Tag: PEMAHAMAN

Rektor UMJ Berikan Pemahaman Politik Bagi Kader Muhammadiyah Kota Malang

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., memberikan pemahaman politik bagi kader Muhammadiyah Kota Malang, dalam acara Dialog dan Sarasehan Kebangsaan, di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Sabtu (21/10/2023).

Baca juga : Pengajian Fokal IMM Bahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024

Pada kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDP

M) Kota Malang ini, Ma’mun menerangkan pentingnya menempatkan politik secara proporsional. Pendekatan yang digunakan adalah muamalah karena berkaitan dengan urusan kemasyarakatan.

Guru Besar Bidang Ilmu Politik ini menegaskan bahwa politik tidak dapat dipahami dengan pendekatan ibadah mahdhah yang sifatnya ritualistik karena akan sangat kaku. “Pendekatan muamalah penting dalam politik, sehingga fleksibel tanpa harus kehilangan makna dan nilai,” ungkapnya.

Sebanyak lebih dari 100 kader AMM menyimak dengan seksama diskusi yang juga menghadirkan Ketua Ombudsman RI Mohammad Najih, S.H., M.Hum., Ph.D. Turut hadir PDM dan PDA Kota Malang, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang Dr. Nur Subeki, ST., MT., dan Anggota KPU Kota dan Kabupaten Malang.

Peserta kegiatan merupakan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah dari tingkat daerah hingga ranting, Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah.

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. (kedua dari kiri), barisan bawah, bersama kader yang tergabung dalam FOKAL IMM se-Malang Raya seusai konsolidasi, Minggu (22/10/2023).

Pada rangkaian agenda di Kota Malang, Ma’mun yang juga alumni IMM Malang berkesempatan berkumpul dengan Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) IMM Kota Malang. Agenda tersebut merupakan Konsolidasi FOKAL IMM se-Malang Raya pada Minggu (22/10/2023).

Masih berkaitan dengan tahun politik, Ma’mun membahas perkembangan politik di Indonesia dan pengembangan masa depan FOKAL IMM. Pertemuan tersebut menjadi momen bagi alumni IMM Malang Raya untuk melakukan suksesi Pemilu 2024 mendatang, khususnya bagi kader IMM yang turut menjadi peserta sebagai caleg.

“Kami membahas hal-hal yang harus dilakukan FOKAL IMM dalam 5 tahun ke depan, termasuk kerja-kerja politik. Selain itu juga cara mensukseskan kader-kader IMM yang saat ini pada posisi sebagai calon legislatif. Targetnya kader-kader IMM duduk di DPR RI, DPRD Provinsi, Kota maupun Kabupaten,” pungkasnya.

Agenda lainnya yang dihadiri oleh Rektor UMJ di Malang ialah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang IMM Malang Raya pada Sabtu (21/10/2023), dan Majelis Ahad Pagi KH. Ahmad Dahlan PDM Kota Batu, Minggu (22/10/2023).

Editor : Dian Fauzalia


21

TINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG “ONG DAN OM” DALAM KAJIAN FILOSOFI DAN LINGUISTIK PASCASARJANA UHN IGB SUGRIWA GELAR SEMINAR NASIONAL

DENPASAR-UHN SUGRIWA, Agama Hindu sangat kaya dengan berbagai simbol. Setiap aktivitas keagamaan tidak terlepas dari simbol. Salah satu dari penggunaan simbol keagamaan dalam agama Hindu adalah Oṁ dan Ong yang merupakan salah satu simbol agama Hindu yang banyak dijumpai penyebutannya dalam teks Weda maupun teks-teks lontar di Bali. Apa sesungguhnya makna yang tekandung di balik suara Oṁ, serta bagaimana penulisan serta pelafalannya masih kurang dipahami oleh masyarakat. Karenanya melalui dunia akademik tepatnya pada Prodi Magister Pendidikan Bahasa Bali Pascasarjana menggelar Seminar Nasional di Gedung Pascasarjana Jln.Kenyeri No 57 Denpasar Jumat 31/3/2023.


Mengangkat tema: Ong dan Oṁ dalam Kajian Filosofi dan Linguistik seminar dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Prof.Dr.Drs.I Nengah Duija,M.Si sekaligus sebagai Keynote Speaker Sementara Rektor Universitas Hindu Negeri UHN IGB Sugriwa Denpasar, Prof.Dr.Drs.I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi dengan kegiatan ini temapun sangat tepat agar perbedaan persepsi berkaitan dengan penulisan maupun pelafalan Oṁ dan Ong yang merupakan simbol suci agama Hindu.

Baca juga :
Pendaftaran MABA Gelombang I

Adapun Narasumber dalam Seminar ini antara lain: Gusti Made Suarbhawa dengan materi yang dipaparkan: Menelisik Aksara Suci dalam Prasasti Kuno, Prof.Dr.Drs.I Nyoman Suarka,M.Hum dengan materi Oṁ dan Ong Perspektif Teologi dan Linguistik, , Sugi Lanus memaparkan tentang Geger Buta Anusvara: dan Putu Eka Guna Yasa, S,M.Hum memaparkan tentang Ong dan Oṁ Perspektif Linguistik dan Tantrik Seluruh peserta seminar sangat antusias dari awal hingga berakhir terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan jawabannya pun sangat terperinci.


Oṁ kata suci dan agung, dipakai dalam banyak hubungan. Di dalam ilmu mantra, Oṁ dianggap mempunyai kekuatan gaib dan sakti. Melalui seminar ini, masyarakat diharapkan semakin memahami tentang Oṁ dan Ong secara filosofis sekaligus memahami bagaimana penulisannya dalam aksara Bali maupun latin, begitu pula bagaimana pengucapannya yang benar.(nia)

Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa