Tag: FKM

Webinar Mahasiswa FKM UMJ Angkat Topik Akhiri AIDS Di 2030


44

Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia,  Mahasiswa Magister Peminatan Promosi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar webinar mengangkat topik Bergerak Bersama Komunitas Akhiri AIDS 2030, Rabu, (6/12/2023). Kegiatan ini juga didukung oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Pergerakan Anggota Muda IAKMI (PAMI) Nasional.

Baca juga : Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Forum Kesehatan Internasional

Webinar yang digelar secara daring ini menghadirkan tiga narasumber diantaranya Ketua Tim Kerja sama HIV PIMS, Dr. Endang Lukitosari, United Nation Programme on HIV and AIDS Indonesia, Bagus Rahmat Prabowo, dr, MScPH, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr. Dini Anggraeni, MM., sebagai Keynote Speech.

Setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Tema yang diambil pada webinar kali ini menggaris bawahi bahwa kolaborasi, keterlibatan aktif masyarakat, dan komitmen bersama menjadi penting untuk mencapai target global dalam mengeliminasi AIDS di tahun 2023. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr. Dini Anggraeni, MM.

AIDS merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian, sehingga penting untuk memunculkan kesadaran dan tindakan dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh komunitas global terkait HIV dan AIDS.  Peran aktif komunitas adalah kunci utama dalam mencapai tujuan untuk menciptakan perubahan positif, memberikan dukungan dan menghancurkan dinding stigma yang terkadang masih menjadi punggawa bagi pencegahan HIV AIDS.

“Dengan bergerak bersama kita dapat membangun lingkungan yang mendukung, memberdayakan dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” Ungkap Dini. Lebih lanjut Dini mengatakan bahwa Dinas Kesehatan kota Tangerang berkomitmen untuk mengeliminasi AIDS di 2030 dengan menyediakan pelayanan yang ramah, terjangkau, dan berkualitas.

Ketua Tim Kerja sama HIV PIMS, Dr. Endang Lukitosari, MPH., sebagai narasumber pertama menjelaskan tentang Komitmen Kementerian Kesehatan dalam eliminasi AIDS 2023. Mengawali pemarapan, Endang menjelaskan tentang data epidemi HIV di Indonesia dan target ending AIDS. “Dalam data HIV-AIDS, kita semua harus bisa berkolaborasi menghasilkan data, mengkoreksi, dan memanfaatkan data menjadi advokasi yang bisa menjadi kebijakan,” Jelas Endang.

Adapun strategi ending AIDS yang dicanangkan meliputi percepatan pencapaian 95% orang mengetahui status HIV melalui tes deteksi dini, 95% dari ODHIV mendapatkan pengobatan ARV, dan 95% ODHIV ON ARV Virus Tersupresi. Peran komunitas harus mampu mendukung temuan kasus pada kelompok populasi kunci.

Endang menyebut tantangan yang dihadapi dalam penurunan angka AIDS yakni upaya pencegahan belum cukup efektif, belum semua fasilitas kesehatan memberi pelayanan pengobatan HIV, banyak lost to follow up dari ODHIV, dan banyak ODHIV yang belum mendapat akses untuk tes viral load.

United Nation Programme on HIV and AIDS Indonesia, Bagus Rahmat Prabowo, dr, MScPH, yang hadir sebagai narasumber kedua memaparkan tentang Peran Komunitas dalam melakukan penjangkauan, pendampingan, dan perlindungan kpeada ODHV. Menurutnya, komunitas memainkan peran penting dalam pencegahan HIV, pendampingan ODHIV, perlindungan hak-hak, mengurangi stigma, dan mendukung kesetaraan Kesehatan karena komunitas memiliki akses yang lebih baik ke ODHIV di lingkungan sekitarnya. Integrasi program HIV dengan komunitas dapat meningkatkan akses ke layanan dan mendukung individu yang terinfeksi HIV secara holistic.

Selain itu, edukasi dan peningkatan kesadaran tentang HIV adalah kunci untuk mengurangi stigma, meningkatkan pemahaman, dan mendorong tindakan positif. Kolaborasi antara sektor pemerintah, swasta, akademisi, media, dan organisasi masyarakat diperlukan untuk mengatasi tantangan HIV. Dukungan emosional dan sosial dari komunitas juga menjadi kunci dalam membantu ODHIV untuk hidup sehat dan berkontribusi pada upaya global untuk mengakhiri AIDS.

