82

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (LPPM UMJ) menggelar Workshop Strategi Menang Hibah Penelitian secara daring, Selasa (14/11/2023). Workshop ini diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan UMJ untuk mempersiapkan proposal penelitian yang akan diajukan pada 2024 mendatang.

Baca juga : LPPM UMJ Jaring 645 Makalah Dalam Seminar Nasional 2023

Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, M.Kep., menyambut dan mendukung kegiatan tersebut. “Hibah penelitian ini penting bagi peningkatan reputasi UMJ di tingkat nasional. Dengan demikian akan berdampak pada strategi perankingan UMJ. Acara ini sangat penting dan strategis,” ungkap Hadi saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, Hadi berharap agar para dosen dapat mengambil kesempatan ini agar dapat lolos hibah penelitian pada 2024 mendatang. Diketahui bahwa pada 2023, UMJ berada pada 5 besar dalam program Pendanaan Hibah Dikti dengan 3 usulan baru dan 3 lanjutan.

Dalam rangka meningkatkan jumlah hibah penelitian, maka para narasumber yaitu Prof. Dr. Ir. Tri Yuni Hendrawati, M.Si., Dr. Khoirul Umam Noer, dan Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., memberikan strategi dalam penyusunan proposal. Peserta juga diajak membedah proposal salah satu narasumber untuk meninjau poin-poin penting dalam penyusunan proposal yang dapat dijadikan masukan.

Tri Yuni Hendrawati yang juga Ketua LPPM UMJ menjabarkan terkait kebijakan UMJ dalam mendukung pemenangan hibah DRTPM 2024. Workshop tersebut merupakan salah satu dukungan UMJ untuk mendorong para dosen dalam menyusun proposal agar memenangkan hibah.

“Dengan adanya bedah proposal, maka para dosen akan lebih mudah meninjau kekurangan dan kesalahan pada proposal masing-masing,” ungkap Tri Yuni. Lebih lanjut Yuni juga menerangkan bahwa proposal pada 2023 yang tidak mendapatkan hibah DRTPM maka akan direkomendasikan untuk mendapatkan hibah dari program internal UMJ.

Para dosen peserta workshop menyimak pula paparan strategi penyusunan proposal yang disampaikan Khoirul Umam Noer. Khoirul Umam membagikan strategi dalam membangun struktur proposal, dan memberikan masukan dalam menyusun proposal.

Khoirul Umam menjelaskan dengan rinci pengalamannya dalam menyusun proposal yang berhasil mendapatkan pendanaan hibah tentang perundungan pada 2022. “Proposal yang baik harus ada dialognya. Proposal memberikan informasi pada reviewer bahwa ini adalah penting, krusial, dan belum pernah ada,” katanya.

Narasumber lainnya yaitu Anwar Ilmar Ramadhan, turut membagikan tips dan strategi yang dapat dilakukan agar lolos tahap administrasi. Anwar menjelaskan bahwa penulisan usulan harus sesuai ketentuan pada panduan yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek seperti tata tulis, sub bagian, jumlah kata per bagian, dan lain-lain.

Workshop diakhiri dengan diskusi bersama ketiga narasumber. Selain workshop hibah penelitian, LPPM UMJ juga akan menggelar workshop Strategi Menang Hibah PkM DRTPM Kemendikbudristek 2024 pada Kamis, 16 November 2023 mendatang.

Editor : Budiman