Tag: University

Mengenal Student Union, Organisasi Mahasiswa di Coventry University, Inggris melalui Muhammad Ridho Aulia, Mahasiswa Prodi TRKJ UBH Selaku Awardee IISMA 2023

DI dunia pendidikan tinggi, organisasi mahasiswa seringkali menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan diri dan berkontribusi. Dalam pengertiannya, organisasi adalah kumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama/tertentu. Terdapat banyak organisasi yang dinaungi oleh mahasiswa, yang paling banyak orang tahu adalah BEM. Hal ini berbeda dengan kampus di negara-negara UK terkhusus Coventry University, mereka mengenal yang namanya Students Union.

Selama di Coventry University, Muhammad Ridho Aulia, mahasiswa Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta selaku awardee IISMA (Indonesian International Student Mobility Award) dari Universitas Bung Hatta yang dibimbing oleh Prof. Benny Tjahjono selaku Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS) mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang organisasi Students Union ini.

Berbeda dengan organisasi mahasiswa di Indonesia yang biasanya merepresentasikan sistem pemerintahan di negara Indonesia dan terdapat sistem himpunan yang terbatas pada ruang lingkup tertentu, Students’ Union di Coventry University beroperasi sebagai entitas independen yang bekerja sama dengan universitas, yang menggabungkan berbagai elemen dari kehidupan mahasiswa, termasuk himpunan mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, dan berbagai cabang olahraga, menjadi satu kesatuan sehingga dapat dinikmati oleh semua mahasiswa.

Bahkan untuk memberi kebebasan berekspresi, di bawah naungan Students’ Union mahasiswa bisa mendirikan himpunan/komunitasnya sendiri jika tidak terdapat dari pilihan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari beragamnya pilihan society yang ada di website nya.

“Saya sangat terkesan dengan sistem organisasi mahasiswa di sini. Semua dimasukkan dalam satu wadah yaitu Students Union, mulai dari himpunan mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, hingga cabang-cabang olahraga. Jadi semua mahasiswa bisa merasakan manfaatnya. Hal ini bisa saja memungkinkan bagi saya sebagai mahasiswa teknik ikut society biomedis ” ujar Ridho.

Namun, yang membuat Students’ Union ini benar-benar unik adalah fakta bahwa ini bukan hanya organisasi, tetapi juga bisa menjadi profesi. Dengan gaji yang ditawarkan untuk berbagai posisi, Students’ Union ini berdiri sebagai organisasi yang memberikan lebih dari sekedar pengalaman.

“Ini artinya Students Union bukan sekadar organisasi, tapi bisa menjadi profesi. Kita bisa mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen sambil mendapat penghasilan,” imbuhnya.

Selain itu, Ridho juga mengapresiasi independensi dan profesionalisme Students’ Union. Organisasi ini memiliki sistem penggajian untuk orang-orang yang menjalankannya, walau sumber dananya tetap dari kampus (atas kerja sama). Dan meskipun bekerja sama dengan pihak kampus, namun beberapa posisi penting dipegang oleh tenaga profesional yang tak terikat oleh kampus (bukan alumni atau mahasiswa yang pernah kuliah di Coventry University). Siapa saja bisa mendaftar, karena ini juga lowongan kerja.

Organisasi ini juga mengadakan event, workshop dan peluang-peluang lainnya untuk terhubung dengan pelajar dan mahasiswa lainnya. Hal ini dirasakan langsung oleh Ridho yang dapat terhubung dengan orang-orang dari negara dan budaya yang berbeda.

Pengalaman ini tentunya tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan Ridho, tetapi juga membuka cakrawala baru tentang bagaimana organisasi mahasiswa bisa beroperasi dan memberikan manfaat kepada anggotanya.

Dengan sistem organisasi yang independen, universal, dan all-in-one, serta memberikan gaji, Ridho membawa pulang sebuah pertanyaan: Apakah model seperti ini layak diterapkan di kampus-kampus Indonesia?.