Sebagai narasumber ketiga, Majelis Pakar Pengurus Pusat IAKMI, Husein Habsy, SKM., M.Comm. menjelaskan tentang Peran Organisasi Profesi dalam eliminasi AIDS 2023. “Sebagai sebuah organisasi profesi, fokus utama yang dilakukan adalah penguatan kompetensi dari para anggota. Namun,  pada beberapa isu para anggota dan pengurus mampu untuk menjalankan berbagai intervensi sesuai dengan minatnya termasuk pada bidang kesehatan masyarakat,” Ujar Husein.

IAKMI merupakan salah satu organisasi Kesehatan masyarakat yang bersifat independen dan multidisipliner dalam bidang Kesehatan masyarakat untuk kepentingan Kesehatan masyarakat. Adapun peran tenaga kesmas dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS diantaranya pengelolaan program HIV-AIDS, melakukan temu ilmiah, seminar, workshop, training on HIV-AIDS, melakukan pengabdian masyarakat berupa edukasi/penyuluhan, konsultasi, melakukan publikasi seperti jurnal, buku, artikel, dan turut berkontribusi untuk mencapai target ending AIDS 2023.

Editor : Dian Fauzalia

Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Forum Kesehatan Internasional


4

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM) ikuti Primary Health Care (PHC) forum kesehatan internasional 2023 yang diselenggarakan oleh Center For Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) di Hotel Shangrilla, Jakarta pada Senin – Selasa (13-14/11/2023).

Baca juga : Dosen FKM UMJ Jadi Narasumber Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 59

Tujuh mahasiswa FKM yang mengikuti forum tersebut, diantaranya Adipatra Kenaro Wicaksana, Arija Taufiqrrahman, Asiyah Alawiyah, Syarafina Zhalifunnasi, Zalza Rizki Safitri, dan Annisa Amir. Forum yang bertajuk Towards Equal Health and Community Resilience ini ditujukan sebagai wadah dalam perencanaan transformasi layanan kesehatan primer.

Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Forum Kesehatan Internasional
Mahasiswa Peserta Primary Health Care (PHC) Forum 2023 yakni Adipatra Kenaro Wicaksana (Kanan dari pertama) Zalza Rizki Safitri (Kanan Kedua), Annisa Amir (Tengah), Aisyah Alawiyah (Kiri Pertama), Syarafina Zhalifunnasi (Kiri Kedua), dan Arija Taufiqrrahman (Kiri Ketiga), Senin-Selasa (13-14/11/23).

PHC Forum tahun ini menjadi konferensi Refleksi 5 Tahun Paska Deklarasi Global untuk Transformasi Layanan Kesehatan Primer. Dihadiri oleh berbagai pelaku pembangunan dari berbagai sektor, baik kesehatan maupun non-kesehatan, dari dalam dan luar Indonesia, untuk berdiskusi dan berbagi praktik terbaik untuk memperkuat layanan kesehatan primer.

Kegiatan diawali dengan peluncuran White Paper oleh CISDI tentang Pembangunan Sektor Kesehatan Indonesia untuk periode 2024-2034. Selain itu juga diisi oleh kegiatan, forum kompetensi paralel yang difasilitasi oleh berbagai institusi kesehatan nasional dan global seperti Joep Lange Institute, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, ACCESS Health International, PATH, Johnson & Johnson Foundation, Community Health Impact Coalition dan Nutrition International.

Pada kesempatan yang sama, Founder dan CEO CISDI Dyah S. Saminarsih menyampaikan bahwa agenda sektor kesehatan harus menjadi prioritas kebijakan atau political will. “Kami melihat adanya penurunan komitmen, seperti berkurangnya APBN secara signifikan sejalan dengan dianggap selesainya Covid-19, ataupun tata kelola,” ujar Dyah dalam konferensi pers.

“Kita sekarang ini memerlukan pemerintah yang punya perspektif health system supaya tidak ada lagi komitmen anggaran yang parsial sehingga nantinya sistem kesehatan nasional dan pelayanan kesehatan primer menjadi lebih baik lagi” tutur Annisa salah satu peserta dari FKM.

Rangkaian PHC ditutup dengan pesan utama dari World Health Organization (WHO) diikuti dengan serangkaian diskusi panel dari para pakar. PHC Forum juga menjadi momen penganugerahan inisiatif layanan kesehatan primer dan karya jurnalistik terpilih tentang layanan kesehatan primer terbaik.

