Tag: Umum

Kuliah Umum Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., Di Universitas Bung Hatta Jelaskan Pemilu dan Bela Negara

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U dihadapan seribu lebih mahasiswa Universitas Bung Hatta, paparkan materi kuliah umum CINTA TANAH AIR DALAM PEMILU 2024 DEMI, dalam rangka peringatan peringatan hari bela negara ke-75 Republik Indonesia di Bung Hatta Convention Hall, Kampus 1 Universitas Bung Hatta Ulak Karang, Senin,18/12/2023.

Sebelum pemaparan materi oleh Menkopolhukam, acara kuliah umum dibuka oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA, dalam sambutannya Rektor menyampaikan ucapan terima kasih pada Kemenko yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pengkayaan kepada sivitas akademika Universitas Bung Hatta dan kehadiran Mahfud M.D di Universitas Bung Hatta adalah untuk yang kedua kalinya dalam memberikan kuliah.

Menko Polhukam dalam pemparan materinya menyampaikan, bahwa salah satu instrumen sekaligus ciri utama negara demokrasi adalah pelaksanaan Pemilu. Dalam konteks persatuan bangsa, Pemilu menjadi mekanisme untuk mengelola keragaman pandangan dan aliran politik menjadi dinamika yang mendukung penyelenggaraan negara menuju tercapainya cita-cita nasional.

Ditegaskan, bahwa dalam penyelenggaraan dan perhelatan Pemilu harus dilandasi oleh semangat cinta tanah air demi mewujudkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan.

Menkopolhukam juga menyebutkan, mekanisme kontestasi kekuasaan, Pemilu juga memiliki potensi menimbulkan perpecahan dan konflik sosial, potensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk itu katanya, partisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil serta mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah salah satu wujud nyata cinta tanah air dan bela negara. Penyelenggaraan Pemilu memunculkan tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan.

“Untuk menghadapinya tentu diperlukan ketangguhan segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi serta berisi keuletan dan ketangguhan yang bertolak dari suatu kesadaran warga negara untuk bersedia melakukan pembelaan terhadap negara”, ulas Menko

Bela negara dan penyelenggaraan Pemilu, Menko menyebutkan ada 4 komponen utama yakni partisipasi masyarakat sebagai penyelenggara pemilu seperti partisipasi masyarakat dengan menjadi penyelenggara ad hoc seperti PPK dan Panwascam di seluruh kecamatan, PPS, dan KPPS. Kemudian partisipas sebagai pemilih, artinya secara substansial, semakin tinggi partisipasi pemilih dalam suatu Pemilu akan menghasilkan perwakilan dan pemerintahan yang merepresentasikan seluruh lapisan dan aspirasi masyarakat dan juga memengaruhi legitimasi secara sosiologis dan politis.

Yang berikutnya adalah peningkatan kualitas pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihannya dengan Mengutamakan pertimbangan pilihan berdasarkan program dan rekam jejak sangat penting demi terbentuknya kelembagaan dan pemerintahan yang berorientasi pada tujuan nasional.

Berikutnya Menkopolhukam juga menyebutkan, bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pengawalan penyelenggaraan pemilu, masyarakat yang memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi akan menciptakan kondisi yang mampu mencegah terjadinya pelanggaran dan kecurangan sehingga tidak mengganggu tahapan dan hasil Pemilu.

Kuliah umum yang digelar di Universitas Bung Hatta rangka peringatan peringatan hari bela negara ke-75 Republik Indonesia itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, tokoh masyarakat mantan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Fakhrizal, M.Hum, Genius Umar,mantan Walikota Pariaman, jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta serta jajaran pimpinan dan dosen-dosen dilingkungan Universitas Bung Hatta serta undangan lainnya.(*indrawadi)

Karate Esa Unggul Menjadi Juara Umum di Malaysia

Skip to content

Karate Esa Unggul Menjadi Juara Umum di Malaysia

esaunggul.ac.id, Karate Esa Unggul menjadi Juara Umum 1 dengan perolehan medali peringkat pertama yaitu : 8 emas, 6 perak, dan 7 perunggu. Melewati tim kuat dari tuan rumah malaysia hayashiha dan sabah karate dengan nilai yang sama 8 emas hanya saja berbeda medali perak mereka 4 dan ini menjadikan esa unggul university menjadi juara umum 1 untuk perolehan medali keseluruhan.

