Tag: Tantangan

UNJA Lantik dan Sumpah Profesi Ners, Rektor: Sambut Tantangan Dengan Bekerja Profesional

JAMBI,- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) lakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Profesi Ners dan Janji Sarjana Psikologi Semester Ganjil Tahun Akademik 2023/2024, kegiatan dilaksanakan di Ruang Skillab FKIK UNJA Kampus Buluran, pada Jum’at (29/10/2023).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Kes., Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT., M.Kes., Wakil Dekan BAKSI, dr. Nindya Aryanty, M.Med, Ed,Sp.A., Wakil Dekan BPUK, Dr. dr. Fairuz, Sp.PA, M.Kes., Wakil Dekan BKA, Nofran Eka Saputra, S.Psi, M.A., Ketua Jurusan Keperawatan, Dr. Muthia Mutmainnah, M.Kep, Sp. Mat., Ketua Program Studi Profesi Ners, Ners Nurlinawati, S.Kep., M.Kep., dan Ketua Jurusan Psikologi Yun Nina Ekawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog serta undangan lainnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Profesi Ners, dan Janji Sarjana Psikologi ini berjumlah 69 mahasiswa yang terdiri dari 48 orang dengan Profesi Ners dan 21 orang dengan Jurusan Psikologi.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan pesan dan harapannya terhadap para lulusan Profesi Ners dan Sarjana Psikolog.

“Para lulusan akan mendapatkan sebuah tantangan tuntutan kerja yang sangat luar biasa, maka tidak ada jalan lain, yang ada berbekal pendidikan profesi ini betul-betul harus profesional, dan peluang itu ada pada diri kita sendiri. Selamat untuk semuanya, suskes selalu, you’re the best dan saya yakin UNJA akan selalu memberikan lulusan yang baik.” tutur Rektor.

Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan harapan kedepannya bagi para lulusan dan mahasiswa yang masih mengikuti perkuliahan.

“Harapan kami di sini bahwa para sarjana, lulusan Profesi Ners maupun mahasiswa yang masih mengikuti perkuliahan di Universitas Jambi ini mempunyai jiwa saing, daya juang yang gigih, bertanggung jawab, dan disiplin sehingga mereka bisa melaksanakan semua pekerjaannya sesuai dengan kompetensi dan keahliannya yang dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.

Silvia Yuliansari Asril / Annisa / HUMAS


Post Views: 148

DPP Alumni Akan Gelar Stadium General Wisudawan 80 UBH: Resiliensi Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja dalam menghadapi Era Digital

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta kembali akan menyelenggarakan kegiatan stadium general bagi wisudawan Program Sarjana dan Pascasarjana untuk Wisuda Akademik ke-80 Univeristas Bung Hatta Tahun 2023 di Aula Gedung 4 Kampus II Universitas Bung Hatta Jl. Bagindo Aziz Chan, Aia Pacah Padang

Stadium general tersebut mengangkat “Resiliensi Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja dalam menghadapi Era Digital”, akan digelar pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, mulai pukul 08.00 WIB itu akan menghadirkan Ketua Dekranasda Sumbar Hj. Harneli Bahar dan H. Yasmar, Owner Budiman Swalayan sangat sukses dalam mengelola puluhan minimarket di Sumatera Barat bahkan merambah ke luar Sumbar seperti di Bogor.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan,alumni dan kerjasama Dr. Hidayat, S.T.,M.T.,IPM, menyebutkan, DPP Alumni UBH selalu rutin menggelar stadium general bagi calon wisudawan Universitias Bung Hatta setiap periodenya.

Disebutkan WR III, kegiatan itu adalah upaya Universitas Bung Hatta dengan dengan alumni dalam rangka mempersiapkan lulusan sebelum terjun ke dunia kerja. Untuk itu ia menghimbau agar seluruh calon wisudawan ke 80 Universitas Bung Hatta yang prosesi pelaksanaannya tanggal 28-29 Oktober 2023 nanti untuk hadir dan mengikuti acara tersebut.

Sementara itu, Ir. Iman Satria, ST., M.T., IPM., Asean.Eng, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Universitas Bung Hatta menyebutkan, bahwa acara itu sangat perlu di ikuti oleh seluruh calon wisudawan, karena narasumber yang dihadirkan akan berbag pengalaman dan berbagi kiat-kiat menghadapi dunia kerja kedepan yang semakin kompetitif dibidangnya.