Editor : Dian Fauzalia

Dosen FKM UMJ Jadi Narasumber Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 59


11

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) Dr. Nurfadhilah SKM, MKM., menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk Mesin Kecerdasan untuk Pengembangan, Bukan Sekedar Pengaruhan di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/11/23).

Baca juga : ERDAMS FKM UMJ Jadi Tim Kesehatan Mukernas IAKMI & AIPTKMI

Diskusi tersebut merupakan kerja sama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama dengan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DKI Jakarta memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59.

Dosen sekaligus sekretaris Majelis Kesehatan PWA DKI ini membahas kecerdasan genetik untuk pengembangan anak, tidak hanya sekedar pengasuhan tetapi upaya untuk penurunan stunting. Menurutnya, Kecerdasan genetik meskipun memiliki pengaruh hanya sekitar 20% dibanding lingkungan, namun ia menetap.

“Dengan mengetahui mesin kecerdasan seseorang maka pengembangan diri menjadi lebih efektif dan efisien, terhindar dari biaya eksperimen dan kegagalan atau tekanan yang tidak perlu,” jelas Nurfadhilah saat dimintai keterangan melalui pesan singkat.

Tidak hanya itu, Nurfadhilah menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk seorang ibu mengetahui pola pengasuhan dan pengembangan anak.

“Kegiatan ini penting untuk membuka wawasan orang tua bukan hanya tentang pengasuhan anak, namun juga mengembangkan mereka menuju kedewasaan dengan bahagia dan menghindari konflik dalam pendidikan” ungkap Nurfadhilah.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya memperkuat aktivitas promotif dan preventif kesehatan kepada masyarakat dikemas dengan gelaran Ayo Sehat Fest.

Menteri Kesehatan RI yaitu Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, (tengah) saat berinteraksi dengan anak didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal dan PAUD Dasmen PDA Jakarta Pusat di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/11/23).

Ayo Sehat Fest digelar dengan pendekatan siklus hidup manusia yang dimulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, anak, remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia. Selain diskusi, kegiatan ini berisi Fun Run dan Jambore Kader Posyandu yang digelar selama dua hari 11 sampai 12 November.

Turut hadir Menkes Budi Gunadi Sadikin berinteraksi dan melakukan sesi foto bersama guru, orang tua, dan anak didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3, 18, 19, 107, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dasmen PDA Jakarta Pusat.

Editor : Dian Fauzalia

ERDAMS FKM UMJ Jadi Tim Kesehatan Mukernas IAKMI & AIPTKMI


3

Emergency Response in Disaster and Medical Service (ERDAMS) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) terjun menjadi tim kesehatan pada Forum Ilmiah Tahunan dan Musyawarah Kerja Nasional Mukernas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat (AIPTKMI). Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 9-12 November 2023 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

Baca juga :ERDAMS FKM UMJ Lakukan Pelatihan Water Rescue Bersama DMC Dompet Dhuafa

Rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh pakar kesehatan masyarakat dan perwakilan perguruan tinggi kesehatan masyarakat dari seluruh Indonesia ini antara lain workshop, kuliah umum, simposium, oral presentation, rapat kerja, dan juga launching tim relawan kesehatan IAKMI. Selain menjadi tim kesehatan, ERDAMS didaulat menjadi pelopor dan percontohan bagi tim relawan mahasiswa kesehatan masyarakat di tingkat Nasional.

Pada kesempatsn itu Ketua Umum PP  IAKMI), Deddy Supratman, SKM. MKM., mengatakan pentingnya membentuk tim relawan kesehatan IAKMI dalam membantu penanggulangan bencana.

“IAKMI sangat penting untuk membentuk relawan yang dinamakan Tim Relawan IAKMI dalam mendukung penanggulangan bencana. Dan ERDAMS akan menjadi pelopor dan percontohan tim relawan IAKMI dari mahasiswa kesehatan masyarakat”, tutur Deddy.

Menteri Kesehatan RI yaitu Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, (tengah), Dosen FKM UMJdan ERDAMS FKM UMJ seusai kegiatan kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IAKMI & AIPTKMI di FKM UI (9-12/11/2023)

Sementara itu pendiri ERDAMS dan dosen FKM UMJ, Hardiman SG, SKM, M.Kes., mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada IAKMI yang telah mempercayakan ERDMAS sebagai tim kesehatan pada acara MUKERNAS tersebut.

