Tag: UNJA

Tim Pro-IDe HIMA EP UNJA Bantu Warga Desa Tanjung Lanjut Kembangkan Batik Motif Bunga Liontin

JAMBI,- Tim Program Inovasi Desa (Pro-IDe) Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMA EP) Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan programnya dengan membantu warga Desa Tanjung Lanjut untuk mengembangkan batik dengan motif yang memanfaatkan bunga liontin sebagai ciri khas desa tersebut. Dilaksanakan pada 21 Oktober 2023.

Tim Pro-IDe HIMA EP UNJA yang berjumlah 14 orang tersebut melakukan kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam membuat batik dan mengembangkan motif batik Bunga Liontin.

Bunga Liontin merupakan bunga dari Pohon Putat yang menjadi ikon di Danau Tangkas, Desa Tanjung Lanjut. Bunga ini memiliki bentuk yang unik seperti liontin, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Kami melihat bahwa warga Desa Tanjung Lanjut memiliki potensi besar untuk mengembangkan batik. Namun, mereka masih membutuhkan pendampingan dalam hal keterampilan dan motif batik,” ujar ketua tim, Rts. Nur Rahmawati.

Selama kegiatan pendampingan, tim Pro-IDe HIMA EP UNJA memberikan pelatihan kepada warga tentang pembuatan batik tulis. Pelatihan ini meliputi proses pewarnaan, pengecapan, dan finishing.

Selain itu, tim Pro-IDe HIMA EP UNJA juga membantu warga untuk mengembangkan motif batik yang memanfaatkan bunga liontin. Tim ini melakukan brainstorming bersama warga untuk menghasilkan motif batik yang unik dan menarik.

“Kami ingin menghasilkan motif batik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai filosofis yang kuat,” ujar Rts. Nur Rahmawati.

Tanggapan Warga Desa Tanjung Lanjut sangat antusias dengan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim Pro-IDe HIMA EP UNJA. Mereka mengaku banyak belajar dari kegiatan ini, terutama dalam hal keterampilan membuat batik dan pengembangan motif batik.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim Pro-IDe HIMA EP UNJA yang telah membantu kami mengembangkan batik. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, sehingga kami dapat meningkatkan keterampilan dan menghasilkan produk batik yang berkualitas,” ujar Siti Aminah, salah satu warga Desa Tanjung Lanjut.

Kepala Desa Tanjung Lanjut, Edi Sugito, menyambut baik kegiatan pelatihan ini. Ia berharap, pelatihan ini dapat menjadi awal kebangkitan wisata edukasi membatik di Desa Tanjung Lanjut.

“Kami akan terus mendukung pengembangan wisata edukasi membatik di desa kami,” kata Edi.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS / ist*


Post Views: 83


Pro-IDe UNJA, Program Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Desa

JAMBI,- Program Inovasi Desa (Pro-IDe) Universitas Jambi (UNJA) sudah sampai dan tepat ke sasaran. Program-program yang diimplementasikan di berbagai desa sangat relate dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di masyarakat.

Kearifan lokal di desa menjadi pertimbangan utama juga untuk menjalankan program ini. Banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan untuk memajukan desa.

Beberapa potensi desa yang berhasil diangkat akhirnya bisa menjadi keunggulan desa. Sesuai semangat Pemerintah RI yang melakukan pembangunan berbasis desa.

Salah satu di antaranya adalah yang dilakukan Tim Pro-IDe FAPET UNJA, tim ini mengubah limbah pasar jadi sumber pakan Itik Petelur Mojosari, di Desa Lubuk Ruso, Pemayung, Kabupaten Batanghari.

Mengolah limbah pasar berupa sayur dan buah, tim mengajak masyarakat setempat mengolahnya menjadi pakan ternak. Dengan teknik fermentasi, limbah tersebut bisa berguna bahkan menambah produktivitas Itik Petelur itu.

Sementara di Desa Pudak, Muaro Jambi, Labu Madu dikembangkan menjadi mie. Kali ini dilakukan mahasiswa UKM Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) UNJA.

Dilabeli ‘MILADU’ (Mie Labu Madu), tim memberi sosialisasi dan pelatihan pengolahan Labu Madu menjadi mie. Produk ini pun dijamin aman, sebab menggunakan bahan alami, tanpa boraks dan bahan kimia lainnya.

