Tag: Melalui

Mengenali dan Membangun Jati Diri Melalui Seminar Personal Branding

Prof. Dr. Diana Kartika, guru besar Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta menyebutkan, bahwa personal branding adalah bagian dari praktik pemasaran diri dan karir yang berfokus pada pengembangan diri dan bisa mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri, sangat penting dan erat kaitannya dengan reputasi diri.

Hal itu disampaikannya ketika memberikan materi pada acara Seminar Membangun Personal Branding di Era Digital yang diadakan Unit Kegiatan Kemahasiswaan Wawasan Proklamator di Aula Gedung 4 Kampus II Universitas Bung Hatta, Jalan Bagindo Aziz Chan Aia Pacah, Kamis, 21/12/2023.

Dijelaskan Diana, bahwa cara untuk meningkatkan personal branding yaitu dengan mencari tahu siapa anda, tentukan tujuan yang jelas, menjaga konsistensi, membuat konten yang sesuai dengan style anda dan otentik, dan yang terakhir yaitu memperluas relasi dan networking.

“Di era sekarang, media sosial saat ini menjadi salah satu wadah yang penting untuk membentuk personal branding kita. Tetapi kita harus mengelolanya dengan benar dan harus sesuai dengan style kita dan memberikan caption yang menarik, karena setiap postingan akan menggambarkan diri kita”, jelas Diana.

Penulis 7 buku tentang Pendidikan Bahasa Jepang dan Kesantunan Tindak Tutur ini juga membagikan bagaimana cara membangun personal branding kepada peserta seminar antara lain menurutnya adalah lewat hobi dengan skills yang dimiliki, harus dilatih dan dipublikasikan, dan media sosial bisa menjadi perantaranya.

Menurutnya lagi, hal-hal yang diperhatikan dalam membangun personal branding yakni, membuat konten dan profil sesuai target audience, interaktif, memperhatikan etika digital, berlatih kemampuan storytelling, kolaborasi konten dan mengikuti trend kekinian.

Ia juga mengingatkan etika dalam membangun personal branding agar selalu memeriksa konten sebelum dipostingkan, menjaga kesantunan dalam membuat konten, tidak membuat konten HOAX, tidak berkomentar provokatif terkait pandangan politik, ras, agama, menghargai privasi orang lain dan agar selalu hati-hati cyberbullying.

Di akhir paparannya, ia menyampaikan, bahwa baik buruknya karakter tiap individu dapat dilihat dari pengelolaan media sosialnya dari caranya membuat konten, berkomentar dan berinteraksi dengan netijen di media sosial.

Ia juga berharap dari kegiatan seminar personal branding digelar itu, mahasiswa yang masih bingung dengan jati diri mereka akan lebih mengenali diri sendiri bahwa didalamnya tersembunyi aspirasi, identitas, dan keunikan yang dibangun tanpa sepenglihatan orang lain dalam pembentukannya.(*indrawadi)

Pro-IDe IMADIKA Dorong Minat Baca Masyarakat Desa Sangkati Kecil Melalui Penguatan Literasi dan Numerasi

Mendalo- Tim Pro IDe Ikatan Mahasiswa Administrasi Pendidikan (IMADIKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) Adakan Pelatihan Penguatan Literasi dan Numerasi di Desa Sengkati Kecil pada 2 Oktober- 18 November 2023.

Tim diketuai oleh Veriana Erfina Agafe Pakpahan yang beranggotakan Risna Rumanti, Salsabila Agustin, Muhammad Rifqi, Respy Desmaryani, Riri Ardianti, Kasmiyati, Risna Fadillah, Afrian Sarah, Muhammad Dimas Fahrezi, Muhammad Fariz Adam, Dedi Aribowo, Wahyu Nazarsyah, dan Abdul Rahman.

Veriana Erfina Agafe Pakpahan mengatakan motivasi awal mengikuti kegiatan Pro IDe ini adalah untuk membangun desa menjadi lebih baik dan ingin meningkatkan pendidikan yang berkualitas di Lokasi yang dipilih.

