Sebanyak 130 Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) mengikuti pelaksanaan kursus orientasi singkat dari gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) yang diselenggarakan oleh FAI UMJ bekerjasama dengan Qobilah HW UMJ. Mengusung tema Membangun Kader Utama yang Unggul dan Berkemajuan, kegiatan ini diadakan di Aula FAI UMJ, Minggu, (23/07/2023).

Baca juga : Pelatihan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Bukan Sekadar Gagah-Gagahan

Wakil Dekan I FAI UMJ, Busahdiar, MA. Membuka acara dengan menyampaikan bahwa kegiatan HW bukan sekedar menggugurkan kewajiban Mahasiswa sebagai tugas perkuliahan. Namun kegiatan ini juga dapat membentuk karakter disiplin.

Wadek I FAI UMJ, Busahdiar, MA., saat memberikan sambutan Orientasi Hizbul Wathan di Aula FAI UMJ, Minggu, (23/07/2023).

“Peserta yang pagi tadi tidak salat subuh hari ini tidak lulus kegiatan HW,” kelakar Busahdiar. “Kita tahu bahwa Jenderal soedirman sebagai tokoh HW memberikan contoh tauladan bagaimana kader Muhammadiyah bisa seperti beliau. Mengingat tema HW ini sangat bagus untuk diimplementasikan dalam kehidupan Mahasiswa,” imbuhnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Qobilah HW putri UMJ, Dr. Sri Immawati. M.Pd. menuturkan bahwa HW adalah ciri khas gerakan kepanduan dari Muhammadiyah. Mahasiswa dari prodi Pendidikan wajib memahami HW sebagai calon guru, karena pada tingkat Pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah terdapat kegiatan HW baik sebagai intrakurikuluer maupun ekstrakurikuler.

“Saya berharap kegiatan HW ini dapat memberikan perubahan bagi mahasiswa. Perubahan bukan hanya sebatas kognitif saja tetapi juga dari aspek perilaku dan keterampilan mahasiswa dalam kegiatan HW,” ujar Sri Immawati.

Turut hadir dalam acara, Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fatma Nurmalia. M.Pd dan Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) FAI UMJ, Adlan Fauzi Lubis. M.Pd. yang berpesan kepada seluruh peserta bahwa kegiatan HW mampu menjadi wadah untuk berfastabiqul khairat.

Melalui kegiatan HW, Adlan berharap akan hadir kader-kader Muhammadiyah yang mampu melanjutkan perjuangan dakwah dan spirit Muhammadiyah, di mana akhlak dan karakter kaum muda saat ini semakin mundur.

“Jadilah kader-kader Muhammadiyah yang selalu memberikan pencerahan kepada umat dan selalu memberikan manfaat kepada umat. Karena sebaik-baiknya kader Muhammadiyah adalah yang banyak memberikan manfaat kepada umat. Begitu kata Nabi,” tutur Adlan dalam harapannya.

Kursus orientasi singkat dari gerakan kepanduan HW dilaksanakan selama 1 hari dengan rangkaian acara berisi pemaparan materi terkait Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), sejarah HW, prinsip dasar metode kepanduan, anggaran dasar/anggaran rumah tangga HW, uswatun hasanah yang dibawakan oleh narasumber kursus orientasi singkat HW, Dr. Mas Roro Diah Wahyu Lestari. M.Pd., Sumardi, M.Pd., dan Rinanto, S.Ag. (MT/KV/KSU)

Editor : Tria Patrianti


16