Di Desa Rengas Bandung, Muaro Jambi, mahasiswa memberikan 2 inovasi sekaligus. Diversifikasi jagung jadi pangan bentuk lain dan bio pestisida.

Tim Pro-IDe GEMPITA SAD beranggotakan mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat dan Prodi Agroekoteknologi. Sesuai disiplin ilmunya masing-masing, 2 produk pun lahir dari buah pemikiran mereka.

Hilirisasi produk jagung tersebut adalah ‘DOJA Rebung’ (Dodol Jagung Rengas Bandung), dan produk kedua ialah pupuk bio pestisida yang mampu menyuburkan tanaman jagung dengan proses alami.

Masih banyak inovasi mahasiswa UNJA di Pro-IDe ini. Selain beberapa program dan produk di atas, pemanfaatan limbah kulit nanas di Desa Tangkit juga sudah berjalan cukup lama.

Bukan hanya di bidang sains, Pro-IDe UNJA juga menyasar penguatan sumber daya manusia. Salah satunya dilakukan tim Pro-IDe IMADIKA di Desa Sengkati Kecil, Muaro Jambi.

Di lokasi itu tim memberi penguatan literasi dan numerasi terhadap warga lokal dan anak-anak sekolah. Mereka bersama warga belajar dan mengembangkan keterampilan baru, seperti manajemen proyek, kerja sama tim, hingga peningkatan kualitas pendidikan.

Dimas Anugrah Adiyadmo / HUMAS / ist*


Post Views: 31


Peresmian MILADU (Mie Labu Madu): Inovasi Mahasiswa UNJA Dalam Mendorong Ekonomi Desa Pudak

JAMBI,- Tim mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) Universitas Jambi (UNJA) yang mengikuti Program Inovasi Desa (Pro-IDe) melakukan Peresmian Produk MILADU ( Mie Labu Madu). Berlokasi di Kantor Desa Pudak Kabupaten Muaro Jambi pada 29 November 2023.

MILADU adalah sebuat produk yang dihasilkan oleh mahasiswa UKM PIB UNJA yang berbahan dasar campuran labu madu, mentega, telur dan tepung. MILADU ini terjamin untuk kesehatan karena tanpa menggunakan borax dan bahan lainnya.

Tim mahasiswa ini terdiri dari 14 orang yaitu Muhamad Juanda, Frety Zinta, Frety, Nur Khanifah, Maulidiani Addawiyah, Maulid, Ronaldo Aidil Putra, Zahra Septira, Raden Ahmad Irpan, Azimas Prayoga, Camelia, Camelia, Bela Santia, Bela, Rila Yunita, Rila, Maula Hayati Saptarini, Diel Fero Sihombing, dan Fajar Dwi Aryondo.

Adapun tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa laboratorium terpadu Universitas Jambi.

Muhammad Juanda selaku ketua tim menyampaikan motivasi awal dan harapannya terhadap produk yang telah mereka buat.

“Motivasi awal kami dalam membuat produk ini yaitu melihat potensi besar labu madu di Desa Pudak yang dapat dikembangkan, serta harapan kami yaitu semoga berkelanjutan dari pihak mitra di Desa Pudak dan pemasaran mie labu madu yang pesat dikalangan masyarakat,” ungkapnya.

Dr. Dra. Heriberta, M.E. Selaku dosen pembimbing menyampaikan tanggapannya terkait mahasiswanya yang inovatif dan kreatif.

“Menanggapi kreativitas mahasiswa saya senang sekali bahwa ternyata mahasiswa kita memiliki Inovatif dan kreatif, dengan melihat potensi Desa Pudak salah satunya adalah menghasilkan labu madu dan mereka mempunyai pemikiran untuk merubah labu madu menjadi produk mie, kegiatan ini dalam rangka meningkatkan Pemberdayaan ekonomi local. Pak Kadesnya senang bahkan menyampaikan mohon bantuannya ke UNJA untuk melakukan edukasi kepada masyarakat Desa Pudak Kecamatan Kumpe Ulu ditingkatkan,” ungkapnya

Dr. Heriberta juga menyampaikan harapannya terkait produk yang telah diciptakan oleh mahasiswanya.