“Motivasi awal untuk mengikuti kegiatan Pro IDe ini yaitu untuk membangun desa menjadi lebih baik, selain itu ingin meningkatkan pendidikan yang berkualitas di lokasi desa yang tim IMADIKA pilih, sesuai dengan program yang kami bawa yaitu penguatan literasi dan numerasi di Desa Sengkati Kecil. Untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru, seperti manajemen proyek, kerja sama tim, dan pemecahan masalah serta membangun jaringan dan bertemu orang-orang baru, selain itu juga ingin menambah pengalaman dalam mengabdi di desa,”ungkap Veriana Erfina Agafe Pakpahan

Ia juga menambahkan persiapan dan harapan kedepannya adalah program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang terbaik maulun pengaruh positif untuk desa Sengkati kecil dan Universitas Jambi .

“Untuk persiapan yang dilakukan yaitu pembentukan tim, pembuatan proposal sekaligus program kerja yang akan dilaksanakan, survey lokasi, Koordinasi dengan DPL, perencanaan awal, pembekalan dari UNJA, setelah itu penerjunan ke lokasi pengabdian. Harapan Kedepannya semoga apa yang telah diberikan oleh seluruh mahasiswa yang mengikuti Program Inovasi Desa (Pro IDe) ini dapat terus bekerja sama memberikan manfaat yang terbaik maupun pengaruh positif baik untuk desa Sengkati Kecil sendiri maupun untuk Universitas Jambi. Dan pastinya kami memiliki harapan pendidikan di Desa Sengkati Kecil lebih lagi dari sebelumnya,” tambahnya.

Dr. Mulyadi, M.Pd.I selaku dosen pembimbing menjelaskan bahwa program ini disambut baik oleh Masyarakat yang ada di Desa Sengkati Kecil melalui Kepala desa.

“Program Inovasi Desa yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Administrasi Pendidikan (IMADIKA) di Desa Sengkati Kecil Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari yang mengusung kegiatan Pelatihan Penguatan Literasi dan Numerasi sebagai bentuk implementasi MBKM. Program ini disambut baik oleh Masyarakat yang ada di Desa Sengkati Kecil melalui Kepala Desa Sapriyanto. Mahasiswa dan pemuda berkolaborasi dalam membuat Saung/Tempat membaca bagi anak-anak yang ada di Desa tersebut sehingga minat membaca dapat ditingkatkan. Selama Mahasiswa berada di lokasi memberikan kesan yang baik sehingga program Inovasi Desa dapat berjalan dari awal sampai akhir,” tutupnya.

Tujuan dari Program Inovasi Desa IMADIKA dalam peningkatan literasi dan numerasi di desa Sangkati Kecil yaitu dengan memberikan akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan yang bervariasi dan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Sengkati Kecil, mendorong minat membaca dikalangan remaja, dewasa dan juga anak-anak yang ada di Desa Sengkati Kecil, mendorong penerapan kemampuan berhitung melalui konsep yang lebih mudah dan juga sederhana untuk kegiatan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat, menciptakan lingkungan pembelajaran yang dapat diakses oleh segala lapisan masyarakat manapun, serta menciptakan masyarakat yang lebih melek huruf dan angka agar dapat berguna di lingkungannya.

Silvia Yuliansari / Welsa / HUMAS


Post Views: 207

Mengenal Student Union, Organisasi Mahasiswa di Coventry University, Inggris melalui Muhammad Ridho Aulia, Mahasiswa Prodi TRKJ UBH Selaku Awardee IISMA 2023

DI dunia pendidikan tinggi, organisasi mahasiswa seringkali menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan diri dan berkontribusi. Dalam pengertiannya, organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama/tertentu. Terdapat banyak organisasi yang dinaungi oleh mahasiswa, yang paling banyak orang tahu adalah BEM. Hal ini berbeda dengan kampus di negara-negara UK terkhusus Coventry University, mereka mengenal yang namanya Students Union.

Selama di Coventry University, Muhammad Ridho Aulia, mahasiswa Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta selaku awardee IISMA (Indonesian International Student Mobility Award) dari Universitas Bung Hatta yang dibimbing oleh Prof. Benny Tjahjono selaku Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS) mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang organisasi Students Union ini.

Berbeda dengan organisasi mahasiswa di Indonesia yang biasanya merepresentasikan sistem pemerintahan di negara Indonesia dan terdapat sistem himpunan yang terbatas pada ruang lingkup tertentu, Students’ Union di Coventry University beroperasi sebagai entitas independen yang bekerja sama dengan universitas, yang menggabungkan berbagai elemen dari kehidupan mahasiswa, termasuk himpunan mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, dan berbagai cabang olahraga, menjadi satu kesatuan sehingga dapat dinikmati oleh semua mahasiswa.

