Antoine Bricout dan Gema Akbar Pratama (tengah), bersama Dr. Asep Setiawan, MA.(kiri), Ali Noerzaman, MA.(ketiga dari kiri), serta mahasiswa Ilmu Politik FISIP UMJ di IFI Jakarta, Rabu (22/11/2023).


4

Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ) mengadakan kunjungan ke Pusat Kebudayaan Perancis yang dikenal dengan nama  Institut Français Indonésie (IFI) hari Rabu (22/11/2023). Kunjungan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Teori dan Praktik Diplomasi yang diampu Dr. Asep Setiawan.

Baca juga : Program Studi Ilmu Politik Gelar Simulasi Sidang PBB

Kunjungan ini diterima oleh Antoine Bricout, Atas Kerjasama Universitas dan Pendidikan di Perpustakaan Pusat Kebudayaan Perancis. Dalam dialog di depan 11 mahasiswa, satu staf dan dua dosen itu Antoine menyatakan berasal dari Marseille dan menceritakan pengalamannya sebagai diplomat mulai dari Burkina Faso di Afrika dan juga sempat bertugas di Turki.

Selain Antonio, Wakil Atase Kerjasama Universitas Gema Akbar Pratama juga ikut dalam dialog dengan mahasiswa. Gema dan Antonio menyatakan bahwa IFI adalah bagian dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kebudayaan Perancis. Selain mempromosikan kebudayaan, IFI juga menjadi tempat warga Indonesia mengikuti Pelajaran Bahasa Perancis, menikmati buku dan karya tulis sastrawan Perancis serta menikmati berbgai video dan audio yang tersedia. Gema menyatakan bahwa Bahasa Perancis saat ini dipakai di 38 negara dengan jumlah penduduk lebih dari 300 juta.

Dalam sesi dialog mahasiswa seperti Mutia Alifia menanyakan pengalaman Antonio selama menjadi diplomat di pusat kebudyaaan baik di Jakarta ataupun di Burkina Paso. Sedangkan Raihan Faliq mengajak diskusi Antonio masalah lingkungan akibat pencemaran kendaraan di kota-kota besar dunia termasuk Indonesia.

Mahasiswa juga diterima oleh Reynaldo yang merupakan asisten Mediatik IFI Thamrin. Reynaldo menguraikan bahwa fasilitas perpustakaannya cukup lengkap bahkan tidak hanya berupa buku dan media seperti CD music dan CD games juga tersedia akses di koleksi di dunia cyber melalui culturetheque.com.

Mahasiswa dalam kunjungan yang didampingi oleh Ali Noerzaman, MA., dosen Ilmu Politik yang merupakan alumni perguruan tinggi di Perancis, disuguhi permainan dengan perangkat yang tersedia di IFI oleh Reynaldi. Sedangkan Tuti Hasanah mengajak mahasiswa belajar pemula Bahasa Perancis dengan metode cepat mulai dari perbendaharana kata, ucapan memperkenalkan diri sampai dengan pengucapan angka.

Sesi ini cukup menarik karena tidak hanya diisi oleh penawaran studi Bahasa Perancis baik offline maupun online tetapi juga mahasiswa diajak mengucapkan perkenalan diri. Asisten Direktur Kursus IFI Mira Tania berhadap kunjungan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa terhadap kebudayaan Perancis termasuk Bahasa dan mengundang mahasiswa untuk berkunjung setiap saat untuk menikmati berbagai koleksi pustaka multimedia IFI Thamrin selain IFI di Wijaya, Kawasan Bumi Serpong Damai, IFI Bandung, IFI Yogyakarta dan IFI Surabaya.