“Harapannya, Produk MILADU (Mie Labu Madu) yang telah dihasilkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, selain itu harapannya Produk MILADU (Mie Labu Madu) bisa diproduksi terus menerus dan dipasarkan secara luas,” tutupnya.

Silvia Yuliansari /Fara / HUMAS


Post Views: 142

Selamat! Fakultas Hukum UNJA Raih Akreditasi Internasional FIBAA

JAMBI,- Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) Univeristas Jambi (UNJA) berhasil meraih akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

FIBAA adalah salah satu lembaga akreditasi internasional yang berkedudukan di Jerman. Reputasi FIBAA diakui terutama oleh negara-negara berbahasa Jerman yaitu Jerman, Swiss, dan Austria. Lembaga ini mulai berdiri tahun 1994 atau sudah lebih dari seperempat abad diakui kiprahnya.

Akreditasi FIBAA yang diperoleh FH UNJA berlaku selama 5 tahun ditetapkan pada tanggal 29 November 2023 sampai dengan 28 November 2028.

Dengan akreditasi ini, FH UNJA dapat berpartisipasi dalam skala internasional, seperti pertukaran pelajar ke berbagai perguruan tinggi di Eropa. Kehadiran FIBAA dalam mengakreditasi FH UNJA diakui sebagai langkah signifikan dalam mengukuhkan kualitas pendidikan hukum di tingkat global.

Akreditasi internasional ini juga akan membantu mahasiswa mendapatkan pengakuan global atas gelar mereka dan meningkatkan peluang mereka untuk berkarir di tingkat internasional.

Dekan Fakultas Hukum UNJA Dr. Usman, S.H., M.H. Menyampaikan ucapan terima kasih nya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses akreditasi ini.

“Alhamdulillah, Prodi S1 Hukum FH UNJA terakreditasi FIBAA, kami atas nama pimpinan FH mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan tendik yg berpartisipasi dalam proses akreditasi, khususnya tim akreditasi FIBAA, Ibu Retno, Pak M Rafik, Yusuf, Ibu Prof. Hafrida dan kawan- kawan, terimakasih kepada pimpinan fakultas Hukum dan pimpinan Universitas Jambi yang telah mendukung proses akreditasi,” Pungkasnya.

Silvia Yuliansari / Fara / HUMAS


Post Views: 379

Cerita PMM 3 UNJA di Univeristas Mataram, Jelajahi 1001 Keindahan Alam di NTB

JAMBI,- Universitas Jambi (UNJA) secara serentak melakukan monitoring dan evaluasi Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 ke 78 Perguruan Tinggi penerima yang tersebar diseluruh Indonesia, pada Senin, 27 November 2023.

Tim Mentoring dan Evaluasi (MONEV) UNJA yang datang mengunjungi Universitas Mataram (UNRAM) yaitu Dr. Ervan Johan Wicaksana, S.Pd., M.Pd., M.Pd.I., CIT bersama Tubagus Zam-Zam Al Arif, S.Pd., M. Pd. hal ini tentunya disambut baik oleh Aurelius Rofinus Lolong Teluma, S.S., M.A bersama Hafizah Awalia, M. Sosio. selaku Tim koordinator PMM PT penerima.

Tari Septia Dawanti salah satu mahasiswa PMM pada saat sharing session menyampaikan bahwa dalam metode pembelajaran beberapa mahasiswa mengungkapkan hal menarik yang mereka dapatkan setelah hampir empat bulan mengikuti proses pembelajaran.

“Secara umum metode pembelajaran masih sama dengan di UNJA. Namun pastinya ada beberapa ilmu yang tidak bisa kita dapatkan di Jambi tapi bisa kita rasakan disini. Seperti mengunjungi secara langsung industri madu Trigona, salah satu madu yang terkenal di Lombok karena rasanya yang kecut dan asam. Saya pribadi diberi kesempatan untuk mencicipi madu Trigona langsung dari sarangnya dan hal tersebut adalah pengalaman menarik yang saya dapatkan saat belajar disini,” ungkapnya.

Nina Nurhayati mahasiswa Prodi Kehutanan juga menambahkan kesannya pada saat berada di Universitas mataram.

“Dalam hal pembelajaran, mungkin ada yang sedikit unik dan menarik selama saya menjadi mahasiswa disini, salah satunya adalah pembelajaran terbuka yang bisa mahasiswa dapatkan di Kantin kehutanan bersama Dosen dengan suasana santai,”ungkap nina.