Bahkan untuk memberi kebebasan berekspresi, di bawah naungan Students’ Union mahasiswa bisa mendirikan himpunan/komunitasnya sendiri jika tidak terdapat dari pilihan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari beragamnya pilihan society yang ada di website nya.

“Saya sangat terkesan dengan sistem organisasi mahasiswa di sini. Semua dimasukkan dalam satu wadah yaitu Students Union, mulai dari himpunan mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, hingga cabang-cabang olahraga. Jadi semua mahasiswa bisa merasakan manfaatnya. Hal ini bisa saja memungkinkan bagi saya sebagai mahasiswa teknik ikut society biomedis ” ujar Ridho.

Namun, yang membuat Students’ Union ini benar-benar unik adalah fakta bahwa ini bukan hanya organisasi, tetapi juga bisa menjadi profesi. Dengan gaji yang ditawarkan untuk berbagai posisi, Students’ Union ini berdiri sebagai organisasi yang memberikan lebih dari sekedar pengalaman.

“Ini artinya Students Union bukan sekadar organisasi, tapi bisa menjadi profesi. Kita bisa mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen sambil mendapat penghasilan,” imbuhnya.

Selain itu, Ridho juga mengapresiasi independensi dan profesionalisme Students’ Union. Organisasi ini memiliki sistem penggajian untuk orang-orang yang menjalankannya, walau sumber dananya tetap dari kampus (atas kerja sama). Dan meskipun bekerja sama dengan pihak kampus, namun beberapa posisi penting dipegang oleh tenaga profesional yang tak terikat oleh kampus (bukan alumni atau mahasiswa yang pernah kuliah di Coventry University). Siapa saja bisa mendaftar, karena ini juga lowongan kerja.

Organisasi ini juga mengadakan event, workshop dan peluang-peluang lainnya untuk terhubung dengan pelajar dan mahasiswa lainnya. Hal ini dirasakan langsung oleh Ridho yang dapat terhubung dengan orang-orang dari negara dan budaya yang berbeda.

Pengalaman ini tentunya tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan Ridho, tetapi juga membuka cakrawala baru tentang bagaimana organisasi mahasiswa bisa beroperasi dan memberikan manfaat kepada anggotanya.

Dengan sistem organisasi yang independen, universal, dan all-in-one, serta memberikan gaji, Ridho membawa pulang sebuah pertanyaan: Apakah model seperti ini layak diterapkan di kampus-kampus Indonesia?.

Sumber Tulisan : Prof. Benny Tjahjono selaku Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS)

Mahasiswa UNJA Ciptakan Alat Penyiraman Tanam Outomatis Melalui Smartphone

JAMBI,- Tim mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) yang berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mengembangkan mengembangkan sebuah usaha yang bergerak dibidang informasi teknologi (IT) untuk menciptakan smart farm dengan pengembangan produk Automatic Plant Sprinkler System (APSS) yang dapat secara otomatis menyirami tanaman pada lahan pertanian dan perkebunan.

Tim Pengembangan APSS terdiri dari Andre Al Billah, Mikola Fuanda Putra, M. Arief, M. Zidan Budiman dan Ramadino Saputra.

Adapun tujuan pengusulan usaha ini yaitu menciptakan dan mengembangkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat penyiraman tanaman otomatis berbasis mikrokontroler yang dapat dikontrol melalui smartphone dan dapat mengontrol besaran air yang akan disiram pada tanaman, menjadikan Automatic Plant Sprinkler System (APSS) sebagai produk smart farm, unggulan, dan membuka peluang usaha bagi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan.

Ir. Yosi Riduas Hais, S.ST., M.T. Selalu Dosen pendamping mengatakan Tim Pengembangan APSS ini menunjukan bahwa mahasiswa berkeinginan untuk berwirausaha yang sangat tinggi.

“Tim Pengembangan APSS merupakan salah satu tim Tim P2MW UNJA yang di danai totalnya ada 10 Tim, dari 10 Tim salah satu tim dari mahasiswa Prodi Teknik Elektro FST UNJA yaitu pada bidang manufaktur ” Sprinkler berbasis IoT”, hal ini menunjukkan keinginan mahasiswa kita berwirausaha sangat tinggi,”ujar Yosi Riduas.

Ia juga mengatakan tidak hanya di bidang budidaya dan makan tapi dalam manufaktur juga tinggi.