Sumber Tulisan : Prof. Benny Tjahjono selaku Professor of Sustainability and Supply Chain Management, Centre for Business in Society (CBiS)

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta, Diana Chitra Hasan, Ph.D Menjadi Dosen Tamu di Bond University Australia

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta, Diana Chitra Hasan, M.Hum, M.Ed, Ph.D diundang oleh Faculty of Society and Design,Bond University Australia untuk menjadi dosen tamu (Guest Lecturer) pada acara Research Seminar Series di Fakultas tersebut. Undangan ini disampaikan langsung oleh Associate Professor Damian Cox, selaku Associate Dean bidang Research.

Sebagai dosen tamu, Diana memberikan kuliah pada hari Rabu tanggal 22 November 2023 dengan topik : Matrilineal Society of Minangkabau, West Sumatera : How It is Practiced in Modern Life.

Perkuliahan dibuka oleh Dr. Beata Webb mewakili Bond University. Dalam sambutannya Dr. Beata menyampaikan, bahwa topik yang disampaikan ini menarik minat banyak dosen-dosen, tidak hanya dari Faculty of Society and Design tapi juga dosen dari berbagai jurusan dilingkungan Bond University seperti dari Prodi International Relation, Psychology, dan Law.

Dalam pemaparan materi kuliahnya, Diana menyampaikan bahwa suku Minang, sebagai suku matrilineal terbesar di dunia, selalu melestarikan adat Minang terutama dalam acara seperti pernikahan. Disebutkan juga di era kemajuan teknologi sangat pesat, ada beberapa perubahan yang terjadi dalam penyelenggaraan pernikahan, baik ditahap Pra pernikahan maupun sesudah pernikahan. Dan perubahan ini lebih banyak terjadi di daerah perkottan dibandingjan dengan daerah pinggiran/desa.

Banyaknya pertanyaan yang disampaikan audience pada sesi tanya-jawab menunjukkan bahwa budaya Minangkabau merupakan topik yang menarik. Seperti disampaikan Dr. Beata Webb pada acara makan siang bagi semua peserta yang diselenggarakan setelah selesai kuliah tamu ini, “ Whoever I talked to, love the topic. People tellsme how much they enjoyed the lecture.

Beata berharap pada kesempatan lain akan dapat banyak belajar tentang topik serupa yang akan memperkaya wawasan dosen dosen untuk disiplin ilmu terkait.(*Dch)

Prof. Dr. Dra. Diana Kartika, Dosen FIB-UBH Beri Kuliah di Sonoda Womans University Jepang

Guru besar Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Dra. Diana Kartika menjadi dosen tamu atau guest lecture dalam program Visiting Lecturer di Sonoda Woman’s University Jepang, sebagai bentuk implementasi dan penguatan kerja sama antara Universitas Bung Hatta dengan Sonoda Woman’s University, di SWU Jepang, 22/11/2023.

Visiting lecturer ini berlangsung di kelas Prof. Ayako Mitsui, dihadiri 5 guru besar lainnya dari Sonoda Woman University, yaitu Prof. Inoue, Prof. Nakanishi, Prof. Yanase, and Prof. Sakamoto (Early Childhood Education Department), Prof. Mitsui (Japanese language Lecturer) dan mahasiswas 6 dari Junior High School English Course, termasuk 2 mahasiswa dari Prof. Inoue’s Seminar dan 3 mahasiswa Exchange.

Disebutkan Prof.Diana, bahawa Universitas Bung Hatta dengan Sonoda Woman’s University telah menjalin kerja sama sejak tahun 2002. Pelaksanaan program kerja sama dengan Sonoda Woman’s University antara lain mengirim mahasiswa Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta untuk mengikuti program Student Exchange selama 1 tahun di Sonoda Women’s Univeristy.

Dalam kesempatan itu, Prof.Diana menyampaikan materi tentang Japanese language learning app for Indonesian and also to implement collaboration between Universitas Bung Hatta and Sonoda to support the Indonesian Language studies to Japanese.

Materi yang disampaikan itu menceritakan banyak hal terkait dengan sejarah singkat tentang Universitas Bung Hatta dan kebudayaan Minangkabau serta hasil penelitian yang tengah dilakukan agar dapat dikolaborasikan bersama untuk penguatan tridharma perguruan tinggi. Harapannya agar mahasiswa Sonoda Woman’s University juga membuat program student exchange ke Universitas Bung Hatta.