Ditambahkan Iman Satria, selain berbagi pengalaman diacara tersebut DPP Alumni juga akan membagikan kartu alumni berupa kartu elektrik BNI (Tap Cash Card) yang dapat digunakan utk pembayaran tol, parkir dan lain sebagainya, jelas dosen Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri UBH, ia juga Expert di Industri seperti PT. Pelindo, PT. Pertamina serta Sekjen BK Mesin PII Pusat.(*indrawadi)

HADAPI TANTANGAN DI DUNIA PENDIDIKAN, FAKULTAS DHARMA ACARYA UHN SUGRIWA GELAR SEMINAR INTERNASIONAL

DENPASAR, UHN SUGRIWA – Fakultas Dharma Acarya (FDA) UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menyelenggarakan Internasional Seminar on Advances and Research in Education (I-SEARCH) 2023, Selasa (15/8/2023) di hotel Swiss Belresort Watu Jimbar, Sanur. Seminar ini mengangkat tema “Teaching and Teachers: Stay Relevant in the Era of Self-Teaching and Artificial Intelligence”.

Acara ini dibuka oleh Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.
dengan pidato inspiratif tentang pentingnya mempersiapkan pendidik dan siswa untuk era pembelajaran yang semakin maju. Turut hadir para pejabat terkait serta Ketua panitia, Dr. I Gusti Ngurah Wijaya Mahardika, S.Pd., M.Pd.

Seminar yang berlangsung 9.00-17.00 WITA ini berhasil menyatukan 200 peserta dan penulis dari berbagai institusi yang memiliki minat dalam pengembangan pendidikan dan penelitian. Para peserta datang untuk berkontribusi pada diskusi yang mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh dunia pendidikan dalam menghadapi era pembelajaran mandiri serta kecerdasan buatan.

Adapun narasumber yang dihadirkan, yakni Prof. Andy Cirocki, Ph.D. dari Universitas York Inggris, Prof. Sarah Prestridge, Ph.D. dari Universitas Griffith Australia, dan Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda (Prof. Dr. Ir. I Gede Pitana, M.Sc.) mewakili Indonesia, membawa perspektif internasional yang beragam terkait dengan perubahan dalam dunia pendidikan. Selaku moderator, Dr. IGA Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Pendidikan Ganesha, memimpin jalannya diskusi dengan baik.

Diskusi mencakup berbagai topik, mulai dari pemanfaatan teknologi dalam pengajaran hingga pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi era kecerdasan buatan. Diskusi yang dijalankan berlangsung dalam suasana interaktif, memungkinkan peserta untuk berpartisipasi aktif dalam pertukaran gagasan dan pandangan.

Kegiatan ditutup Wakil Dekan I FDA, Ferdinandus Nanduq, S.Ag, M.Ag. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua peserta dan pembicara atas kontribusi mereka dalam menjadikan I-SEARCH 2023 menjadi acara yang sukses dan berarti.

I-SEARCH 2023 menjadi bukti nyata dari komitmen Fakultas Dharma Acarya dalam memajukan pendidikan dan penelitian di era yang semakin dinamis dan kompleks. Diharapkan hasil seminar ini akan memberikan wawasan dan inspirasi bagi para pendidik dan pemerhati pendidikan dalam menghadapi tantangan masa depan. (nas/sas)


Pusdok-Humas-Uhnsugriwa
#uhnsugriwa

MIPHCM Ke 3 Angkat Isu Tantangan Kesehatan Menghadapi Bonus Demografi 2045

Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference (MIPHCM) tahun ketiga angkat isu tantangan kesehatan dan menghadapi bonus demografi pada 2045 mendatang. Konferensi yang digelar secara daring, Kamis (27/07/2023), mengusung tema Demographic Dividend Towards The Transformation Of Health Services.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ), Dr. dr. H. Muhammad Fachri, Sp.P, FAPSR., menyambut kehadiran para pakar yang membagikan pengetahuan, perwakilan pemerintah, asosiasi dan organisasi non pemerintah. Menurutnya konferensi ini menjadi tempat bertukar informasi dan pengetahuan sehingga bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga : FISIP UMJ Gelar Seminar Internasional Peringati 34 Tahun Peristiwa Tiananmen

Pada kesempatan ini, Fachri menyampaikan kondisi Indonesia yang mengalami penuaan penduduk yaitu meningkatnya penduduk usia lanjut di atas 60 tahun. Jumlah penduduk lansia diproyeksikan mencapai 19.8 persen pada 2045. Oleh karenanya Fachri menyampaikan agar sektor kesehatan di Indonesia dapat melakukan penyesuaian dengan perubahan struktur usia penduduk.