Pertandingan 8th International Kuala Lumpur Mayor Cup ini diselenggarakan oleh persekutuan karate malaysia atau federasi karate malaysia pada tanggal 1-3 desember 2023 di Stadium titiwangsa kuala lumpur malaysia. Peraih medali yaitu :

Gold medal :
1. Mohammad Fadillah ( Hukum 2023 ) Juara 1 Kumite U21 -84kg Male
2. Fiftari Amelza ( Psikologi 2020 ) Juara 1 Kumite Senior -55kg Female
3. Annida Syadiahro ( Psikologi 2020 ) Juara 1 Kumite Senior -50kg Female
4. Adelline Julian Firman A ( Hukum 2022 ) Juara 1 Kumite Senior -61kg Female
5. M Miguel Lionel Putro ( Komunikasi 2022 ) Juara 1 Kumite Senior -75kg Male
6. Annida Syadiahro & Fiftari Amelza ( Psikologi 2020 ) Juara 1 Kumite Team Senior Female
7. Firman Maulana ( Calon Mahasiswa Baru 2024 ) Juara 1 Kata Individual Senior Male
Silver medal :
1. Arya Kusuma Dinata ( Psikologi 2021 ) Juara 2 Kumite U21 -60kg Male
2. Dewi Nur Wijayanti ( Komputer 2021 ) Juara 2 Kumite Senior +68kg Female
3. Lintang Buana ( Ekonomi 2020 ) Juara 2 Kumite Senior -67kg Male
4. Ririn Juwita Septiadini ( Psikologi 2021 ) ,Adelline ( Hukum 2023 ), Dewi ( Komputer 2021 ) Juara 2 Kumite Team Senior Female
5. Leo Ronaldo ( S2 Komunikasi 2023 ), Miguel ( Komunikasi 2023 ), M Fadillah ( Hukum 2023 ), M Yusuf Bintang S ( Hukum 2020 ), Lintang Buana ( Ekonomi 2020 ), Endika Rachmad ( Kesehatan 2023 ) Juara 2 Kumite Team Senior Male
6. Nova Pamungkas ( Calon Mahasiswa Baru 2024 ) Juara 2 Kumite -84kg Senior Male
Bronze medal :
1. Rahmad Darmawan ( Komputer 2022 ) Juara 3 Kata Senior Male
2. M Alief Febrian Firman A ( Hukum 2019 ) Juara 1 Kumite Senior +84kg Male
3. Rahmad ( Komputer 2022 ), Alief ( Hukum 2019 ), Arya ( Psikologi 2021 ) Juara 3 Kumite Team Senior Male
4. Intan Aulia Yasmin ( Calon Mahasiswa Baru 2024 ) Juara 3 Kata Senior Female
5. Rizky Aghvyan ( Calon Mahasiswa Baru 2024 ) Juara 3 Kumite -75kg U21 Male
6. Alvito ( Calon Mahasiswa Baru 2024 ) Juara 3 Kumite -84kg U21 Male
7. Firman, Alvito, Rizky ( Calon Mahasiswa Baru ) Juara 3 Kata Team Senior Male

menurut manager karate esa unggul Leo Ronaldo, S.I.Kok Hasil ini yang sangat luar biasa dan tidak disangka karena kami tidak menargetkan juara umum 1 hanya bermain bagus dan minimal 3 besar karena kami tidak full team semua kelas kita isi sedangkan tuan rumah malaysia menurunkan full team atletnya. Tapi Alhamdulillah rezeki untuk kami ternyata karate esa unggul keluar sebagai predikat juara umum 1 dengan hanya berebeda tipis dengan tuan rumah yaitu berbeda medali peraknya saja kita lebih unggul. Harapan kami semoga ini menjadi titik awal untuk Universitas Esa Unggul meraih juara di luar negeri tingkat International dan bisa kami pertahankan prestasi ini sampai tahun tahun berikutnya. dan terima kasih untuk universitas esa unggul semoga tetap support kami karate esa unggul untuk terus bisa mengibarkan bendera merah putih dan kampus esa unggul di kancah international.

Tim Karate Esa Unggul

Page load link

Go to Top

Kuliah Umum Kelautan FPIK : Lima Kebijakan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan Berbasis Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terus mensosialisasikan dan berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru atau pengelolaan laut yang berkelanjutan di Indonesia melalui lima program prioritas utama.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Riset Kelautan/Plt Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi, M.Sc saat memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, di ruang sidang Dekan FPIK Kampus 1 Universitas Bung Hatta, Jumat,1/12/2023.

Disampaikan Hendra, arah kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan bebasis ekonomi biru tersebut mencakup perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan perikanan budidaya ramah lingkungan, pengelolaan dan pengawasan pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan, serta penanganan sampah plastik di laut.