“Alhamdulilah, terima kasih kepada IAKMI yang sudah mempercayakan ERDAMS FKM UMJ sebagai tim kesehatan di acara Mukernas ini. Hal ini menjadi bukti bahwa niat tulus ikhlas serta kerja keras anggota ERDAMS di setiap kegiatan adalah ladang amal bagi anggotanya dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Hardiman saat dihubungi melalui telepon seluler.

“Kesadaran tentang kerelawanan mahasiswa sudah seharusnya dipupuk oleh seluruh mahasiswa Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Hari ini ERDAMS FKM UMJ hadir sebagai bukti nyata kesadaran akan hal kerelawanan dari mahasiswa FKM UMJ. Semoga hal ini dapat menjadi pelopor atau percontohan bagi mahasiswa kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia,” tambah Raihan Ali, Ketua ERDAMS FKM UMJ.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D, AAK. serta perwakilan dari DPR RI, KEMENKES RI, dan KEMENDIKBUD RI. 

Penulis : Hardiman SG
Editor : Tria Patrianti

Mahasiswa FKM Jadi Fasilitator di Kelurahan Tanggap Bencana Bersama BPBD DKI Jakarta


37

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) menjadi fasilitator bagi masyarakat Kelurahan Tanggap Bencana bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) DKI Jakarta, Senin-Kamis, 30 Oktober sampai 2 November 2023. Mahasiswa tersebut adalah Adipatra Kenaro serta Dimas Imam Prayogo.

Baca juga : ERDAMS FKM UMJ Lakukan Pelatihan Water Rescue Bersama DMC Dompet Dhuafa

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta ini dilakukan bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara di beberapa wilayah Kelurahan Tangguh Bencana. Kelurahan tersebut yaitu Kel. Cakung Timur, Kel. Kampung Melayu, Kel. Petukangan Selatan & Kel. Cawang serta 20 Kelurahan yang tersebar di DKI Jakarta yang berpotensi adanya kerawanan bencana.

Pembinaan dilakukan dalam rangka menghadapi potensi bencana di wilayah DKI Jakarta untuk mendukung rencana kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri agar dapat beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana. Selain itu juga agar masyarakat memiliki kemampuan dalam memulihkan diri dari dampak bencana yang merugikan, apabila terdampak bencana.

Mahasiswa FKM UMJ Adipatra Kenaro (ketiga dari kiri) serta Dimas Imam Prayogo (kedua dari kiri) bersama BPBD DKI Jakarta seusai sosialisasi di Kelurahan Cakung Timur, Rabu (01/11/2023)

Peserta sosialisasi diajak untuk melakukan identifikasi bahaya serta risiko potensi bencana yang didampingi oleh narasumber dari Ready Indonesia Ujang Dede Lasmana dan mahasiswa FKM UMJ. Materi yang diberikan dalam kegiatan pembinaan dan pendampingan masyarakat dan aparatur sipil negara diantaranya adalah batas-batas wilayah Kelurahan, ancaman bencana dan penilaian Kelurahan Tangguh Bencana serta 20 Indikator Kelurahan Tangguh Bencana.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Subkelompok Urusan Pencegahan, Staff Kelurahan, Tagana Dinsos, LMK, KSB, FKDM, Para Ketua RT dan Ketua RW. Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Embay Suhaimi, Ketua Subkelompok Urusan Kesiapsiagaan, Staff Kesiapsiagaan Bencana BPBD DKI Jakarta, Ketua Subkelompok Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga BPBD DKI Jakarta.

Embay Suhaimi menerangkan bahwa BPBD DKI Jakarta telah melakukan pemetaan potensi kerawanan bencana. Oleh karenanya sosialisasi dan pendampingan pada aparatur setempat dilakukan agar dapat terbentuk ketangguhan dalam menghadapi bencana. BPBD DKI Jakarta rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan. Menurut Embay, lebih dari 50 persen warga DKI Jakarta telah memahami potensi kebencanaan yang ada di sekitarnya.

Adipatra dan Dimas mengungkapkan rasa senangnya karena dapat terlibat dalam kegiatan edukasi bagi masyarakat. Dimas berharap kegiatan tersebut dapat memberikan ilmu dan pengetahuan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga bermanfaat untuk masyarakat sehingga kedepannya tidak mudah panik maupun tergesa-gesa dalam menghadapi bahaya bencana alam dan dalam memberikan pertolongan pertama bagi korban bencana alam,” kata Dimas.

Penulis : Adipatra Kenaro
Editor : Dian Fauzalia

Mahasiswa FKM UMJ Dukung Inovasi Teknologi AI

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) mengikuti kegiatan Digital Discourse dengan tajuk Humanity in the Age of AI di Goethe Institut Jakarta, Jumat (6/10/23).

Baca juga : Dukung Transformasi Digital, Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Kegiatan FORDIGI Summit 2023

Kegiatan ini diinisiasi oleh Goethe Institut bekerja sama dengan Kompas dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan menciptakan peluang baru dan mendorong inovasi pada permulaan era AI.

Digital Discourses mengundang pembicara dari Eropa dan Asia Tenggara diantaranya peneliti senior di Humboldt Institute for Internet & Society Berlin Dr. Anna Jobin, ketua Indonesia AI Society Dr. Ir. Lukas, MAI, CISA, Pimpinan proyek Mobilitas Digital Think Tank iRights.Lab Jerman Lena Rickenberg, senior Research Associate di Khazanah Research Institute Dr. Jun-E Tan, dan ilmuwan komputer antropolog & Pusat Penelitian SFI untuk Teknologi Konten Digital Berbasis AI di Trinity College Dublin Irlandia Arthit Suriyawongku.

Dr. Anna Jobin dalam paparannya menyampaikan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukan hanya meliputi bidang teknis, tetapi juga merupakan masalah sosial. Hal ini terbukti dengan meningkatnya permintaan ‘AI yang etis’. Ia menyoroti tantangan besar IA saat ini terkait dengan dengan prioritas nilai, implementasi, dan isu-isu yang lebih luas di luar etika dan AI. 

Lena Rickenberg dan Dr. Jun-E mengamini hal yang sama bagaimana tantangan tata kelola AI di Asia Tenggara, bahwa pelaksanaan dan tata kelola masih banyak rintangan. Kemudian, Bias algoritma, masalah privasi data, akuntabilitas, transparansi, dan potensi penyalahgunaan AI serta konsekuensi yang tidak diinginkan semua ini merupakan tantangan-tantangan besar. Terutama memastikan regulasi AI tetap menghormati hak-hak asasi manusia di ranah digital ucap.

Mahasiswa FKM UMJ yang mengikuti kegiatan ini antara lain Fashfahis Sophal Jamil, Zalzha, Okta Fairuz, Arija Taufiqqurahman, Ragi Nur Muhammad, dan Adipatra Kenaro. Mereka mengikuti berbagai sesi conference dan Exhibition dengan sub-topik yang sangat menarik.

Dalam sesi lain, Okta Fairuz salah satu peserta mengutarakan harapannya terutama setelah mendengarkan gambaran situasi AI terkini di Indonesia yang dipaparkan oleh Dr. Ir. Lukas, MAI, CISA, IPM.

“Mudah-mudahan mahasiswa dari semua kalangan akademisi bisa turut membuktikan dan turut serta dalam perkembangan AI salah satunya bisa dengan menciptakan peluang baru ataupun mendorong inovasi. Karena AI di Indonesia juga terbilang berkembang pesat, hingga dapat mendorong inovasi di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan keuangan,” ucap Okta.

Selain Rangkaian Digital Discourse dan Konferensi acara ini juga mengadakan lokakarya tentang AI dan pemutaran film.

Penulis : Adipatra Kenaro Wicaksana/FKM

Editor : Dian Fauzalia


22

Dukung Transformasi Digital, Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Kegiatan FORDIGI Summit 2023

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) secara resmi mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang diadakan dan diinisiasi oleh Forum Digital BUMN bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Microsoft dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kemajuan teknologi, dan membangun talenta digital di Tanah Air. Melalui Konferensi Forum Digital Indonesia dengan tema “Digital Transformation Across The Nation”. Kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari pada tanggal 26 – 27 September 2023 di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta. 

Baca juga : Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Pengukuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Tangsel

FORDIGI Summit 2023 memiliki empat tujuan yaitu, meningkatkan kemajuan teknologi di Indonesia, mengembangkan pasar teknologi, mewadahi pemangku kepentingan di bidang teknologi, dan menciptakan peluang bagi peningkatan pasar teknologi.