Hal ini dilakukan dengan memberikan pelayanan pengobatan dan pencegahan penyakit-penyakit kronis. Selain itu pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi perlu ditingkatkan. Ia juga menegaskan agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar pada kesetaraan dalam konteks pelayanan kesehatan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan besar. Maka dari itu pemerintah dan pihak terkait perlu memastikan bahwa sistem kesehatan dan sosial memiliki kesiapan untuk memanfaatkan transisi demografis dengan baik.

Narasumber yang terlibat yaitu Prof. Anwar Mallongi, S.K.M., M.Sc., Ph.D. (Universitas Hasanuddin, Makassar), Prof. Dr. Juliana Jalaludin (Universiti Putra Malaysia), Prof. Asnawi Abdullah, BSc.PH., MHSM., M.Sc.HPPF., DLSHTM., Ph.D. (Universitas Muhammadiyah Aceh), Dr. Kraichat Tantrakarnapa (Mahidol University, Thailand), Prof. Janvier Gasana, MD., M.P.H., Ph.D. (Kuwait University), Prof. How-Ran Chao (University of Science and Technology), dan Dr. Wesan Al Madhoun (Global Ambassadors of Sustainability).

Konferensi yang digelar rutin setiap tahun ini merupakan kolaborasi antara FKM, FKK, FIK (Fakultas Ilmu Keperawatan) UMJ dengan HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia). Sebanyak 210 orang peserta yang berasal dari 29 perguruan tinggi mengikuti rangkaian konferensi yang berlangsung selama dua hari hingga Jumat (28/07/2023).

Pada hari kedua, peserta konferensi akan membagikan hasil temuannya seputar epidemiologi, kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, bedah, ilmu penyakit dalam, keperawatan, hingga kebidanan. Dekan FKM UMJ, Dr. Andriyani, M. Kes., mengatakan bahwa konferensi yang digelar setiap tahun mendapatkan respons dan apresiasi yang baik dari akademisi luar negeri.

Hal ini dikatakannya karena mendapat banyak permohonan dari pakar di bidang kesehatan yang memiliki keinginan untuk turut serta dalam konferensi. Andriyani menyampaikan bahwa konferensi akan menghasilkan luaran berupa prosiding internasional. “Harapannya nanti prosiding terindeks scopus dan dapat lebih banyak menjaring mahasiswa maupun dosen dari luar negeri,” ungkap Andriyani saat ditemui di Gedung FKM UMJ,  Kamis (27/07/2023).

Editor : Budiman


19

Menteri Investasi RI: Permasalahan Ekonomi Jadi Tantangan Mencari Lapangan Pekerjaan

Permasalahan ekonomi Indonesia jadi tantangan besar dalam menyiapkan lapangan pekerjaan untuk sarjana baru. Namun menurutnya Indonesia memiliki potensi yang bagus, terlebih dari pertumbuhan ekonomi dunia dengan persentase rata-rata dari Januari hingga Desember 2022 sebanyak 5,31%. Hal tersebut disampaikan Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Bahlil Lahadalia, SE., M.Si. pada prosesi wisuda ke 77 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) bertempat di Nusantara Hall, ICE BSD Tangerang, Senin (19/06/2023).

Baca juga : Setiap Ayat Memiliki Pesan Bagi Para Pembacanya

Bahlil pada orasi ilmiahnya menyampaikan tentang beberapa kondisi yang mempengaruhi perkembangan ekonomi global diawali dengan perang dagang antara Amerika dan Cina yang terjadi sejak awal tahun 2016-2017. Tidak hanya itu, perang Ukraina dan Rusia pun berdampak pada tatanan ekonomi global dalam penambahan APBN dan poundsterling yang mengalami penurunan. Akibatnya terjadi pengurangan sebagian subsidi membuat kenaikan pada harga BBM. Pasalnya, asumsi harga BBM dalam APBN berkisar USD 63-USD 70 per barel, namun harga minyak dunia sudah menembus USD 100 – USD 120 per barel.

“Dalam pengeksporan bahan pangan seperti minyak pada Ukraina dan Rusia dari APBN itu kita jual dengan harga 63 dolar sampai 70 dolar. Namun setelah sampai di sana harganya dari naik 100 sampai 120 dollar per barel,” ungkap Bahlil.