Disebutkan, kelima program prioritas utama tersebut diperkuat dengan penguatan daya saing hasil kelautan dan perikanan yang didukung dengan peningkatan mutu untuk tingkatkan konsumsi domestik dan ekspor; penguatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan terintegrasi yang diperkuat dengan teknologi satelit, serta peningkatan kapasitas SDM untuk pengembangan usaha kelautan dan perikanan.

Kuliah umum yang diikuti oleh puluhan mahasiswa FPIK-UBH tersebut dimoderatori oleh Dr.Harfiandri Damanhuri dosen FPIK-UBH juga di hadiri oleh Kepala BPSPL Padang, Fajar Kurniawan, S.T, M.A.P., M.MG., Kepala Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir, Rizki Anggoro Adi, S.T dan dosen-dosen di lingkungan FPIK serta undangan lainnya ditutup Hendra dengan kesimpulan antara lain, bahwa pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia harus menempatkan ekologi sebagai panglima yang harus dijaga untuk masa depan anak cucu kita serta akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Penerapan kebijakan ekonomi biru yang konsisten akan melindungi laut dan memberi ruang hidup bagi sumber daya hayati di laut, pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai sumber pangan serta memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan dan menjadi episentrum serapan karbon dunia, yang berkontibusi pada keberlangsungan hidup manusia dan pencegahan perubahan iklim global serta menjadikan produk perikanan Indonesia menjadi juara di pasal global, yang berdaya saing tinggi dan diproduksi melalui cara-cara yang ramah lingkungan.

Disimpulkan juga, bahwa ekonomi biru memerlukan aplikasi pengetahuan, dukungan teknologi dan inovasi tepat guna, yang tidak hanya mampu untuk memanfaatkan sumberdaya alam secara berkelanjutan, tetapi juga lebih nyata dalam inovasi sistem produksi. Perguruan Tinggi berperan besar dalam mewujudkan potensi ekonomi biru Indonesia, terutama melalui pendidikan, pengabdian masyarakat, riset dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan.

Sebelum kuliah umum, ditandatangani juga perjanjian kerjasama antara Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Ir. Yusra, M.Si dengan Kepala Pusat Riset Kelautan/Plt Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi, M.Sc.

Rruang lingkup kerjasama yang disepakati meliputi antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tingg dan pemanfaatan sarana prasarana serta berbagi pakai informasi dan pengetahuan.(*Indrawadi)

Prodi IPEM UNJA Gelar Kuliah Umum Refleksi Tata Kelola Desa di Indonesia

MENDALO,- Prodi Ilmu Pemerintahan Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (UNJA) menggelar kuliah umum dengan tema ‘Arah Pembangunan Desa menuju Dekade Kedua: Refleksi Tata Kelola Desa di Indonesia’. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 orang peserta dari UNJA, UIN STIS Jambi, dan UNH Jambi yang berlangsung di Ruang Rapat Senat UNJA Mendalo pada Kamis (30/11/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi secara umum perjalanan tata kelola desa, terkhusus penggunaan dana desa di Indonesia atau sharing dan pertukaran informasi bersama tentang bagaimana penggunaan dana desa dan pencapaiannya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Yusrizal, M.Sc., Ph.D., dan dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, M. Yusuf, S.Sos., M.I.P.,  serta para dosen dari Prodi Ilmu Pemerintahan.

Selain itu, kuliah umum ini juga menghadirkan 3 narasumber yaitu Choirul Anam, S.E., M.E.Ak., C.A., Ph.D. (Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia); Drs. R. Najmi (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi); serta Alva Beriansyah, S.IP., M.I.P. (Dosen Ilmu Pemerintahan UNJA).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Ir. Yusrizal, M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya kuliah umum ini bagi para mahasiswa.

“Kuliah umum ini sangat penting sekali khususnya bagi Prodi Ilmu Pemerintahan karena di sini nantinya bisa menambah wawasan untuk kita semua, menambah pengetahuan, dan tentunya bagaimana mengelolah desa untuk ke depannya,” ungkap beliau.

Sekretaris Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan, M. Yusuf, S.Sos., M.I.P., juga menyampaikan bahwa Prodi telah berkomitmen dalam kegiatan program kelas maupun kegiatan yang menunjang pencapaian MBKM.