Sebagai bentuk optimalisasi dan kolaborasi antar BUMN, pertukaran pengetahuan bersama para profesional dan showcase inovasi, acara ini menghadirkan para akademisi, mahasiswa, pemimpin atau pelaku industri, serta stakeholders dari berbagai sektor di antaranya teknologi, energi, perbankan, otomotif, farmasi, transportasi, dengan harapan pergerakan secara masif untuk Go Digital di berbagai perusahaan baik BUMN maupun swasta.

Setelah sebelumnya didukung oleh rangkaian FORDIGI Goes to Campus, kegiatan FORDIGI Summit 2023 diselenggarakan bersama rangkaian kegiatan yang terdiri dari agenda conference, awarding dari inovasi HACKATHON, technology exhibition, serta sesi networking bagi para peserta. EmpatMahasiswa FKM UMJ turut serta aktif dalam kegiatan tersebut dengan sub-topik yang sangat menarik. Salah satunya adalah Anisa Hana, Aisyah Hanifah, Widya & Adipatra Kenaro.

Acara dimulai dengan keynote address oleh menteri BUMN Erick Thohir, Opening Speech oleh Ketua FORDIGI Summit 2023 dan direktur Bisnis Digital Telkom Indonesia Fajrin Rasyid. Acara dilanjutkan dengan kick-off kerja sama dengan Microsoft dari CEO Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, dan Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, bahwa Indonesia berkepentingan untuk mendorong hadirnya sumber daya manusia (SDM) BUMN yang menguasai teknologi digital, “untuk kedepannya, BUMN Indonesia membutuhkan dua puluh persen digital talent yang mampu mengakselerasi transformasi digital BUMN,” dalam sambutannya secara daring.

Dilanjutkan oleh Fajrin Rasyid dalam opening speechnya, “Kemajuan teknologi memberikan dampak positif bagi Indonesia di berbagai sektor. Banyak proses kerja dan bisnis yang bertransformasi menjadi lebih efektif dan efisien.” Melalui diskusi menarik, presentasi teknologi, pameran teknologi, dan sesi interaktif, FORDIGI Summit 2023 akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital masyarakat kita dan meningkatkan pasar teknologi di Indonesia ditambah dengan bekerja sama dengan pihak Microsoft,” ucapnya.

Salah satu sinergi digital yang menjadi agenda resmi pada FORDIGI Summit 2023 kali ini adalah kick-off kerja sama Forgidi BUMN dengan Microsoft, “Kick Off Strategic Cooperation for State-Owned Digitalization and Technology Optimization FORDIGI BUMN dan Microsoft”, kick-off ini ditandai dengan handshake oleh CEO Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir dan ketua FORDIGI Summit 2023 sekaligus Direktur Bisnis Digital Telkom Indonesia Fajrin Rasyid, yang juga disaksikan secara langsung oleh Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Tedi Bharata, beserta jajaran ketua bidang BUMN lainnya.

Mahasiswa FKM UMJ saat menghadiri Kegiatan FORDIGI Summit 2023 di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta (26-27/09/2023). 

Mahasiswa dari FKM UMJ turut serta secara aktif dalam setiap kegiatan salah satunya mengikuti panel diskusi, live show dari sponsor dan pembicara baik dari perusahaan global maupun perusahaan terdepan di Indonesia. Aisyah Hanifah salah satu peserta yang turut aktif ketika sesi panel diskusi mengutarakan harapan besar “mudah-mudahan kita Mahasiswa sebagai generasi muda bisa turut membuktikan bahwa keberhasilan transformasi digital di Indonesia adalah suatu keharusan untuk kita semua.”

FORDIGI Summit 2023 resmi digelar untuk menciptakan platform luar biasa bagi para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan bertukar informasi melalui diskusi menarik secara interaktif.

Penulis : Adipatra Kenaro Wicaksana/FKM UMJ
Editor : Dian Fauzalia


72

Mahasiswa FKM UMJ Ajak Warga Tangsel Kreasikan Sampah

Lembaga Semi Otonom Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan (LSO SEMESTA) FKM UMJ, komunitas Sahabat Muda Tangerang Selatan (Semut Tangsel) dan anak-anak Taman Baca Pasar Gintung di Taman Baca Pasar Gintung Tangsel, Minggu, (10/09/2023).

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang tergabung dalam Lembaga Semi Otonom Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan (LSO SEMESTA) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMJ berkolaborasi dengan komunitas Sahabat Muda Tangerang Selatan (Semut Tangsel) menggelar kegiatan Gerakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) yang bertemakan Meningkatkan Kreativitas Anak Terkait Sampah Melalui Pengelolaan 3R Menuju Generasi yang Inovatif”. Kegiatan ini diadakan di Taman Baca Pasar Gintung Tangsel, Minggu, (10/09/2023).