Di sisi lain Bahalil mengungkapkan di tengah kondisi ekonomi global yang kurang baik pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia pada 2022 mampu tumbuh 5,31% dengan inflasi di bawah 6%. Pencapaian ini merupakan salah satu pertumbuhan ekonomi terbaik di antara 20 negara jitu di dunia. Kontribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31% berasal dari investasi. Di tahun 2022 ini, investasi Indonesia meningkat sebesar 30%.

Bahlil juga bercerita terkait kebijakan yang diterapkan Presiden Jokowi kepada Kementerian Investasi untuk membangun Indonesia secara merata dari Sabang sampai Merauke. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan negara tidak hanya berfokus pada pulau Jawa saja.

“Untuk merealisasikan kebijakan ini, maka kita ubah pola kebijakannya. Setiap investasi di luar pulau Jawa kita kasih insentif yang lebih baik ketimbang di Jawa supaya tumbuhnya bersama-sama.  Kenapa ini saya lakukan? Karena pulau Jawa terutama Jakarta kerap menjadi tujuan utama setiap orang yang baru selesai kuliah untuk mencari pekerjaan,” ujar Bahlil.

Capaian target investasi kepemerintahan pun disampaikan Bahlil untuk tahun 2024 mencapai 1.600 triliun, di mana realisasi investasi terus mengalami kenaikan. Ditambah lagi resesi tahun 2023 akan menjadi wajah perekonomian Indonesia.

Di masa depan, Indonesia akan mendorong cara membangun hilirisasi yang akan menjadi kunci untuk mengubah Indonesia dari negara berkembang dengan meningkatkan nilai tambah, mengembangkan industri dalam negeri, serta mendorong inovasi.

“Pendekatan kita ke depan adalah bagaimana memberikan nilai tambah  dengan mengedepankan green energy dan green industry. Hal ini sangat penting, seperti contoh pada tahun 1017 ekspor nikel Indonesia sebesar 3,3 Miliar USD dan jika dihentikan pada tahun 2022 lalu menjadi 27,8 Miliar USD,” jelas Bahalil.

Namun, dengan pertumbuhan ekonomi yang masih di atas 5% menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia tetap kuat dalam menghadapi berbagai macam ancaman. Terlihat dari Indonesia yang telah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01% pada kuartal IV tahun 2022.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki persentase perekonomian lebih besar jika dibandingkan dengan Cina dengan persentase 2,9%, Uni Eropa sebesar 1,9%, Korea Selatan tercatat 1,4%, serta Amerika Serikat sebesar 1%.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan pesan kepada para wisudawan UMJ.

“Saya punya prinsip, tidak pernah ada satu perguruan tinggi yang menjalin kualitas seorang mahasiswa kecuali mahasiswa itu sendiri. Saya dulu kuliahnya di kampung, tapi saya diberikan amanah untuk menjadi menteri investasi. Almamater tidak menjamin kesuksesan seseorang, masa depan tidak ditentukan oleh orang lain melainkan oleh diri sendiri,” paparnya.

Bahlil kemudian memberikan apresiasi berupa pekerjaan hingga beasiswa studi kuliah S2 kepada 4 wisudawan yang melontarkan beberapa pertanyaan  terkait orasi ilmiah yang telah disampaikannya.

Editor : Tria Patrianti


17

Tantangan Perempuan dalam Berpolitik – UMJ

Kehadiran perempuan dalam politik dan misi kebangsaan sangat penting di tengah munculnya arus politik yang hendak merusak persatuan dalam berbangsa dan bernegara. Hal itu diungkapkan Prof. Siti Zuhro M.A., saat membahas tantangan perempuan dalam berpolitik dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah DKI Jakarta, Rabu (14/06/23).

Baca juga : Komunitas ‘Aisyiyah UMJ Laksanakan Ta’awun Sosial

Diskusi Ideopolitor dengan tema “Kepemimpinan Perempuan Mencerahkan Peradaban Bangsa” tersebut dilaksanakan di Aula Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UMJ dengan menghadirkan diisi narasumber Prof. Siti Zuhro M.A., Dosen Magister Ilmu Politik UMJ dan UI Prof. Chusnul Ma’riyah, Ph.D., dan Dosen Magister Ilmu Politik UMJ Dr. Endang Sulastri, M. Si.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-106 dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Kantor Jakarta Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, M.Ag., Ketua PWA DKI Jakarta Dra. Elo Al Bugis, M. Ag., Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta Dr. Akhmad H Abubakar, M.M.