Dijelaskan, bahwa saat ini sedang mengembangkan media pembelajaran digital berbasis aplikasi mengenai kosakata. Seperti diketahui bersama bahwa bahasa Jepang menjadi salah satu bahasa asing yang banyak dipelajari di Indonesia dan pemahaman kosakata menjadi salah satu aspek sangat penting dalam penguasaan bahasa Jepang.

Disebutkan juga, bahwa inovasi pembelajaran dengan menggunakan apikasi perlu dikembangkan media penunjang pembelajaran yang interaktif, menarik, dan dapat dilakukan secara mandiri sehingga aplikasi yang tengah dikembangkan ini menjadi media untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang.

Pemaparan materi dikelas selama 4 jam tersebut dilanjutkan dengan pertemuan bersama President Sonoda Woman University yaitu: Prof. Dr. Atsushi Oe dan berkeliling mengunjungi area kampus yang didampingi oleh Azmi mahasiswa Student Exchange dari Universitas Bung Hatta.

Selain menjadi dosen tamu, guru besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta itu selanjutnya memonitoring mahasiswa Sastra Jepang yang sedang mengikuti program student exchange dan magang di perhotelan serta bersilaturahmi dengan alumni Sastra Jepang Universitas Bung Hatta yang telah menetap dan bekerja di Jepang.

Pertemuan dengan mahasiswa dan alumni tersebut, sekaligus menambah input terhadap kompetensi yang dibutuhkan bagi mahasiswa kedepannya setelah menyelesaikan kuliah di Univeersitas Bung Hatta.(*DK)

Perluas Jejaring International, Universitas Bung Hatta Tandatangani Naskah Kerjasama dengan Istambul Gedik University, Turki

Universitas Bung Hatta terus memperluas jejaring internasional dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri, salah satunya adalah dengan Istambul Gedik University, Turki.

Istambul Gedik University adalah kordinator program Erasmus, program yang berkaitan dengan pengelolaan pertukaran mahasiswa maupun dosen.

Kerjasama Universitas Bung Hatta dengan Istambul Gedik University di tandatangani oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA, dan Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof. Ganefri, Ph.D dengan Rektor Istambul Gedik University Prof.Dr.Ahmed Kesik di Istambul Gedik University, 17 November 2023.

Dalam naskah kerjasama tersebut disepakati kedua Perguruan Tinggi setuju untuk bekerjasama dalam kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen dalam program Erasmus, dan bersepakat memenuhi persyaratan yang tertera pada piagam Erasmus.

Melalui pesan singkat dari WhatsApp yang diterima pimpinan Universitas Bung Hatta, Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang juga Rektor UNP menyampaikan,bahwa untuk program yang akan dilaksanakan di tahun 2024, disebutkan Universitas Bung Hatta dan UNP akan mengirim dosen dan mahasiswa ke Istambul Gerdik University dan Istambul Gerdik University juga akan mengirim dosen dan mahasiswanya ke Uiversitas Bung Hatta dan UNP.

Disebutkan juga, bahwa program tersebut akan didanai melalui Erasmus ( European Region Action Scheme for the Mobility of University Students).

Program kerjasama tersebut sebelumnya telah dijajaki oleh Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D saat di undang untuk menghadiri 8th annual Eurasia Education Summit (EURIE) yang di aksanakan di Istanbul, Turki. EURIE Summit adalah konferensi dan pameran pendidikan internasional tahunan, yang mempertemukan para pengelola sektor pendidikan tinggi terkemuka di kawasan Eropa dan Asia.(*Indrawadi)

KUI dan Prodi Kessos Hadirkan Profesor dari California State University dalam Seminar Internasional

Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Jakarta berkolaborasi dengan Prodi Kesejahteraan Sosial (Kessos) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menggelar seminar internasional dengan tema “Lesson From Pandemic: Health for democracy and Implications for Social Work”. Seminar ini digelar secara hybrid di Auditorium Kasman Singodimedjo, Selasa (17/10/23).