“Secara umum baik dari sisi Jurusan maupun Prodi kita sudah berkomitmen dalam rangka ilmu pengetahuan baik berbentuk kegiatan program kelas maupun kegiatan-kegiatan yang menunjang pencapian kegiatan MBKM. Hari ini kita berkolaborasi dengan berbagai bidang dan menghadirkan para pembicara yang memiliki background ilmu pemerintahan yang nantinya akan saling mengisi,” tuturnya.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh pihak UNJA kepada para pembicara serta sesi foto bersama.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Juwita / HUMAS

Foto: Fitri


Post Views: 118


Kuliah Umum FTan UMJ Ajak Mahasiswa Patenkan Hasil Penelitian


3

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (FTan UMJ) melalui kuliah umum yang digelar secara daring dengan tajuk Menggerakkan Cendekia Pertanian yang Produktif Melalui Hak Kekayaan Intelektual di Era Teknologi Digital, mengajak mahasiswa untuk produktivitas dalam meneliti dan mematenkan hasil penelitiannya, Selasa, (28/11/2023).

Baca juga : FTAN UMJ Dukung dan Akan Libatkan Mahasiswa dalam Kampanye #SawitBaik

Dimoderasi oleh Ketua Program Studi Agroteknologi, Dr. Rita Tri Puspitasari, M.Si. kuliah umum ini mengundang narasumber berkompeten di bidangnya, yakni Ir. Basril Abbas yang merupakan seorang peneliti di Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan juga juga sebagai alumni angkatan pertama Fakultas Pertanian UMJ.

Dekan Ftan UMJ, Dr. Ir. Soelarno, M.Si., mengatakan kegiatan ini penting dan wajib diikuti oleh mahasiswa. “Ini penting sekali untuk diikuti karena mahasiswa saat ini tidak hanya dituntut untuk belajar, tetapi juga dituntut untuk bisa melakukan penelitian bersama dengan dosen dan mendukung kemajuan FTan UMJ kedepan,” ungkap Soelarno.  

Dalam kesempatan ini, Ir. Basril Abbas menjelaskan tentang beberapa hal mengenai hak kekayaan intelektual, mulai dari dasar hukum paten, prinsip dasar sistem paten, persyaratan pemberian paten, proses untuk mendapatkan paten, hingga tahap permohonan paten. Paten merupakan hak yang diberikan oleh negara kepada pemegangnya untuk membuat, menentukan, dan menjual suatu inovasi atau penemuan baru secara legal.

Berbicara tentang kekayaan intelektual, seorang peneliti dituntut untuk bisa menghasilkan kekayaan intelektual dan menulis. Hak kekayaan intelektual memiliki dasar hukum yang tercantum dalam Undang-undang (UU) nomor 13 tahun 2016 tentang paten dan UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Informasi paten dapat diperoleh melalui jurnal teknis dan ilmiah, buku-buku, hasil konferensi, tesis, brosur perdagangan, artikel surat kabar, situs internet dan sebagainya. Basril mengatakan bahwa paten tidak akan diterbitkan jika sudah dimuat di dalam media tersebut.

Adapun syarat pemberian paten yakni persyaratan formalitas yang terdiri dari persyaratan administratif dan syarat fisik, serta persyaratan substantif yakni yang memiliki nilai kebaruan, memiliki langkah inventif, dan dapat diterapkan dalam industri.

“Setiap paten yang kita buat harapannya adalah dikembangkan oleh industri, yang penting apa yang menjadi pemikiran kita dapat dijadikan paten dan memiliki nilai ekonomi, jadi tidak hanya disimpan, karena itu sesuatu yang kurang baik. Sebelum melakukan penelitian, kita harus melakukan riset terlebih dahulu. Jangan sampai paten kita sama dengan orang lain,” ujar Basril.

Kuliah umum berjalan sangat menarik dan disimak dengan serius oleh seluruh mahasiswa FTan. Para peserta turut aktif berdiskusi bersama narasumber sehingga memberikan wawasan yang lebih luas.

Editor : Dian Fauzalia

FH UMJ Gelar Kuliah Umum Kaji HAM dari Berbagai Perspektif


12

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (FH UMJ) menggelar Kuliah Umum tentang Hak Asasi Manusia dari berbagai perspektif di Aula Prof. Arso Sosroatmodjo, Kamis (16/11/2023). Kuliah yang menghadirkan Dr. Brett G Scharffs dari University of Brigham Young Amerika Serikat ini mengusung tema Promoting Human Dignity for Everyone Everywhere: The Role of Law and Religious Literacy.

Baca juga : Kuliah Umum FH UMJ Berikan Pendalaman AIK bagi Mahasiswa

Wakil Rektor I UMJ Dr. Muhammad Hadi, M.Kep., turut hadir menyambut baik kegiatan dan memperkenalkan UMJ. Hadi berharap kuliah umum dapat bermanfaat dan mencerahkan pengetahuan mahasiswa UMJ yang hadir pada kesempatan itu.

Lebih dari 100 mahasiswa FH UMJ menyimak dengan seksama kuliah yang disampaikan oleh Brett G Scharffs tentang sejarah Deklarasi HAM PBB dan pandangan tentang HAM dari berbagai perspektif. Scharffs menyampaikan beberapa tantangan penerapan HAM di dunia diantaranya paham skeptis dan sinis karena HAM dianggap agenda Barat. Selain itu HAM juga dianggap bisa dimaksimalkan untuk menyelesaikan banyak masalah.

Dr. Di Putri Cahyawati, MH., Dr. Brett G Scharff, Dr. Muhammad Hadi, M.Kep., bersama dosen dan mahasiswa FH UMJ seusai kuliah umum di Aula Aula Prof. Arso Sosroatmodjo, Kamis (16/11/2023).

Scharffs menegaskan bahwa martabat kemanusiaan sangat mendasari perumusan Deklarasi HAM PBB. Selama mempelajari tentang martabat kemanusiaan, Scharffs mengaku melihat berbagai macam perspektif agama yaitu Kristen, Katolik, Yahudi, dan Islam. Ketiganya memiliki perhatian dan kemiripan dalam memandang kemanusiaan.

Scharffs mengaku tertarik untuk mempelajari HAM dari perspektif Indonesia yang terkandung di dalam Pancasila. Tidak hanya mahasiswa, para dosen yang hadir juga turut antusias berdialog dengan Scharffs terkait HAM di dunia, khususnya tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Palestina. Tragedi tersebut menjadi salah satu topik diskusi yang sangat menarik.

Scharffs menerangkan bahwa pada kenyataannya HAM belum bisa memberikan solusi atas pelanggaran HAM yang terjadi. Menurutnya tidak hanya Palestina, tapi banyak kejadian yang mirip misalnya Rohingya, Uyghur, dan sebagainya.

Dekan FH UMJ Dr. Dwi Putri Cahyawati menerangkan bahwa kuliah umum ini merupakan program FH UMJ yang diperuntukkan bagi peningkatan wawasan mahasiswa FH UMJ. “Dengan adanya kuliah umum ini, harapannya mahasiswa mendapat wawasan lebih luas lagi khususnya terkait dengan pembelajaran atau materi yang berkaitan dengan HAM dan peradaban,” ungkap Dwi saat dimintai keterangan seusai acara.

Editor : Dian Fauzalia

Beri Kuliah Umum di UBL, Ganjar Pranowo Paparkan Peran Anak Muda Songsong Indonesia Emas 2045

Bandar Lampung – Tokoh politik nasional yang juga Calon Presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang, Ganjar Pranowo menjadi narasumber dalam kegiatan Stadium General bertema “Anak Muda, Menyongsong Kepemimpinan Indonesia Emas 2045” di Convention Hall Mahligai Agung Pascasrajana Universitas Bandar Lampung (UBL), Rabu 23 Oktober 2023.

Acara yang dihadiri ratusan kaum muda Lampung dari berbagai universitas dan organisasi kepemudaan ini berlangsung interaktif dan meriah. Kaum muda Lampung diharapkan Ganjar dapat berperan aktif menuju Indonesia Emas 2045. “Anak muda harus aktif bersuara, memberikan pendapat dan mengekpresikan diri serta berperan aktir dalam membangun Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Bonus demografi Indonesia pada 2045 sangat penting untuk disikapi, karena masa depan Indonesia akan sangat tergantung pada generasi muda saat ini. Hal ini juga menjadi sorotan Ganjar dalam penyampaian materinya. “Apakah kita ingin mempercepat Indonesia mencapai status ‘emas’ pada tahun 2045? Maka anak muda harus aktif berperan serta bergerak, dan mereka harus aktif dalam memberikan pandangan dan pendapat,” tegas Ganjar.

Ganjar mengemukakan contoh bahwa mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada usia 35 tahun, menjadi anggota partai politik, dan pada usia 48 tahun, dia menjadi presiden. Demikian pula, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, bergabung dengan organisasi pada usia 21 tahun dan kemudian menjadi presiden pada usia 60 tahun. ”Saya pun mulai terlibat dalam partai politik pada usia 24 tahun, menjadi anggota DPRD pada usia 36 tahun, dan menjadi Gubernur pada usia 45 tahun. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” terangnya.

Tidak lupa juga Ganjar berbagi pengalaman pribadi, mengatakan bahwa ideologi harus dijalankan dari hati. Ia menekankan bahwa dirinya belajar dari proses yang tidak instan, dengan mengalami masa-masa sulit, tetapi selalu bangkit kembali. Oleh karena itu, ia mendorong kaum muda untuk menghabiskan waktu mereka untuk berkreasi dan berekspresi.


Rektor UMJ Dilantik Jadi Ketua Umum Fokal IMM Periode 2023-2028


3

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod, resmi dilantik menjadi Ketua Umum Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) dalam acara Pengukuhan dan Silatnas Pimpinan Pusat pada Sabtu (28/10/23).

Baca juga : Pengajian Fokal IMM Bahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024.

Sebelumnya, Ma’mun dalam Musyawarah Nasional (Munas) V Samarinda masuk dalam daftar formatur terpilih bersama Yusuf Warsim, Fikri Yasin, Suli Da’im, Hadi Mulyadi, Muhammad Saleh Tjan, Feri Yanthy Burhan, N.A. Fitri Gayo, Enjang Tedi, Yayat Suyatna, Wahidin Hasan, Edi Agus Yanto, dan Andi Nurpati. Ke-13 nama ini kemudian menentukan struktur kepengurusan FOKAL IMM selama lima tahun ke depan.

Dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Peninsula, Jakarta, ini dilakukan pengukuhan Pengurus Pimpinan Pusat Fokal IMM Periode 2023-2028 yang terdiri dari unsur dewan penasihat, dewan pembina, dewan pakar, dan dewan harian. Pengukuhan berdasarkan  surat keputusan (SK) Nomor 01/A-1/I/2023 tentang pengangkatan dan pengesahan Fokal IMM, terhitung sejak 21 September 2023.

Ketua PP Muhammadiyah Prof. K.H. Haedar Nashir, M.Si., dalam sambutannya menyatakan IMM merupakan tulang punggung kader Muhammadiyah yang berbasis intelektual. Haedar meyakini nanti akan ada kepentingan strategis yang memerlukan topangan kader intelektual dalam berbagai bidang. Hal itu sesuai dengan visi Muhammadiyah untuk unggul dan bekemajuan.

“Saya berharap ke depan akan lahir gelombang baru kader Muhammadiyah, baik dari IMM, IPM, Pemuda, Nasyiatul Asyiyah (NA), dan seluruh organisasi otonom yang kualitasnya unggul,” harap Haedar.

Ketua Fokal IMM yang baru dilantik,  Ma’mun Murod, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Fokal IMM harus bisa mengambil langkah strategis untuk membangun kekuatan kultural dengan menjalin hubungan sinergis dengan berbagai berbagai pihak, salah satunya diaspora politik. Menurutnya, itu sejalan dengan yang disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah.

“Fokal sebagai organisasi non-struktural diharapkan memperkuat kerja-kerja kultural, terutama dalam upaya akselerasi politik di angkatan muda Muhammadiyah. Ini kerja yang tidak ringan, tapi tentu saja harus diikhtiarkan,” ungkap Ma’mun.

Lebih lanjut, Ma’mun menambahkan bahwa kader Muhammadiyah dalam bidang selain politik sudah cukup bagus. Hal itu mendorong Fokal IMM berfokus untuk peningkatan diaspora politik bagi kader. Selain itu, upaya tersebut juga sejalan dengan tema acara “Membangun Sinergi Politik untuk Mewujudkan Politik yang Beradab.”

Pada kesempatan itu hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, yang dalam sambutannya menegaskan Muhammadiyah adalah organisasi yang besar, tertata, dan sistematis. Oleh karenanya, ia berharap Muhammadiyah sebagai organisasi bisa terus menjadi inspirasi. 

Dito juga menegaskan bahwa Kemenpora siap berkolaborasi dengan Muhammadiyah di sektor kepemudaan maupun keolahragaan. Berbagai program siap disinergikan untuk pembangunan karakter pemuda-pemudi. 

Selain Menpora, juga hadir Bakal Calon Presiden (Bacapres) dan (Bawacapres) Wakil Presiden yang telah resmi diusung koalisinya masing-masing, yaitu Ganjar Pranowo dan Muhaimin Iskandar. Keduanya diundang secara khusus untuk bersilaturahmi bersama dengan alumni Fokal IMM yang hadir dari berbagai daerah dan menyampaikan gagasan.

Muhaimin Iskandar dalam sambutannya mengatakan Fokal IMM menjadi organisasi yang sangat strategis sebagai salah satu pelaksana mewujudkan tujuan dari Muhammadiyah. Tentu, kegiatan kali ini merupakan sarana dalam merajut kembali nilai-nilai Muhammadiyah.

“Hal wajar jika IMM menjadi penerus sejarah untuk mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah tentang keumatan dan kebangsaan,” jelas politisi yang biasa disapa Cak Imin ini.