Bety Zania mahasiswa program studi PPKN menyampaikan terkait dengan Modul Nusantara, para mahasiswa mengaku senang dengan setiap kegiatan yang pihak Universitas Mataram rangkai.

“Kita tahu bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki keindahan yang sangat luar biasa baik dari sosial, budaya serta bentangan alamnya. Selain dapat menggenal teman-teman dari seluruh Indonesia, melalui modul nusantara kami juga diberi kesempatan untuk mengenal adat istiadat yang ada di pulau Lombok seperti Desa Sade dan Bayan. Tak lupa kami juga diberi kesempatan menikmati keindahan Lombok, puncaknya adalah ketika kami menginap dan melakukan Snorkeling di Gili Trawangan,” jelasnya.

Mengunjungi Desa Sade dan Snorkeling menjadi agenda modul nusantara yang disusun Universitas Mataram.

Aurelius Rofinus Lolong Teluma, S.S., M.A. selaku ketua koordinator PMM 3 Universitas Mataram mengungkapakn selain Modul Nusantara, mahasiswa PMM Inbound Unram tentunya dapat mengeksplor keindahan Lombok secara mandiri.

“Kami tentu tidak melarang para mahasiswa yang ingin mengeksplor berbagai sudut keindahan yang ada di Lombok seperti mendaki gunung Rinjani dan berkeliling secara mandiri termasuk pergi ke Bali. Namun, tentunya dengan melewati beberapa prosedur yang telah kami tetapkan,” pungkasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa Universitas Jambi selalu menjadi PT Pengirim Peserta PMM terbanyak setiap tahunnya dan Universitas Mataram juga siap untuk menyambut mahasiswa PMM dari Universitas Jambi tahun depan.

Silvia Yuliansari / Fara / HUMAS


Post Views: 105

Mahasiswa UNJA Beraksi; Sosialisasi Wirausaha Herba dan Kompos di SMK-PP Jambi


JAMBI,- Tim mahasiswa Prodi Peternakan Angkatan 2021 Universitas Jambi (UNJA) melakukan kolaborasi Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Herba Nesa dan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Kompos Jegriko dengan tema ‘Pemanfaatan Lengkuas untuk Dijadikan Obat Herbal Scabies untuk Hewan x Pengolahan Feses Sapi dengan Memanfaatkan Limbah Daun Swietenia Macrophylla’ yang dilaksanakan pada Sabtu, 09 Desember 2023 di SMK-PP Negeri Jambi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan – Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PP) Jambi di jurusan peternakan agar berani berinovasi dari bahan-bahan yang mudah didapat di lingkungannya. Adapun anggota yang tergabung dalam kegiatan ini terdiri dari 4 orang, yaitu Adelia Wulandari, Syariful Iman, Rini Mayang Sari, dan Memo Darmawan.

Persiapan awal mereka untuk melaksanakan kegiatan ini dimulai dari pembuatan materi PPt serta pembuatan produk Herba Nesa dan Kompos Jegriko.

“Harapan kami terhadap kegiatan ini semoga Herba Nesa dan Jegriko terus berkembang dan dapat memberikan manfaat kepada banyak orang,” ungkap mereka.

Dr. Ir. Endri Musnandar, M.S. selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengatakan akan selalu mendukung atau mendorong mahasiswanya untuk berpikir kreatif dan inovatif.

“Kami berkomitmen untuk selalu mendorong mahasiswa agar dapat berpikir kreatif ataupun berkreasi untuk memberikan karya-karyanya yang inovatif dan juga menjaga lingkungan,” tutur beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Juwita / HUMAS


Post Views: 66



Tim Pro-IDe FAPET UNJA Ubah Limbah Pasar jadi Sumber Pakan Itik Petelur Mojosari

BATANGHARI,- Tim Program Inovasi Desa (Pro-IDe) Fakultas Peternakan (FAPET) Universitas Jambi (UNJA) melakukan kegiatan sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatan pakan ternak Itik Petelur Mojosari (anas platyrhyncos) dari limbah pasar, serta melakukan penataran pembuatan telur asin. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Lubuk Ruso, Pemayung, Kabupaten Batanghari, pada Kamis (7/12/2023).