Baca Juga : BEM FKM UMJ Berikan Pelatihan Penulisan CV Kepada Mahasiswa

Melalui program kerja Project Group Penyelamatan dan Penyehatan Lingkungan (PPL), Semesta memberikan pengenalan materi mengenai jenis-jenis sampah, dan pemanfaatan sampah. Kemeriahan juga diisi oleh anak-anak Taman Baca Pasar Gintung yang menampilkan kreasi tarian. Selain itu, untuk mendukung kreatifitas anak terkait 3R, diadakan pula praktik menjiplak tangan yang dilakukan di atas tas jinjing.

“Kita mengajarkan sejak dini kepada anak-anak untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Oleh karena itu, kami selaku Project Group Penyelamatan dan Penyehatan Lingkungan mengajarkan kepada anak-anak Taman Baca Pasar Gintung untuk menggunakan tas jinjing yang mereka kreasikan agar digunakan saat berbelanja ke supermarket ataupun belanja ke warung dekat tempat tinggal mereka,” ujar Ketua Umum LSO Semesta, Joko Priono.

Kegiatan Gerakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) oleh LSO SEMESTA Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMJ, di Taman Baca Pasar Gintung Tangsel, Minggu, (10/09/2023).
Kegiatan Gerakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) oleh LSO SEMESTA Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMJ, di Taman Baca Pasar Gintung Tangsel, Minggu, (10/09/2023).

Kegiatan Gerakan 3R bertujuan untuk menambah pengalaman dan pengetahuan kepada anak-anak Taman Baca Pasar Gintung yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Ini berguna untuk mengurangi sampah organik, non-organik maupun B3. Antusiasme dari anak-anak Taman Baca Pasar Gintung dalam mendengarkan dan melakukan praktik menjiplak tangan di totebag canvas, serta kesan baik dari para orang tua, menambah semangat panitia Semesta.

“Saat salah satu dari kami bertanya, apa fungsi dari totebag jiplakan tangan itu, lalu mereka (anak-anak) menjawab untuk jajan ke warung atau ke Supermarket agar tidak memakai plastik lagi, kami senang sekali rasanya. Ini artinya tujuan adanya kegiatan ini tersampaikan kepada anak-anak di Taman Baca Pasar Gintung,” imbuh Joko.

Penulis : Haifa Rizki Farchani
Ditulis kembali oleh : Mutiara Halimatu’s Sadiyah/KSU
Editor : Budiman


1

Mahasiswa FKM UMJ Jadi Delegasi Konferensi Internasional MUKISI

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) menjadi delegasi dalam 5th IHEX International Islamic Healthcare Conference 2023, 25-27 Agustus 2023, di Nusantara Hall ICE BSD. Sebanyak sebelas mahasiswa menjadi delegasi atas undangan resmi dari Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI).

Konferensi ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan ekosistem kesehatan syariah dan pelayanan kesehatan bagi umat di Indonesia. IHEX Ke-5 mengangkat tema yang berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu Islamic Finance & Syariah Hospital Chain, melanjutkan isu sebelumnya tentang kebangkitan ekosistem kesehatan syariah.

Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’aruf Amin., melalui video konferensi menyampaikan pidato kunci (keynote speech) terkait dengan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kaidah Islam yang dibutuhkan oleh umat Islam di Indonesia.

“Pemerintah terus mendorong pengembangan industri kesehatan syariah di Indonesia. Pengembangan ini bukan hanya mencakup rumah sakit syariah tapi juga ekosistem pelayanan kesehatan syariah antara lain, farmasi, alat kesehatan, makanan dan minuman halal,” ungkap Ma’ruf Amin.

Mahasiswa FKM UMJ saat mengikuti 5th IHEX International Islamic Healthcare Conference 2023, 25-27 Agustus 2023, di Nusantara Hall ICE BSD.

Menurutnya, ke depan ada tahapan yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan pemangku kebijakan. Pertama, sosialisasi dan edukasi. Kedua, dorongan peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat tentang layanan kesehatan syariah. Ketiga, memperluas kolaborasi dengan pemangku kepentingan guna semakin mengukuhkan ekosistem kesehatan syariah nasional.