Dalam sesi lain, Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa Muhammadiyah telah banyak mengabdi untuk bangsa dan negara, khususnya dalam peran penting pemuda. Kekuatan Muhammadiyah yakni di bidang kesehatan dan pendidikan. Di depan ratusan anggota Fokal IMM, Ganjar mengajak semuanya untuk melanjutkan kontribusi wujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kita belajar dari Muhammadiyah yang punya kemandirian dan keberdikarian. Di bidang kesehatan dan pendidikan, Muhammadiyah telah membuktikan kiprahnya, ” tutur Ganjar.

Pengukuhan dan Silatnas dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional Fokal IMM berlangsung selama dua hari,  Sabtu hingga Minggu (28-29/10/23). Peserta kegiatan ini nampak antusias, terlihat para anggota Fokal IMM dari berbagai daerah memadati ruangan hingga malam hari.

Editor : Tria Patrianti

Tim Karate Esa Unggul Sabet Gelar Juara Umum Piala MENPORA RI 2023

Skip to content

Tim Karate Esa Unggul Sabet Gelar Juara Umum Piala MENPORA RI 2023

Tim Karate Esa Unggul Sabet Gelar Juara Umum Piala MENPORA RI 2023

Esaunggul.ac.id, Tim Karate Universitas Esa Unggul borong medali pada kejuaraan karate antar universitas tingkat nasional yang di selenggarakan oleh Universitas Pancasila memperebutkan piala MENPORA dan BAPOMI dki jakarta, yang dilaksanakan pada 20-22 oktober 2023 di GOR ciracas jakarta timur.

Kejuaraan yang di ikuti oleh belasan perguruan tinggi se indonesia. Tim Karate Universitas Esa Unggul menjadi juara umum dengan memborong 10 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu. Meninggalkan jarak yang sangat jauh dengan universitas budi luhur yang ada di posisi ke-2 dengan 1 emas, 5 perak dan 1 perunggu dan perguruan tinggi lainnya.

Menurut Leo Ronaldo, S.I.Kom Manager Karate Esa Unggul dengan kejuaraan ini adalah pencapaian yang ke-5 untuk gelar juara umum dalam kejuaraan karate antar universitas yang di ikuti dalam tahun ini sehingga tahun ini karate esa unggul konsisten dalam mempertahankan juara umum dan menyabet 5 piala gelar juara umum. Selanjutnya kami akan masih bertanding pada ajang pomnas di kalimantan selatan nanti ada 7 atlet karate Esa Unggul yang memperkuat tim DKI Jakarta dalam POMNAS nanti. Dan juga bulan desember kita akan berangkat ke Malaysia dalam kejuaraan Internasional KL Mayor Cup . Semoga kita bisa konsisten meraih piala dan medali untuk Universitas Esa Unggul ucap Leo.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Arief Kusuma Among Praja, MBA, IPU, ASEAN Eng sangat mengapresiasi pencapain ini. Dan hasil dari tim karate ini membuktikan Universitas Esa Unggul dikenal dengan kampusnya para mahasiswa berbakat dan berprestasi, prestasi dan bakat para mahasiswa UEU bukan hanya di bidang akademik melainkan di bidang non akademik pun sangat banyak. Dengan demikian Tim Karate Universitas Esa Unggul menjadi Juara umum pada Piala KEMENPORA ini.
Berikut nama-nama atlet mahasiswa yang meraih medali :

