bermanfaat untuk orang banyak. Selanjutnya sering menambah ilmu pengetahuan dengan membaca baik buku atau artikel di media online dan cetak.

Bagi seorang penulis sebut Dedi, membaca adalah kewajiban utamanya dan terus menambah kajian di berbagai bidang dan saat rasa keingintahuan.

Ia juga berbagi pengalaman selama menjadi penulis, setelah membaca beragam buku akan muncul inspirasi untuk menulis. Inilah kunci mengapa penulis dengan latar belakang ilmu berbeda dapat juga membuat artikel dan buku andal.

Sambil berbagi pengalaman, Dedi Mahardi juga membagikan buku kepada mahasiswa yang memberikan pertanyaan. Selain itu ia menyampaikan, bahwa sudah banyak kalimat-kalimat motivasi yang dibagikan dengan mengikuti akun twitter, instagram, facebook dan youtube atas nama dirinya. (*indrawadi).