“Alhamdulillah Tim ini juga lolos sebagai Produk Utama di KMI Award Nasional yang di adakan di Universitas Pendidikan Ganesha. Sebenarnya potensi Sprinkler Jambi sangat dibutuhkan untuk petani-petani sayur mayur yang ada di Jambi. Namun terkendala pemahaman masyarakat terhadap teknologi masih kurang, sehingga sangat perlu untuk mengedukasi masyarakat dengan berkebun dengan teknologi akan memudahkan, menghemat dan mempercepat pekerjaan mereka,” tuturnya.

Andre Al Billah Selaku ketua tim menyampaikan Harapan tim kedepanya terhadap produk yang di buat.

“Untuk kedepannya semoga alat kami dapat berkembang lebih baik lagi, dapat berinovasi lagi dan lebih sempurna sebagai produk yang akan di jual, dan juga karena tim ini dan produk kami telah melangkah hingga kompetisi tertinggi dari program P2MW yakni KMI award 2023, namun kami gagal untuk mendapatkan gelar juara di bidang manufaktur, jadi saya dan rekan satu tim saya sangat berharap semoga kedepannya produk kami bisa mendapatkan gelar juara di KMI award selanjutnya,” ungkapnya.

Tim mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) yang berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) berhasil menjadi penerima bantuan pendanaan Program Pembinaan Mahasiwa Wirausaha (P2MW) yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (KEMDIKBUDRISTEK) tahun 2023. Hal ini diketahui berdasarkan pengumuman SK Nomor 2701/UN21/KM/2023 yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan KEMDIKBUDRISTEK RI, pada tanggal 7 Juli 2023.

Silvia Yuliansari / Fara / HUMAS


Post Views: 56

Peningkatan Kualitas Academic Writing melalui Coaching Clinic Strategi Sukses Menembus Jurnal International Bereputasi

Publikasi artikel ilmiah sebagai salah satu output penelitian merupakan suatu keniscayaan bagi karir seorang dosen. Artikel yang berhasil terbit di jurnal internasional bereputasi menunjukkan kualitas penelitian yang dilakukan. Untuk mendukung terciptanya kualitas penelitian yang baik, LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah bekerjasama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim pada hari Ahad – Senin, 29-30 Oktober 2023 menyelenggarakan workshop penulisan dan publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Workshop ini dihadiri oleh peneliti produktif dari tiap fakultas di UNWAHA.

Prof. Dr. Abd. Kholid, dalam opening speech nya menyampaikan kewajiban dosen dalam publikasi artikel ilmiah sebagai percepatan kenaikan jabatan fungsional menuju Lektor Kepala dan Guru Besar. Publikasi merupakan penyampaian hasil penelitian kepada khalayak ramai sebagai pertanggungajawaban akademis. Publikasi adalah sebuah komitmen, yang berdampak besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam paparannya juga disampaikan pencapaian publikasi, akreditasi, dan kepangkatan dosen yang meningkat tiap tahunnya.

Narasumber utama Prof. Dr. Nur Ali, M.Pd. memaparkan tentang sistematika penulisan artikel ilmiah yang baik, mulai dari pendahuluan hingga penarikan simpulan. Disampaikan pula tips & trik proses submit di jurnal internasional bereputasi. “Dosen merupakan harta yang paling berharga bagi Perguruan Tinggi. Tentunya dalam hal ini adalah dosen yang produktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi”, ujar Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Malang di tengah pemaparan materinya.
Narasumber kedua menguatkan workshop ini dengan materi best practice literature search & management reference . Workshop penulisan dan publikasi artikel ilmiah ini merupakan momen yang baik untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja publikasi dosen.
Tak hanya selesai pada acara workshop, program ini juga berkelanjutan melalui tugas mandiri dan coaching penyusunan hingga proses submit dan publish pada jurnal internasional bereputasi yang dituju.

Seminar Nasional LPPM UNJA; Transformasi Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan A.I.

JAMBI,- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi (UNJA) mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Transformasi Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan”. Acara dilaksanakan secara hybrid melalui zoom meeting dan luring di Swiss-Belhotel Jambi pada (18/10/2023).

Acara dibuka oleh Rektor UNJA yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Drs. Kamid, M.Si. dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Yusrizal, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc.; Ketua Senat, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.; Ketua LPPM, Dr. Ade Octavia, S.E., M.M.; Ketua Lembaga, dan Kepala Biro di lingkungan UNJA, serta undangan lainnya.