Baca juga : Rocky Gerung Jadi Narasumber Stadium General  Mahasiswa FISIP UMJ

Seminar ini diadakan dalam rangka mengembangkan kerjasama dalam level Internasional dengan menghadirkan Prof. Dr. Paul Duongtran dari Departement of Social Work College of Health, Human Service, and Nursing California State University sebagai pembicara utama. Seminar diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika FISIP UMJ dan dimoderasi oleh Dosen Kessos FISIP UMJ, Wa Ode Asmawati, M.Si.

Pada pemaparannya, Paul Doungtran membahas tentang masa transisi dunia pendidikan, dari era normal menjadi era pandemi. Saat itu siswa dan guru harus belajar secara daring dan memicu munculnya masalah pada kesehatan mental.

Paul menjelaskan masalah kesehatan itu muncul pada masyarakat Indonesia yang berdiam di banyak pulau dan sulit mendapatkan akses internet. Terlebih lagi, banyak yang tidak memiliki gawai yang cukup baik sehingga menghambat proses kegiatan belajar mengajar. Tentu hal semacam itu bisa membuat kesehatan mental masyarakat terganggu.

Hal lain yang disorotnya adalah adanya sebagian masyarakat yang tidak mempercayai adanya pandemi. Mereka menganggap pandemi hanyalah tipuan belaka. Tentunya fakta itu membuat pandemi makin sulit untuk ditangani secara medis dan bahkan berdampak pada kesehatan mental tenaga medis.

“Kurangnya perhatian atau apresiasi untuk para garda terdepan membuat mereka menjadi tidak percaya diri. Namun demikian, mereka tetap harus mengerjakan tugas mereka,” ungkap Paul.

Paul menambahkan, kebutuhan akan kesehatan mental tidak terpenuhi selama pandemi. Keadaan itu semakin diperparah dengan menurunnya keadaan ekonomi masyarakat akibat pandemi. Masyarakat mengalami kekhawatiran, keuangan menurun, masalah kesehatan, naiknya tingkat perceraian, hilangnya kualitas hidup, dan juga penurunan kesehatan mental bagi pekerja dan keluarganya.

Dalam kesempatan itu Paul juga menyampaikan harapannya ingin terus melakukan kerjasama dengan UMJ yang menurutnya berpeluang menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang mental health pada tahun 2025 nanti.

Kaprodi Kessos Muhammad Sahrul, M.Si., menjelaskan bahwa Seminar Internasional ditunjukan sebagai pengembangan wawasan global untuk mahasiswa dan dosen tentang isu sosial pasca pandemi.

Lebih lanjut, Sahrul berharap adanya kegiatan Internasional serupa seperti, riset, publikasi jurnal, hingga konferensi Internasional untuk pengembangan program studi kesejahteraan sosial FISIP UMJ.
“Semoga kita bisa lebih banyak ruang dan peluang dari kegiatan ini yang bisa dimanfatkan untuk pengambangan program studi,” jelas Sahrul.

Sebelumnya saat memberikan sambutan Ketua KUI UMJ, Endang Zakaria, berharap seminar internasional ini bisa memicu adanya kerjasama dengan universitas Internasional lainnya.

“UMJ sedang mengembangkan kerjasama bukan hanya di level Asia dan Asean, tetapi juga dengan kampus Internasional lainnya, salah satunya Amerika,” ungkap Endang.

Seminar yang dihadiri ratusan peserta, baik daring maupun luring, ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi tentang kolaborasi internasional antara UMJ dan California State University.

Editor : Tria Patrianti


31

UNJA World Class University, Sering Tampil di Level Internasional hingga Menerima Mahasiswa Asing

Jambi- Universitas Jambi (UNJA) menuju kampus internasional bukan isapan jempol. Berbagai kegiatan dan hubungan internasional dijalin sehingga nama Kampus Pinang Masak ini pun harum di kancah internasional. Bukan hanya di Asia Tenggara, bahkan Asia dan Dunia.

