JAKARTA,- Fakultas Hukum (FH) Univeristas Jambi (UNJA) melaksanakan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dengan salah satu media daring, hukumonline.com, pada 30 Mei 2023 yang bertempat di Kantor hukumonline.com di Jakarta.

Penyelenggaraan PKS tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan FH UNJA untuk mencapai tujuan mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FH UNJA, Dr. Usman, S.H., M.H., mengatakan bahwa kerja sama ini diharapkan ada solusi yang lebih luas lagi bagi dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan akademik, dimana dosen sebagai tenaga pengajar bisa mengakses informasi dan bahan perkuliahan yang disajikan hukumonline.com, seperti premium stories, berita, klinik hukum, dan beragam data peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta jurnal hukum.

Dr. Usman menjelaskan bahwa FH UNJA saat ini memiliki program studi hukum yang lengkap mulai dari ilmu hukum, magister ilmu hukum, dan doktor ilmu hukum. FH UNJA juga membawahi program studi ilmu sosial dan politik seperti ilmu politik, dan ilmu pemerintahan. Jumlah mahasiswa FH UNJA saat ini mencapai 4.800 orang dengan lebih dari 100 orang dosen yang kerja samanya dapat terjalin dan mampu memberi kemudahan bagi civitas akademika FH UNJA untuk mengakses beragam produk hukumonline.com dalam mendukung proses perkuliahan.

“Semoga kerja sama ini bisa membantu civitas akademika FH UNJA mencari data dan informasi terkait hukum untuk kegiatan akademik,” kata Dr. Usman.

Kerja sama ini menurut beliau juga diharapkan mendukung tercapainya visi FH UNJA menjadi fakultas yang memiliki reputasi internasional dengan berbasis nilai entrepreneurship dan sumber daya alam (SDA). Harapannya, sarjana jebolan FH UNJA mampu menjalankan profesinya dengan memperhatikan pemanfaatan SDA dan perlindungan lingkungan hidup secara adil dan bijaksana.

“SDA itu sifatnya terbatas, sehingga ada potensi krisis SDA di masa depan. Oleh karena itu mahasiswa harus dibekali agar mereka memiliki keunggulan terhadap hukum di sektor SDA dan lingkungan hidup,” ujar Dr. Usman.

Masih menurut Dr. Usman, nilai entrepreneurship penting bagi mahasiswa UNJA ketika lulus untuk bisa mengelola SDA secara arif, adil, dan bermanfaat. Apalagi Jambi saat ini menghadapi masalah yang serius di sektor SDA. Sebagai contoh isu utama di Jambi, kegiatan pertambangan batu bara yang ada di Jambi dinilai mengganggu kegiatan masyarakat setempat.

Setiap harinya, lebih dari 4.000 truk pengangkut batu bara lalu-lalang di jalan umum dari lokasi pertambangan sampai pelabuhan. Hal tersebut mengakibatkan jalan menjadi rusak dan terjadinya kemacetan parah. Situasi itu juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, termasuk mahasiswa FH UNJA sudah banyak yang menjadi korban.

Associate Vice President Engagement hukumonline.com, Grace Nagatami, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan FH UNJA dapat memberikan nilai tambah bagi civitas akademika di Fakultas Hukum Universitas Jambi. Bukan hanya bagi dosen, tapi juga untuk seluruh mahasiswa.

“Pemanfaatan bisa dilakukan baik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan kemampuan penulisan maupun riset di kalangan civitas akademika FH Universitas Jambi. Kerja sama ini dapat dimanfaatkan dengan baik dengan tujuan memberikan edukasi yang menyeluruh ke dosen maupun mahasiswa FH Universitas Jambi,” pungkasnya.

Sumber: hukumonline.com

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS


Post Views: 99