Ketua Pelaksana 5th IHEX dr. Yahmin Setiawan berharap kegiatan IHEX dan MUKISI dapat mensosialisasikan RS Syariah ke seluruh provinsi di Indonesia sehingga tagline ‘Bangkitkan RS Syariah di Indonesia’ bisa diwujudkan dengan baik.

Rangkaian acara konferensi juga menyelenggarakan seminar internasional yang terdiri dari beberapa sesi yaitu Islamic Finance in Business Perspective, Islamic Finance in Social Perspective dan Islamic Finance Management in Hospital in Business Perspective.

Seluruh mahasiswa FKM UMJ yang menjadi delegasi turut berpartisipasi dalam 7 judul workshop yang diselenggarakan di tempat berbeda dan dengan pembicara yang berbeda. Seluruh mahasiswa antusias mengikuti rangkaian konferensi yang juga mengadakan pameran kesehatan 500 booth dari berbagai mitra yaitu rumah sakit, institusi pendidikan kesehatan, hingga perusahaan dan distributor barang serta makanan halal.

Salah satu mahasiswa FKM UMJ Mutiara Mauliza Simblon mengungkapkan bahwa acara tersebut meningkatkan kesadarannya tentang urgensi harmoni antara nilai-nilai syariah dan praktik kesehatan Masyarakat.

“Para tenaga medis sebagai garda terdepan memastikan bahwa layanan kesehatan didasarkan pada etika agama dan standar profesionalisme yang tinggi. Melalui seminar ini, kami dapat menambah pengetahuan, pembelajaran, inovasi dalam bidang kesehatan dan menjadi wadah inspirasi bagi kami karena sejalan dengan jurusan kami,” tutur Mutiara.

IHEX merupakan ajang silaturrahim seluruh anggota MUKISI baik dari rumah sakit, institusi pendidikan, klinik dan laboratorium medik sehingga dapat saling berbagi dan menguatkan atas berbagai tantangan.

Dalam acara 5th International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2023 yang kelima kali ini ada sekitar 50 booth pameran kesehatan yang melibatkan berbagai mitra, di antaranya ada rumah sakit, institusi pendidikan kesehatan, hingga perusahaan dan distributor barang serta makanan halal.

Peserta konferensi merupakan tenaga medis, praktisi, akademisi, hingga mahasiswa. Hadir pula Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) dr. Masyhudi AM, M.Kes., President Federation of Islamic Medical Associations (FIMA) serta Prof. Abdul Rashid Abdul Rahman.

Editor : Dinar Meidiana


9

Mahasiswa FKM UMJ Berikan Penyuluhan Gizi Balita

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melakukan Penyuluhan Gizi Balita dan Cek Kesehatan Masyarakat (Pelita Cemara) pada masyarakat Ciputat, Senin (07/08/2023). Kegiatan bertema Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Guna Terciptanya Keluarga Sehat tersebut merupakan program kolaborasi mahasiswa yang tergabung dalam ERDAMS (Emergency Response in Disaster And Medical Service) dan SEMESTA (Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan).

Baca Juga : ERDAMS FKM UMJ Gelar Pelatihan Basic Life Support

Sebanyak 50 orang yang didominasi oleh kaum perempuan mengikuti rangkaian penyuluhan dengan antusias. Masyarakat Sawah Lama, Ciputat RT 04 RW 07 ini mendapatkan penyuluhan kesehatan, dan mendapatkan fasilitas cek Indeks Masa Tubuh (IMT)  balita, cek kesehatan umum, dan konsultasi masalah kesehatan secara gratis.

Pengecekan tekanan darah kepada masyarakat Sawah Lama, Ciputat pada, Senin (7/8/23)

Melalui Pelita Cemara, mahasiswa FKM UMJ mengimplementasikan bidang keilmuannya dan merupakan bentuk tindakan promotif dan preventif sebagai usaha meningkatkan derajat kesehatan. Ketua Pelaksana Pelita Cemara Dhania Putri menyampaikan kegiatan bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat menuju hidup yang lebih sehat sehingga dapat mengedukasi keluarga tentang kesehatan gizi.

“Kita tidak bisa menyangkal bahwa tantangan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat sangat beragam, dari masalah gizi hingga pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu, mengedepankan pendidikan dan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat serta asupan nutrisi yang tepat adalah langkah awal yang harus kita ambil,” ujar Dhania.

Editor : Budiman

Artikel Mahasiswa FKM UMJ Berikan Penyuluhan Gizi Balita pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.