Lomba, kegiatan hingga pembelajaran level internasional sudah menjadi agenda tetap di kampus pimpinan Rektor Pof. Sutrisno ini. Tak hanya aktif mengirim delegasi ke even luar negeri, UNJA juga sudah menerima mahsiswa luar negeri untuk belajar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Terakhir, 10 mahasiswa luar negeri resmi berkuliah di UNJA. Mereka berasal dari beragam negara seperti Thailand, Gambia, Pakistan, Yaman dan Mesir.

Ini membuktikan kepercayaan dunia dengan UNJA meningkat. Apalagi mahasiswa luar negeri di kampus ini sudah di batch 3.

Tak hanya rutin menerima mahasiswa asing, UNJA juga rajin mengirim utusan untuk belajar dan berlomba di luar negeri. Di antaranya mengikuti SEA Teacher Project 2023. Sepuluh mahasiswa yang diutus akan praktik mengajar di beberapa negara di Asia Tenggara.

SEA Teacher Project atau biasa disebut dengan Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia, merupakan program yang memberi kesempatan mahasiswa merasakan praktik mengajar di sekolah-sekolah di negara-negara di Asia Tenggara.

 

Mahasiswa UNJA dikirim ke Don Mariano Marcos Memorial State University, President Ramon Magsaysay State University, dan Mariano Marcos State University. Sebaliknya, UNJA menerima 10 mahasiswa SEA Teacher Project asal Filipina dan Thailand.

Tak hanya itu, di ajang kompetisi, prestasi UNJA di level internasional juga mentereng. Beberapa di antaranya adalah tim Pendidikan Bahasa Arab (PBA) juara I pada lomba “Inovasi Microteaching Digital Internasional Tingkat Asia Tenggara” yang diadakan Universitas Darusallam Gontor 25 Agustus-10 September 2023.

Berikutnya adalah di even International Youth Conference Expedition. Bersaing dengan peserta dari 3 negara di Asia Tenggara, Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UNJA didapuk menjadi 1st Best Paper & Best Presentation pada ‘International Youth Conference Expedition (IYCE) Chapter 3 Countries (Malaysia, Thailand, dan Singapura)’. Adinda Virzilia, menyisihkan 50 peserta dan berhasil mendapat medali emas.

Bukan melulu kompetisi, penampilan tari Prodi Sendratasik FKIP Universitas Jambi (UNJA) juga berhasil memukau publik Jepang. Berkolaborasi dengan Kelompok Indonesia Performing Syndicat Padangpanjang (KIPSP), mereka membawakan “Svarnadvipa et Repertum” di Asia Tri Akita Shensu Park Art Festival, Jepang, 1-4 September 2023.

Ini semua menunjukkan bahwa diversiti keahlian dan kemampuan mahasiswa UNJA sudah bisa disejajarkan dengan kampus level internasional lainnya di Indonesia. Pengalaman tampil dan berkompetisi di luar negeri adalah bekal berharga UNJA menuju World Class University.

Silvia Yuliansari Asril / HUMAS / ist*


Post Views: 129

4000 Lebih Mahasiswa Regular Esa Unggul Ikuti Pre- University Program 2023

Pre University (Pra Education University) Esa Unggul 2023

Esaunggul.ac.id, Seperti tahun-tahun sebelumnya,  Dalam menyambut mahasiswa/i baru yang akan segera memulai perkuliahan pada akhir September nanti, Universitas Esa Unggul mengadakan Pre University (Pra Education University) sebagai persiapan bagi para mahasiswa baru untuk menjalani perkuliahaan pertamanya di Universitas Esa Unggul.

Pre Universitas Esa Unggul tahun ini mengangkat tema “Digital Skill Optimization To Be A Global Citizen With World Class University”. Kegiatan Pre University dilaksanakan pada tanggal 4, 5, 7 September 2023 di 3 kampus Universitas Esa Unggul, yakni Kampus Esa Unggul Jakarta, Kampus Esa Unggul Tangerang dan Kampus Esa Unggul Bekasi.