Dalam sambutannya dan juga sekaligus membuka acara ini, Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Kantor Jakarta Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, M.Ag. menyampaikan, “diskusi dan dialog ideopolitor ini merupakan momen yang strategis karena di tahun 2024 negara kita akan mengadakan pesta demokrasi pemilu. Tentunya dengan adanya diskusi ideopolitor ini menjadi momen untuk membicarakan isu-isu yang ada, khusnya peran perempuan kader Muhammadiyah pada pemilu 2024,” ungkap Ketua PP ‘Aisyiyah Prof. Dr. Hj. Masyitoh Chusnan, M.Ag.

“Milad ‘Aisyiyah yang ke-106 ini mengambil tema Kepemimpinan Perempuan Mencerahkan Peradaban Bangsa, di saat kita sedang bersiap menghadapi pesta demokrasi, Pemilu 2024. Kita harapkan kader ‘Aisyiyah yang mengikuti kontestasi politik nanti bisa memenuhi keterwakilan kaum perempuan untuk duduk di legislatif atau di eksekutif nanti’,” ungkap Ketua PWA DKI Jakarta, Dra. Elo Al Bugis, M. Ag.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Dr. Akhmad H Abubakar, M.M., dalam sambutannya mengajak kaum perempuan untuk senantiasa mentransformasikan kepemimpinannya dan juga aktif memberikan inspirasi, ide dan gagasan.

Diskusi Ideopolitor ini membahas bagaimana perempuan, terutama kader Muhammadiyah ‘Aisyiyah, dapat berkontribusi dalam bidang politik dengan menjadi anggota legislatif maupun eksekutif agar dapat melalukan perubahan.

Menurut salah seorang narasumber, Prof. Chusnul Ma’riyah, Ph.D., ada tiga isu terhadap perempuan. “Pertama, isu tentang kebijakan negara yang spesifik gender. Segala hal yang berhubungan dengan hak reproduksi perempuan, seperti melahirkan, menyusui, hamil dan lain-lain. Kedua, segala hal yang berhubungan dengan relasi laki-laki dan perempuan, seperti perkawinan, perceraian, dan mobilitas perempuan. Ketiga, semua hal yang berhubungan dengan perempuan yang dianggap netral padahal perannya memiliki dampak yang berbeda, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” papar Prof. Chusnul panjang lebar.

“Kehadiran perempuan dalam politik dan misi kebangsaan sangat penting di tengah munculnya arus politik yang hendak merusak persatuan dalam berbangsa dan bernegara. Jadi kita tidak hanya ingin berpolitik praktis, tetapi juga mengangkat isu-isu keummatan dan kebangsaan yang membuat kita semua konsen,” papar narasumber berikutnya, Prof. Siti Zuhro M.A.

Sedangkan dalam pemaparannya, narasumber Dr. Endang Sulastri, M. Si. menyampaikan tentang peran Lembaga Hikmah dan Kajian Publik (LHKP) Muhammdiyah dalam mendorong dan mendukung perempuan kader Muhammadiyah yang mencalonkan diri jadi anggota legislatif atau eksekutif.

“Salah satu peran LHKP dalam menghadapi pemilu 2024 adalah mendorong kader-kader Muhammadiyah bisa masuk di lembaga-lembaga negara, termasuk di lembaga-lembaga penyelenggara pemilu. Muktamar Muhammadiyah di Solo tahun 2022 mengamanatkan perlunya diaspora kader Muhammadiyah di berbagai lembaga negara. Hal ini menjadi tugas penting bagi LHKP untuk bisa mewujudkannya,” papar Endang.

Setalah pemaparan dari ketiga narasumber tersebut, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata untuk narasumber dan penampilan grup paduan suara Igaba PWA DKI Jakarta. 

Editor : Tria Patrianti


11

Media Korea Selatan Hadapi Tantangan karena Akses Digital Semakin Dominan

Media Korea Selatan Hadapi Tantangan karena Akses Digital Semakin Dominan massa di Korea Selatan menghadapi tantangan perubahan karena publik tidak lagi hanya mengakses saluran media konvensional seperti penyiaran, surat kabar dan radio untuk mendapatkan berita. Publik di Korea Selatan juga menggunakan saluran digital yang unik yakni portal berita melalui platform digital.

Adanya perubahan kebiasaan akses publik terhadap media ini diutarakan Prof. Seongcheol Kim dari School of Media and Communication, Korea University kepada Dr. Asep Setiawan, dosen Program Magister Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam wawancara khusus di Seoul, hari Kamis (25/5).