Acara ini menghadirkan 5 pemateri, yaitu Dr. Agus Kuncoro, S.Sos. (Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi); Muktamar Hamdi, S.E., M.M. (Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan); Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos. (Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dari Kemendikbudristek); Dr. Mohtar Yunianto, S.Si., M.Si. (Dosen Universitas Sebelas Maret); dan Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T. (Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNJA).

Kegitan ini bertujuan sebagai wahana bagi para peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam berbagi pengetahuan terkait perkembangan teknologi Artificial Intelligence (A.I.) untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Yulia Monita, S.H., M.H. selaku Ketua Pelaksana, menyampaikan bahwa teknologi A.I. memiliki potensi besar untuk mengubah paradigma pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seminar ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam bidang kecerdasan buatan tetapi juga akan menjadi platform untuk membangun kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak yang terlibat dalam upaya mewujudkan transformasi pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Prof. Kamid mengatakan bahwa di zaman saat ini, A.I. dapat membawa pengaruh positif dan negatif. Maka dari tu, fokus para pendidik saat ini adalah menanamkan nilai-nilai karakter kepada mahasiswa.

“Seminar hari ini sangat luar biasa karena perkembangan teknologi yang begitu masif di sekitar kita. Disatu sisi bahwa kecerdasan buatan ini sangat besar manfaatnya dan sangat membantu aktivitas kita, tetapi di kalangan akademisi ini juga menjadi tantangan tersendiri,” ungkap beliau.

“Sebenarnya peran pendidik sekarang adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didiknya karena kalau hanya sekedar mengajar materi itu juga bisa dicari melalui Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh seluruh pemateri dan sesi diskusi serta tanya jawab. Lalu dilanjutkan dengan seminar panel yang dibagi ke berbagai ruangan yang berbeda dengan terdapat 171 pemakalah.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Yulia / HUMAS
Foto: Asmah


Post Views: 85


SEMPURNAKAN MUTU AKADEMIK MELALUI PEDOMAN YANG BAKU, PASCASARJANA UHN IGB SUGRIWA DENPASAR GELAR WORKSHOP

MANGUPURA-UHN SUGRIWA, Bertempat di Quest Hotel Kuta, Jl.Kediri No.9 Tuban,Kec.Kuta,Kabupaten Badung Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri UHN IGB Sugriwa Denpasar menggelar Workshop Penyempurnaan Akademik Tahun 2023.Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 9 s.d 11 Oktober 2023 ini dibuka secara daring oleh Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof.Dr.Drs.I Gusti Ngurah Sudiana.,M.Si Senin (9/10/2023).

Dalam sambutannya Rektor mengungkapkan, Sebuah Lembaga khususnya Pascasarjana hendaknya memiliki Pedoman yang baku mengikuti dinamika dan berbagai kebijakan pada dunia akademik yang harus dicermati dan diadaftasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik dan tenaga Pendidik mampu menerapkannya oleh karenanya Workshop ini sangat tepat diselenggarakan.
Hal ini senada dengan laporan Ketua Panitia Dr.I Made Arsa Wiguna,SST.Par.,M.Pd.H

Workshop dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Kabiro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Para Guru Besar, Direktur Program Pascasarjana, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, Ketua Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat., Para Kaprodi dan Sekretaris Prodi, Tenaga Kependidikan dan Stakeholder.

Menghadirkan empat orang Narasumber Prof.Dr.Slamet Wahyudi ST.,M.T.,Prof.Dr.Diena Mutiara Lemy, A.Par.,M.M.,CHE, Prof.Dr.I Nengah Dasi Astawa,M.Si. dan Prof.Dr.Made Agus Dharmadi,S.Pd. M.Pd.


Rektor kembali menutup kegiatan workshop Rabu (11/10/2023) seraya menyampaikan terimakasih kepada penyelenggara dan kepada Narasumber yang telah membagi materinya, beliau juga berpesan agar Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa semakin meningkatkan kualitasnya melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai Pedoman Akademik seraya disambut tepuk tangan audien sebagai tanda semangat kerja untuk peningkatan mutu Akademik.(nia,)

Pusdok-Humas-UhnSugriwa

435 Mahasiswa UNJA Siap Membangun Desa melalui Program Inovasi Desa (Pro-IDe) 2023

MENDALO,- Universitas Jambi (UNJA) menggelar acara “Pelepasan Mahasiswa Penerima Pendanaan Program Inovasi Desa (Pro-IDe) Tahun 2023”, bertempat di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo pada Jumat (22/9/2023).