Tim ini diketuai oleh Tito Febriansyah dengan anggotanya, yaitu M. Raihan, Mitna, M. Fahrudin, Ilham, Asya Amilia, Hafidz Wibisono, M. Teguh, Ali Aksan, Tanta Morina, Nurmayenti, Puji Efrianto, dan Dinda Aulia.

Itik merupakan komoditas ternak unggas lokal yang sangat potensial sebagai penghasil telur. Ketersediaan bahan pakan khususnya di Desa Lubuk Ruso sangat terbatas dan menjadi masalah utama bagi peternak. Menurut data lapangan dari Pasar Sayur Desa Lubuk Ruso, limbah sayuran yang dihasilkan mencapai kurang lebih 100 kilogram per hari.

Oleh karena itu, tujuan mereka melaksanakan kegiatan ini yaitu untuk memperkenalkan kepada masyarakat setempat bahwa limbah sayur bisa diolah menjadi pakan untuk ternak itik dan menjelaskan bahwa pembuatan telur asin itu mudah.

Dalam kegiatannya, persiapan yang mereka lakukan yakni menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan, seperti mengambil limbah sayur dari pasar sebagai bahan utama pembuatan pakan fermentasi untuk ternak itik dan menggiling batu bata sebagai media pembuatan telur asin.

Mitna sebagai perwakilan tim berharap melalui program yang mereka jalankan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa.

“Kami berharap dengan adanya PRO-IDE ini, masyarakat Desa Lubuk Ruso dapat menerapkan ilmu yang telah diberikan dan memanfaatkan limbah pasar secara terus menerus agar tidak terbuang sia-sia serta bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Ir. Wiwaha Anas Sumadja, M.Sc., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing mengatakan bahwa kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat Desa Lubuk Ruso.

“Ini merupakan hal yang baru bagi masyarakat di Desa Lubuk Ruso sehingga sambutan masyarakat cukup baik. Bahkan dari tokoh masyarakat Lembaga Adat berharap sekali kegiatan seperti PRO-IDE ada terus dilaksanakan di desa tersebut. Karena terasa ada pembaharuan dalam pengetahuan yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya,” pungkas beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Yulia Zani / HUMAS


Post Views: 60


Tim Mahasiswa FH UNJA, Raih Juara 1 Best Essay dan Penghargaan Best Group of FGD dalam Ajang Semar Law Fair 2023 di UNS Solo

JAMBI,- Tim mahasiwa Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih prestasi dalam Forum Mahasiswa Hukum Indonesia Tahun 2023 pada Ajang “Semar Law Fair Mahasiswa Fakultas Hukum” yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) SOLO kegiatan berlangsung di Surakarta, Hotel Lorin, 7-12 Desember 2023.

Tim ini terdiri dari Hidayatullah Pratama (Ilmu Hukum, 2020) dan G. Febiola Sirait (Ilmu Hukum, 2021) yang berhasil meraih Juara 1 “Kategori Best Essay”, dengan essay yang berjudul “Rekonstruksi Hukum Pemilihan Umum Nasional berbasis Hukum Progresif Melalui Upaya Penguatan Fungsi BAWASLU”

Tim mahasiswa ini menyadari bahwa mengikuti Forum Mahasiswa Hukum Indonesia adalah bentuk antusias sebagai mahasiswa hukum untuk dapat bertukar pikiran dengan mahasiswa hukum lainnya se-Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut pada tahun ini memiliki tema besar yaitu “Membedah Sistem Pemilu Indonesia Memarkahi Polarisasi hingga Keculasan Pemilu” sangatlah bertepatan dengan keadaan Indonesia sebagai negara demokrasi akan menyelenggarakan Pemilu 2024. Atas topik tersebut, mereka dapat merepresentasikan mengenai urgensi agar mahasiswa dapat menciptakan pemilu yang demokrasi dan adil, serta harus berpartisipatif dan kritis dalam menghadapi pemilu kedepan.”

Ajang perlombaan ini diikuti oleh 11 Universitas dari seluruh Indonesia. Atas keberhasilan tim mahasiswa tersebut membuat mereka membawa pulang hadiah berupa trophy dan uang pembinaan.