Penerimaan mahasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru UEU Kampus Jakarta oleh Rektor dan Wakil Rektor Esa Unggul

 

Penerimaan mahasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru UEU Kampus Tangerang oleh Wakil Rektor dan Direktur Kampus Tangerang

 

Penerimaan mahasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa/I baru UEU Kampus Bekasi oleh Wakil Rektor dan Direktur Kampus Bekasi

Tahun ini, Universitas Esa Unggul menerima lebih dari 4000 Mahasiswa baru baik dari dalam kota maupun luar kota. Jumlah mahasiswa Esa Unggul tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada kegiatan pelaksaan Pre University, acara terlebih dahulu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Esa Unggul dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Jerry Maratis., M.fis. Selepas itu, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kerjasama Bapak Dr. Muhammad Fachruddin Arrozi, SE,Ak., M.Si, membuka acara Pre University, Kemudian acara Pre University dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma, Among Praja, MBA, IPU., ASEAN Eng.

sambutannya Rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir. Arief Kusuma, M.B.A, IPU., ASEAN Eng

Dalam sambutannya Rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir. Arief Kusuma, M.B.A, IPU., ASEAN Eng menjelaskan bahwa Pre University Esa Unggul merupakan acara tahunan yang diadakan pihak kampus untuk menyambut mahasiswa baru esa unggul. kegiatan Pre University bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan kampus dan seluk beluknya sehingga mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan dunia perkuliahan dan lingkungan Esa Unggul karena dunia kuliah dan SMA sangatlah berbeda.

“Selamat datang mahasiswa/i baru Esa Unggul, kalian semua sudah resmi menjadi bagian dari Civitas Akademi Esa Unggul, Civitas Akademi Esa Unggul adalah bagian (keluraga ) esa unggul baik karyawan esa unggul, dosen maupun alumni terutama kalian semua mahasiswa/I.”Tuturnya.

Rektor Esa Unggul pun menjelaskan bahwa esa unggul adalah perguruan tinggi kelas dunia berbasis intelektualitas, kreatifitas dan kewirausahaan.

“Sebagai Perguruan Tinggi yang mengedepankan jiwa intelektualitas, kreatifitas dan kewirausahaan, dalam Pre University meskipun kalian berbeda jurusan namun di Esa Unggul pondasi awal yang akan dibangun untuk jiwa kalian ialah komunikasi yang baik” terang Arief.

Kemudian acara ditutup dengan foto bersama sama oleh selururuh Civitas Akademika Esa Unggul dan ditutup oleh akustikan dari UKM band Esa Unggul.

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema The Power of Play: English For Young Learnes. Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan Faculty of Education Monash University Australia, yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ, Kamis, (07/09/2023).

Baca Juga : Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason

Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai keynote speaker menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain.

Bermain menjadi ajang komunikasi langsung yang dipraktikan dalam suasana menyenangkan. Rumah dan komunitas bermain merupakan ruang penting untuk anak-anak. Hal ini karena orang tua berperan sebagai pendidik pertama bagi anak. Sedangkan interaksi sosial dapat membentuk kebiasaan berkomunikasi.

Lebih lanjut, Keary mengatakan itulah mengapa anak usia dini dapat menyerap banyak bahasa setelah terpenuhinya bahasa di rumah. Namun penggunaan bahasa di suatu keluarga tidak selalu sama, seperti misal mayoritas keluarga di Indonesia beragama Islam, maka anak diajarkan sejak dini cara membaca bahasa Arab.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FIP UMJ, Prof. Dr. Iswan, M.Si., dalam sambutannya menyatakan dengan meningkatnya era teknologi, pembelajaran tentu harus dipersiapkan lebih jauh untuk masa depan peserta didik. “Semoga dengan kolaborasi ini dapat menjadi ajang sharing dalam mendidik anak-anak untuk masa depan yang lebih baik. Saya harap selalu ada event-event yang bisa memberikan dampak positif untuk kedua institusi dalam kerja sama ini,” ujar Iswan.

Diskusi akademik bukan kegiatan pertama yang diselenggarakan UMJ dengan Monash University. Sejak tahun 2018, UMJ telah menjalin kerja sama dengan Monash University. Diskusi ini turut dihadiri oleh sejumlah sivitas akademika UMJ, yang diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Editor : Budiman


20

Azmi Arzysuci Putichania Mahasiswi Sastra Jepang Berangkat Ikuti Program Student Exchange di Sonoda Women’s University Womens University, Hyogo-Ken, Jepang

Bertempat di ruang kerja Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA.,melepas keberangkatan Azmi Arzysuci Putichania, mahasiswi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta angkatan 2021 untuk mengikut program Studen Exchange ke Womens University, Hyogo-Ken, Jepang selama setahun.

Bersamaan dengan itu Rektor juga menyambut Milenia Sevtani, mahasiswi Sastra Jepang angkatan 2018 yang baru kembali usai mengikuti program yang sama dengan Azmi, Milenia berangkat tahun lalu ke Womens University, Hyogo-Ken, Jepang.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Diana Chitra Hasan, M.Hum., M.Ed, Ph.D, didampingi Ketua Prodi Sastra Jepang Oslan Amril, S.S., M.Si saat melepas dan menyambut mahasiswi tersebut menyebutkan, bahwa Program Studi Sastra Jepang setiap tahunnya mengirimkan mahasiswinya untuk mengikut pertukaran pelajar di Jepang. Disebutkan Dekan, Universitas Bung Hatta telah menjalin kerjasama dengan Sonoda Women’s University sejak tahun 2002.

Ditambahkan Dekan, program pengiriman mahasiswi ke Jepang kali ini merupakan pengiriman yang ke 21 semenjak Universitas Bung Hatta menjalin kerja sama dengan Sonoda Womens University Jepang. Selama disana, selain mengikuti perkuliahan juga akan terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan kampus, seperti mengikuti lomba pidato bahasa Jepang antar orang asing, pengenalan budaya Indonesia khususnya budaya Minangkabau kepada masyarakat Jepang serta beberapa kegiatan kemahasiswaan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA, berpesan agar selama berada di Jepang Azmi untuk selalu menjaga kesehatan, dan menyesuaikan dengan adat dan kebudayaan, membangun jaringan dan tentunya menjaga nama baik Universitas. Rektor juga berpesan kepada mahasiswi yang baru kembali agar membantu dan berbagi pengalaman kepada yang akan berangkat, serta memotivasi mahasiwa lainnya untuk dapat mengikuti program-program selanjutnya.(*Indrawadi).

Jambi University Participates in The 2023 AHEC Exhibition in Bandung

Bandung – Jambi University participated in enlivening the 2023 AHEC education and innovation exhibition as a participant. This exhibition was held on 25th and 26th of August 2023 at the Padjadjaran University, Bandung with the theme of the exhibition is “Higher Education as The Epicentrum of Growth with Issues in Technology and Energy, Health, Environment, Agriculture and Culture”.

This exhibition was also attended by various universities in ASEAN. At each of the booth from various universities exhibited such as in terms of education and learning technology and innovation, technology and innovation in research and its implementation, excellent products for higher education and industry and so on.

Prof. Dr. rer.nat. Rayandra Asyhar, M.Si. said that, we are introducing lecturer’s products, PHP2D student’s products and matching fun such as honey gourd, gerga orange, Jambi batik, resam grass woven bags, plates that made out of areca fronds, compost, honey, snacks that made out of pinepapple named Nakrezz and other products. Earlier, the general director of higher education, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng, also gave attention to UNJA’s booth and many universities bought various products that displayed by UNJA, such as from UNPAD, UNSYIAH, Palangkaraya University, ITERA, Bangka Belitung University and Tadulako University. They were impressed with UNJA’s vision of agro-industry and environment as well as our regional plant-based products. We also explained about the integrated laboratory village and from ITERA promised to come to UNJA to study about it. Because integrated laboratory village is integrated and continuous.

By holding the 2023 AHEC exhibition, it is certainly hoped that it can become a platform for every university in ASEAN to work together, support each other, share information and knowledge about universities matters that are really need to support the development and progress of quantity and quality in each university.

HUMAS / M. Farisi / Fiqih LA


Post Views: 47