  1. Fernanda Putri Wulan ( 20211101046 PGSD ) Juara 1 Kata Perorangan Universitas Putri & Juara 2 Kata Beregu Universitas Putri
  2. Mayang Putri Aurryel ( 20210701124 Psikologi ) Juara 3 Kata Perorangan Universitas Putri & Juara 2 Kata Beregu Universitas Putri
  3. Faradiba Riani ( 20210401161 Hukum ) Juara 2 Kata Beregu Universitas Putri
  4. Andita Putri Qeyla ( 20210508089 Komunikasi ) Juara 1 Kata Beregu Universitas Putri
  5. Cindy Maulitha ( 20230401084 Hukum ) Juara 1 Kata Beregu Universitas Putri
  6. Siti Faridah ( 20231002037 DKV ) Juara 1 Kata Beregu Universitas Putri
  7. Irfan Arsal Fahsya ( 20230401086 Hukum ) Juara 3 Kata Perorangan Universitas Putra
  8. Joseph Marianno Rathzinger ( 20230401238 Hukum ) Juara 1 Kumite -55kg Universitas Putra
  9. Tegar Dwi Saputra Alimun ( 20220501037 Komunikasi ) Juara 1 Kumite -60kg Universitas Putra
  10. Steve Emmanuel Wenno ( 20230401252 Hukum ) Juara 2 Kumite -67kg Universitas Putra
  11. Ardwi Batara Putra ( 20230101131 Ekonomi ) Juara 3 Kumite -67kg Universitas Putra
  12. Katuta Barera ( 20230101132 Ekonomi ) Juara 2 Kumite -75kg Universitas Putra
  13. Alief Febrianto Aunugroho ( 20230302216 Kesehatan ) Juara 1 Kumite -75kg Universitas Putra
  14. M Ghazy Al Ghifari ( 20220803094 Komputer ) Juara 1 Kumite -84kg Universitas Putra
  15. M Alief Febrian Firman A ( 20190401061 Hukum ) Juara 1 Kumite +84kg Universitas Putra & Best of The Best Universitas Putra
  16. Rafi Putra Jatara ( 20230401237 Hukum ) Juara 2 Kumite +84kg Universitas Putra
  17. Syeriel Debora Wenno ( 20230401082 Hukum ) Juara 1 Kumite -50kg Universitas Putri & Best of The Best Universitas Putri
  18. Adinda Maharani Sofianti ( 20221001022 DKV ) Juara 3 Kumite -50kg Universitas Putri
  19. Annida Syadiahro ( 20200701058 Psikologi ) Juara 1 Kumite -55kg Universitas Putri
  20. Adelline Julian Firman A ( 20220401201 Hukum ) Juara 1 Kumite -61kg Universitas Putri
  21. Irnawati Elisabet ( 20220303090 Kesehatan ) Juara 3 Kumite -68kg Universitas Putri

Universitas Esa Unggul bersama mahasiswanya telah banyak menorehkan prestasi di bidang karate. Prestasi tersebut menunjukkan keberhasilan Universitas Esa Unggul dan mahasiswanya dalam bidang karate, baik di tingkat nasional maupun internasional dalam kontribusinya berjuang mengharumkan Indonesia.

Page load link

Go to Top

Kuliah Umum FH UMJ Berikan Pendalaman AIK bagi Mahasiswa


11

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (FH UMJ) selenggarakan Kuliah Umum dengan tajuk Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah di Aula Prof. Dr. Asro Sosroatmojo, SH., Senin (23/10/23).

Baca juga : FH UMJ Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan 12

Kuliah umum ini diadakan dalam rangka pendalaman keilmuan tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) bagi mahasiswa. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika FH UMJ dengan  menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M sebagai pembicara utama dan dimoderasi oleh Dr. Abdul Aziz Muhammad, SH., MH.

Dekan FH UMJ Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., mengaku bahwa dengan latar belakang mahasiswa yang beragam perlu untuk memberikan pemahaman tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Menurutnya, AIK menjadi kurikulum wajib bagi seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA). Dalam hal ini Dwi mengajak untuk memperkuat AIK bagi seluruh mahasiswa.

Ketua PWM DKI Akhmad H. Abubakar, M.M., menyebut bahwa mahasiswa yang berkuliah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah tidak hanya berilmu, tetapi Islami dan berilmu. Hal itu karena diberikan kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai landasan bersikap, bertindak, dan berperilaku.

“Selain di Perguruan Tinggi Muhammadiyah pembelajaran tentang Al-Islam hanya sekitar dua sks, tetapi di Muhammadiyah itu sekitar delapan sks. Hal ini perlu ditambah sebagai upaya mencetak lulusan yang Islami dan berilmu,” tegas Abubakar.

Lebih lanjut, Akhmad H. Abubakar, M.M., menjelaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah gerakan Islam dengan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar yang berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunnah. Menurutnya, jika mahasiswa ingin menjadi sukses perlu memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Jika kita ingin meraih kesuksesan dan kebahagiaan, Tuhan sudah memberikan panduan dalam Al-Qur’an,” ungkap Abubakar.

Abubakar dalam pemaparannya banyak menekankan untuk memberikan ruang dan waktu dalam memahami makna yang terkandung di setiap ayat Al-Quran. Menurutnya, Al-Qur’an selalu menjadi pedoman utama dalam kehidupan manusia. Ia berharap ini menjadi momen berharga untuk mahasiswa dapat mengenal dan memahami makna AI-Islam Kemuhammadiyahan.

Kuliah umum ini disambut antusias oleh mahasiswa hingga memenuhi Aula Prof. Dr. Asro Sosroatmojo, SH. Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum Novaldo Siregar mengungkapkan bahwa pemahaman Al-Islam dan kemuhammadiyahan wajib dimiliki oleh mahasiswa. Menurutnya, baik Muhammadiyah dan para tokohnya telah membuktikan kunci suksesnya dalam mengamalkan AI-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Editor : Dian Fauzalia