G. Febiola Sirait sebagai perwakilan dalam tim menyampaikan bagaimana persiapan persipan yang telah mereka lalui.

“Dalam persiapan, kami perlu membuat essay agar nantinya di seleksi dan berhasil menjadi delegasi dalam kegiatan ini. Ada 3 Subtema yang dihadirkan dan kami memilih Subtema ketiga yang mana kami mempersiapkan segala aspek penting mulai dari judul, isi essay, kriteria penilaian essay dan sebagainya. Persiapan kami tidaklah mudah sampai pada posisi ini, banyak tangisan dan juga dilema. Namun selama persiapan kami dibimbing, diarahkan dan berdiskusi dengan pihak pihak yang berhubungan dengan judul penulisan kami seperti lembaganya, dosen, dan mahasiswa,” ungkapnya.

G. Febiola Sirait juga menyampaikan harapan dari kegiatan dan forum yang diikutinya. Harapan dari kegiatan ini adalah mahasiswa hukum dapat menciptakan pemikiran yang kritis dan visioner terhadap pemilu kedepannya.

“Dengan kegiatan ini kita berharap dapat menciptakan pemikiran yang kritis dan visioner terhadap pemilu kedepan kemudian mewujudkan pemilu yang sesuai dengan berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, dan diharapkan kegiatan Forum seperti ini dapat dilaksanakan dimanapun agar mahasiswa dapat bertukar pemikiran dalam mencari solusi,” harapnya.

Selain tim tersebut, terdapat tim lain juga yaitu Afif Dibtriosi (Ilmu Hukum, 2020), dan Theresia Agnes Monica Silaen (Ilmu Hukum, 2020) yang berhasil mendapatkan nominasi penghargaan “Best Group of FGD”. Penilaian yang mereka dapat, diberikan atas penampilan mereka dalam mengajukan argumentasi secara lugas dan logis.

Dr. Arrie Budhiartie, S.H., M.Hum., selaku dosen pembimbing tim mahasiwa menyampaikan alasan dari essay yang dibuat mahasiswanya rasa bangga terhadap mahasiswa-mahasiswa yang dibimbingnya.

“Essay yang mereka tulis berawal dari keprihatinan mereka atas fungsi BAWASLU yg ternyata tidak sesuai dengan konsep UU No. 7 thn 2023. Mereka melihat lembaga sepertinya kurang berfungsi dalam menyelesaikan sengketa pemilu, sehingga mereka melihat celah bahwa hukum progresif dari Prof Satjipto sejatinya dapat menjadi jawaban dari keprihatinan mereka terhadap penyelenggaraan fungsi BAWASLU,” ungkap Dr. Arrie Budhiartie, S.H., M.Hum .

Dr. Arrie Budhiartie, juga menyampaikan rasa bangga terhadap mahasiswa-mahasiswa yang dibimbingnya.

“Terkait lomba essay yang mereka ikuti, awalnya adalah murni inisiatif mereka sendiri. Prama dan teman-teman lain, mereka adalah anak-anak yang aktif di HIMA dengan prestasi yang cukup baik. Proses bimbingan mereka cukup cepat karena saya hanya memberikan arah dan logika berpikir secara ilmu hukum dan memperbaiki tata bahasa mereka, sisanya adalah berdasarkan ide-ide dari mereka sendiri. Atas pencapaian mereka tersebut, saya merasa bangga karena mahasiswa-mahasiswa bimbingan saya mampu meraih yang terbaik,” pungkasnya.

Silvia Yuliansari / Annisa / HUMAS


Post Views: 134

‘Batoku’ Produk Kriya Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa UNJA

MENDALO,- Tim Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Universitas Jambi (UNJA) mendayagunaan Batok Kelapa menjadi seni kriya berbasis kearifan lokal ramah lingkungan di era modern hingga menjadi produk yang bernama “Batoku Jambi”. Pelaksaan kegiatan PMW ini berlangsung pada Maret-November 2023.

Tim PMW ini diketuai oleh RD. Azi Kusuma Wijaya bersama 4 anggotanya, yaitu Fauzi Nugraha, Natata Julian, Shevi Nurbaeti, dan Fitri Yani. Dengan Dr. Nurida Isnaeni, S.E., M.Si., selaku Dosen Pembimbing dari tim PMW.