“Masyarakat Korea Selatan banyak yang mengakses portal berita seperti Naver, Google dan Kakao dalam mendapatkan berita. Portal ini merupakan agregrasi berita dari berbagai sumber berita dan ini merupakan salah satu keunikan di Korea,” jelas Prof Seongcheol. Naver adalah portal berita utama berbahasa Korea mirip Google yang berdiri 1999. Selain itu juga terdapat Google berbahasa Korea menjadi portal berita utama disamping Kakao yang berdiri tahun 2010.

Asep Setiawan yang juga anggota Dewan Pers menyoroti masa depan media massa di Korea Selatan dalam kunjungan ke kampus Korea University di Seoul. Hadirnya portal berita digital inilah yang menyebabkan publik tidak lagi banyak memaanfaatkan penyiaran televisi publik. Namun media massa swasta di bidang penyiaran melakukan inovasi lebih aktif dalam programnya dibandingkan media yang didanai publik. Oleh karena itu sebagian masyarakat di Korea Selatan tidak lagi mengandalkan media penyiaran publik meski dananya sudah tersedia dari anggaran pemerintah.

Media Massa di Korsel

Di Korea Selatan terdapat beberapa media penyiaran utama. Korean Broadcasting System (KBS) memulai siaran TV pada tahun 1961. Namun, mereka pertama kali menyiarkan sinyal radio pada tahun 1927. Mereka sekarang menjadi layanan penyiaran layanan publik dan melayani Korea Selatan sebagai sumber berita.

Selain itu terdapat Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) yang merupakan perusahaan penyiaran publik. Didirikan pada tahun 1961, perusahaan ini telah membentuk kerja sama internasional dan kemitraan dengan perusahaan penyiaran di seluruh dunia. MBC memproduksi program-program yang menginformasikan dan menghibur penonton Korea.

Selain KBS dan MBC terdapat pula apa yang disebut Seoul Broadcasting System (SBS). SBS adalah perusahaan jaringan televisi dan radio nasional Korea Selatan yang dimiliki oleh Taeyoung Chaebol. Mereka menyediakan konten yang berkaitan dengan K-drama, olahraga, berita, dan berbagai program.

Dan di Korea juga terdapat EBS adalah singkatan dari Educational Broadcasting System. Ini adalah penyiar publik pendidikan Korea Selatan dan jaringan radio yang mencakup Korea Selatan. Didirikan pada tahun 1980-an dan menjadi perusahaan independen pada tahun 1990.

Sementara di Korea Selatan juga terdapat lima surat kabar utama yakni Chosun Ilbo, Joongang Ilbo, Donga Ilbo, Hankyoreh, dan Kyunghyang Shinmum. Seiring dengan pergeseran dunia ke era digital, banyak dari situs-situs ini telah membuat saluran bahasa Inggris dan halaman media sosial, dan beberapa bahkan memiliki saluran YouTube sendiri. Kantor Berita Yohnap juga hadir di Korea Selatan menjadi sumber berita masyarakat. Mereka mendistribusikan konten ke lebih dari 900 perusahaan di seluruh Korea Selatan dan mendistribusikan konten ke 83 kantor berita di lebih dari 70 negara.

Pendidikan wartawan

Sementara itu wartawan senior Korea Selatan Daesock Seong yang juga Presiden Persatuan Wartawan Korea (Association of Korean Journalists) dalam pertemuan terpisah di Seoul menjelaskan bahwa wartawan mendapatkan pendidikan khusus jurnalistik dari perusahaan dimana mereka bekerja. Di Korea Selatan, lembaga media baik swasta maupun negeri memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kompetensinya. Di Korea, setiap wartawan memiliki kartu identitas yang dikeluarkan oleh perusahaan dimana mereka bekerja.

Menurut Daesock Seong, wartawan di Korea Selatan memiliki kebebasan dalam melakukan liputan setelah menempuh perjalanan panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan pers. Sekarang wartawan Korea Selatan mendapatkan dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya sehingga dapat disebut langka mendapatkan ancaman dan intimidasi dari apparat, politisi atau pihak lainnya.

Menurut Korea Press Foundation, pada tahun 2020, terdapat sekitar 36.000 jurnalis yang secara aktif terlibat dalam organisasi berita di seluruh di seluruh negeri. Mereka ini tersebar di berbagai bentuk media, seperti media cetak, penyiaran, dan digital.

Editor : Tria Patrianti


14