Pro-IDe merupakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari UNJA dengan tujuan untuk membangun desa menjadi lebih baik. Sebanyak 435 orang mahasiswa yang terbagi menjadi 30 tim resmi dilepas untuk mengabdi di desa-desa pada tahun ini dengan pendanaan untuk kegiatan yang dikeluarkan sebesar 35-40 juta Rupiah.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc.; Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Yatno, S.Pt., M.Si.; Ketua Pro-Ide UNJA, Dr. Fuad Muchlis, S.P., M.Si.; Wakil Dekan 1 dan Wakil Dekan 3 di lingkup Fakultas UNJA, serta Dosen Pendamping Tim Mahasiswa Pro-Ide.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua Pro-Ide UNJA, Dr. Fuad Muchlis, S.P., M.Si. yang  menyampaikan harapannya untuk keberlangsungan program ini.

“Pro-IDe adalah sebagai program pelapis dari apa yang diprogramkan oleh Kemendikbud. Harapannya, dengan mengikutsertakan mahasiswa ke dalam program yang sejenis kita bisa belajar dan mempersiapkan diri dari awal agar tahun berikutnya kita diharapkan bisa lolos di tingkat nasional,” ujar Dr. Fuad.

Acara dibuka secara langsung oleh Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc, beliau juga menyampaikan pesannya kepada seluruh mahasiswa peserta Pro-IDe.

“Selamat jalan untuk para mahasiswa peserta Pro-IDe, selamat berkarya di desa, semoga selalu sehat selama berada di lapangan dan semoga bisa menjaga nama baik UNJA,” ucap Dr. Ir. Teja Kaswari.

“Pro-IDe ini murni program dari UNJA, kegiatan ini merupakan lapisan kedua dari PPK ORMAWA, Program Inovasi Desa juga merupakan satu-satunya di Indonesia,” lanjut beliau.

Beberapa program yang akan dijalnkan tim mahasiswa Pro-IDe antara lain: Pengolahan limbah plastik dan kulit pinang di Desa Tangkit, Transformasi Desa Kunangan melalui website literasikungan.id, Pengolahan Labu Madu di Desa Pudak, Implementasi PLTS sebagai sumber listrik ekowisata Mangrove Tanjabbar, dan program-program lainnya.

Pada tahun 2022 sendiri, program Pro-IDe sudah berjalan dengan baik dan lancar. Beberapa contohnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

  • Program produk olahan lele dan kunyit.

  • Program produk olahan pisang kepok.

  • Program ternak ayam kampung dan kompos feses ayam.

Dalam acara ini, Koordinator Pusat Dokumentasi dan Informasi Publik (HUMAS UNJA), Mochammad Farisi, S.H., LL.M. turut menyampaikan materi kepada seluruh mahasiswa Pro-IDe terkait dokumentasi kegiatan yang akan diperkenalkan lewat media sosial.

Nantinya, tim mahasiswa Pro-IDe dapat membagikan dokumentasi perihal kegiatan atau sebagainya kepada HUMAS UNJA untuk kemudian dokumentasi tersebut dipublikasikan di website UNJA dan media sosial UNJA, tujuannya agar khalayak ramai mengetahui program dari tim mahasiswa Pro-IDe tersebut.

Acara diakhiri dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan sesi foto bersama.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Indri / HUMAS

Foto: Devi


Post Views: 119


Yuuk Jadi Guru, Melalui PPG Prajabatan 2023 di FKIP Universitas Bung Hatta

Punya keinginan/ cita-cita menjadi guru? Memiliki kecintaan pada anak dan dunia pendidikan?

Kemendikbudristek mengajak para Generasi Muda untuk menjadi guru melalui Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Tahun 2023 dengan membuka bidang studi Umum, Muatan Lokal dan Vokasi. Bagi Anda lulusan S1/D4 yang memiliki panggilan hati untuk menjadi guru, jangan lewatkan kesempatan ini!

Pendaftaran PPG Prajabatan SUDAH DIBUKA, mulai tanggal 8 Agustus – 9 September 2023. Simak terus informasi mengenai PPG Prajabatan 2023 melalui media sosial @ppgkemendikbud dan laman https://ppg.kemdikbud.go.id/prajabatan

Lengkapnya kunjungi laman di bawah ini :

1. Paparan PPG Prajabatan 2023 Gel. 2:

https://s.id/PaparanPPGPrajab2023_Gel2

2. Konten Media Sosial PPG Prajabatan 2023 Gel. 2:

https://s.id/KontenPPGPrajabatan2023_Gel2

3. Surat Edaran PPG Prajabatan 2023 Gel. 2:

https://s.id/SE_PPGPrajab2023_Gel2

4. Video Tata Cara Pendaftaran PPG Prajabatan 2023:

https://s.id/TutorialDaftarPPGPrajab2023

5. Daftar Tanya Jawab (FAQ) PPG Prajabatan:

https://ppg.kemdikbud.go.id/page/faq-ppg-prajabatan

6. Laman PPG Prajabatan:

https://ppg.kemdikbud.go.id/prajabatan

7. Helpdesk PPG:

https://ppg.kemdikbud.go.id/page/hubungi-kami

Hormat Kami

PS PPG Universitas Bung Hatta.

Yuk Jadi Guru!

#PPG #PPGPrajabatan #PendidikanProfesiGuru #MerdekaBelajar

(*Indrawadi)

LPP-AIK UMJ Ingatkan Sifat Sombong Melalui Surah Muhammad Ayat 20

Surah Muhammad ayat 20 hingga 28 menjadi topik utama dalam pengajian yang diadakan oleh Lembaga Pengkaji dan Penerapan Al-Islam dan Kemuhammadiayahan (LPP-AIK) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jum’at, (04/08/2023). Kajian ini merupakan program yang digelar rutin setiap hari Jumat di Masjid At-Taqwa UMJ.

Surah ini mengajarkan manusia untuk berlaku rendah hati dan tidak takabur serta meyakini segala keputusan Allah Swt. Ketua LPPAIK UMJ, Drs. Fakhurazi, MA., menjelaskan ayat 20 yang bercerita ketika suatu kaum mempertanyakan mengapa Allah swt. tidak menurunkan ayat tentang kewajiban berjihad di medan perang.

Baca Juga : Kajian Rutin Jumat, LPPAIK UMJ Angkat Tema Konsepsi Hukum Pidana Islam

Kemudian jawaban atas pertanyaan kaum tersebut Allah jawab pada ayat selanjutnya. Pada ayat tersebut Allah mengatakan bahwa apabila diturunkan ayat tentang kewajiban berperang maka kaum tersebut tidak akan menyukainya. Fakhrurazi menyebut bahwa ini adalah contoh kaum yang sombong dan takabur karena meminta kewajiban di luar batas kemampuan.

“Orang kafir itu ada 3 bentuknya. Pertama, orang kafir yang sebenar-benarnya kafir, yang tidak mengimani Allah Swt. sejak lahir hingga wafat. Kedua, orang islam yang tidak taat kepada perintah Allah Swt. Ketiga, orang yang kufur nikmat, yaitu orang yang mendapat rezeki dari Allah Swt. namun tidak bersyukur,” ujar Fakhurazi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UMJ Dr. Septa Candra, M.H., yang membidangi AIK menambahkan penjelasan dari Ketua LPP AIK UMJ bahwa pada dasarnya manusia memiliki sifat takabur. Menurutnya manusia suka meminta yang lebih pada Allah, sementara Allah mengetahui batas kemampuan hambaNya.

“ Dengan diturunkannya ayat peperangan, maka hal itu menjadi fardhu’ain dan akan dosa bila tidak dikerjakan. Padahal, jihad bukan hanya tentang perang. Kita melawan hawa nafsu ketika berpuasa juga termasuk jihad,” tutur Septa.

Lebih lanjut, Septa menghubungkan ayat ini pada kehidupan nyata di mana kekuasaan kerap menjadi hal yang diinginkan manusia meski di luar kapasitas kemampuannya. Kemudian, setelah berhasil mendapat kekuasaan, manusia akan sombong dan takabur.

“Jangan sampai saat kita sudah memiliki kekuasaan, hubungan kita menjadi renggang dengan saudara kita. Sejatinya kekuasaan adalah amanah. Surah ini menjadi renungan untuk kita, bahwa setiap perbuatan ada pertanggung jawaban,” ungkap Septa.

Editor: Dinar Meidiana


1