Batoku Jambi sendiri merupakan produk kerajinan tangan dari Batok Kelapa, seperti miniatur ikon Jambi, gelang, kalung, cincin, gantungan kunci, hingga hiasan meja. Berbeda dari produk Batok Kelapa lainnya, Batoku Jambi menggunakan 2 jenis batok yang memunculkan gradasi warna. Produk Batoku Jambi terpilih menjadi 3 wirausahaan terbaik dalam kegiatan PMW 2023.

Azi Kusuma Wijaya berharap produk yang dihasilkan bisa maju serta mendorong pelaku usaha muda untuk berkecimpung di ranah usaha hingga memunculkan ekonomi kreatif.

“Harapannya, usaha yang kami jalankan dapat maju dan berkembang, dan kami dapat menjadi contoh pelaku usaha muda yang bergerak di salah satu sektor ekonomi kreatif yaitu kriya, serta dapat mengedukasi generasi muda untuk mulai berwirausaha dan menjadi entrepreneurship,” ujar Azi.

Dr. Nurida Isnaeni, S.E., M.Si. selaku Dosen Pembimbing, mengungkapkan rasa bangganya kepada tim PMW yang sudah menciptakan produk inovatif Batoku Jambi.

“Saya sebagai Dosen Pembimbing sangat bangga, karena produk kriya Batoku Jambi berbeda dari produk Batok Kelapa daerah lain, dengan menggunakan 2 jenis batok, berwarna putih dan coklat sehingga memunculkan gradasi warna menarik dan unik. Selain itu, kerajinan ini berbentuk 3 dimensi yang bisa dilihat dari berbagai sisi,” tutur Dr. Nurida.

Beliau juga mengungkapkan bahwa produk Batoku Jambi ini sudah ditampilkan di Uniqlo Jambi Town Square (Jamtos) Mall, serta berharap produk ini bisa dikembangkan secara berkelanjutan hingga menembus pasar internasional.

“Tak lupa produk ini sudah berada di display UNIQLO Jamtos. Saya berharap produk Batoku Jambi berkelanjutan, memiliki varian yang lebih beragam sebagai solusi home decor, menjadi produk unggulan UNJA sebagai cinderamata, memiliki galeri sendiri, dan bisa menembus pasar internasional,” pungkas beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo / Kaka / HUMAS


Post Views: 29


Prestasi Gemilang Mahasiswa FKIP UNJA Raih Juara 3 Dalam Lomba Esai Nasional History Expo V

JAMBI,- Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) angakatan 2022 Lia Anggini, berhasil meraih Juara 3 lomba esai pada ajang Lomba Esai Nasional History Expo V dengan tema “Merawat Tradisi Indatu, Melalui Adat dan Budaya Aceh”. Berlangsung daring di Universitas Syiah Kuala Aceh pada 25-26 November 2023.

Dari 20 peserta yang ikut serta dalam lomba tersebut, Lia berhasil meraih juara 3 dan menerima sertifikat dan uang pembinaan sebagai apresiasi dari perlombaan tersebut.

Adapun pesiapan yang dilakukan Lia Anggini sebelum ia mengikuti perlombaan ini yaitu membaca jurnal dan literatur lain yang bisa menunjang penulisan serta mencari permasalahan yang bisa diangkat dalam menulis esai.

Lia Anggini mengungkapkan Motivasi dan harapannya untuk ke depan dalam ajang lomba penulisan esai lainnya.

“Motivasi awal saya mengikuti lomba ini karena ingin mengembangkan keterampilan menulis esai saya dengan tema yang cukup unik yaitu tentang adat dan budaya, serta harapannya semoga bisa mengikuti lomba esai lainnya di ajang yang lebih bergengsi,” ungkapnya

Kaprodi Pendidikan Sejarah FKIP UNJA, Drs Budi Purnomo, M.Hum., M.Pd. mengungkapkan rasa bangga dan harapanya terhadap Lia Anggini.

“Alhamdulillah dan selamat buat Lia Anggini yang telah berhasil menorehkan prestasi tingkat nasional. Saya bangga dan sangat mendukung bahwa prestasi yang dicapai Lia Anggini adalah sesuatu yang patut diapresiasi dan dibanggakan, untuk itu, Lia terus berlatih dan tingkatkan diri semoga memperoleh prestasi yang lebih baik,” tutupnya.

Silvia Yuliansari / Fara / HUMAS


Post Views: 37